Mengenal 6 Jenis Pressure Gauge dan Fungsinya

Discussion in 'Arsitektur' started by Cecep Suparman, Nov 27, 2020.

  1. Cecep Suparman

    Cecep Suparman New Member

    Joined:
    Nov 27, 2020
    Messages:
    6
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Sekarang ini sudah banyak distributor pressure gauge Jakarta dan menyediakan berbagai kebutuhan industri lainnya. Pressure Gauge ini berfungsi untuk mengukur intensitas cairan. Peranannya tentu sangat dibutuhkan dalam sistem hidrolik karena bisa mengontrol mesin fluida.

    Tekanan fluida yang bisa diukur dengan Pressure Gauge ini bisa berupa gas ataupun cairan yang berada di dalam tabung tertutup. Untuk satuan pengukurannya disebut dengan “psi” atau pound per square inch. Terdapat juga satuan lainnya seperti bar, atm, dan mmHg.

    Pressure Gauge ini digunakan untuk mengontrol setiap tekanan udara dan gas yang berada di dalam kompresor udara, peralatan vakum, jalur proses, hingga tabung gas medis dan pemadam kebakaran. Jika konfigurasi lagi, pressure gauge ini juga bisa menghasilkan listrik.

    Berdasarkan dengan fungsinya, pressure gauge ini dikategorikan ke dalam berbagai jenis yaitu Industrial Pressure Gauge, Process Pressure Gauge, dan High Precision Test Gauges. Penjelasan lebih lengkapnya bisa Anda lihat pada ulasan di bawah ini.

    1. Industrial Pressure Gauge
    Jenis pressure gauge yang satu ini terbuat dari material berupa stainles stel yang dirancang khusus untuk kebutuhan industri. Jenis pressure gauge ini biasa digunakan di industri perminyakan dan gas, bahan bakar, manufaktur kimia, dan industri lainnya.

    Industrial Pressure Gauge ini sangat cocok untuk mengukur tekanan gas tanpa harus menyalakan sistem tekanan itu sendiri. Sehingga tidak akan mengganggu perangkat lainnya yang tidak akan diukur.

    2. Process Pressure Gauges
    Keunggulan dari jenis pressure gauge ini yaitu sangat kuat terhadap kondisi lingkungan sekitar. Tak heran jika alat ini sering digunakan di dalam industri petrokimia dan sejenisnya.

    3. High Precision test Gauge
    Jenis pressure gauge ini pada penggunaannya membutuhkan pengukuran atau kalibrasi secara akurat. High Precison Test Gauges ini biasa digunakan untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat seperti di laboratorium dan sejenisnya.

    Dalam pembacaannya, jenis pressure gauge ini dibantu dengan teknologi digital untuk menghindari kesalahan. Karena kesalahan baca skala saja bisa berakibat fatal pada hasilnya. Perlu diketahui bahwa untuk keperluan kalibrasi alat ini harus benar-benar akurat.

    4. Differential Gauges dan Duplex Pressure Gauges
    Jenis pressure gauges ini didesain khusus untuk industri minyak dan gas, kimia, hingga penanganan masalah udara. Differential dan Duplex pressure gauges ini bisa mengukur tiga jenis tekanan sekaligus yaitu tinggi, rendah, hingga static.

    Jenis pressure gauges ini memiliki prinsip perbedaan tekanan di bagian upstream dan downstream dalam mengukur tekanan. Keduanya sering digunakan dalam filtrasi, flow dan level.

    5. Amoniac Gauge
    Amonia merupakan salah satu bahan kimia yang khas dan berbau tajam, sehingga orang yang menciumnya akan segera menyingkir. Bahkan para pakar kesehatan menuturkan bahwa bahan kimia ini bisa menimbulkan kematian jika kontak langsung dengan konsentrasi 35 ppm volume dan lebih dari 15 menit.

    Karena sangat berbahaya, industri yang menggunakan amonia sebagai bahan dasarnya harus lebih hati-hati, salah satunya adalah industri pupuk. Cairan amonia ini harus disimpan pada suhu yang sangat rendah dan tekanan yang tinggi.

    Oleh sebab itulah dibutuhkan alat khusus untuk mengukur tekanannya yaitu bernama Ammonia Gauge. Alat ukur ini bisa memastikan bahwa amonia tetap berada di dalam kadar yang tepat, sehingga tidak membahayakan manusia.

    6. Diaphragm Seal
    Diaphragm Seal sering disebut juga dengan chemical seal yang merupakan alat yang tepat untuk memisahkan proses media dengan alat ukur tekanan. Alat ini juga berfungsi ini untuk memindahkan tekanan ke alat ukurnya sendiri.

    Pada proses aplikasinya, diaphragm seal ini tidak boleh berhubungan langsung dengan media yang bersifat korosif, bersuhu tinggi, tidak terkontaminasi, dan harus steril.

    Bagian bawah diaphragm seal dilindungi oleh diafragma yang sangat lentur ketika proses kerjanya. Di ruang dalam antara diafragma dan alat ukur tekanan ini adalah pressure gauge yang diisi sepenuhnya dengan cairan.

    Tekanan yang berasal dari media akan ditransmisikan oleh diafragma ke cairan yang ada di dalam diafragma seal. Kemudian dari empat tersebut nantinya akan langsung ke elemen pengukuran yaitu bisa pressure gauge ataupun pressure transmitter.

    Dalam beberapa kasus, diaphragm seal ini bisa merusak instrumen lain dan menimbulkan masalah. Oleh sebab itu sangat penting untuk memilih diaphragm seal yang sesuai dengan kondisi aplikasinya. Sehingga kemungkinan kegagalan bisa diminimalisir.

    Sebagian besar jenis pressure gauge yang sudah kami jelaskan di atas biasanya tersedia di berbagai toko-toko khusus bangunan atau industri yang bersangkutan. Karena semuanya itu memiliki peranan yang sangat penting untuk mengukur tekanan. Karena tekanan yang tidak pas akan membuat kondisi cairan atau gas di dalam ruangan menjadi tidak stabil.

    Sekarang sudah banyak distributor pressure gauge Jakarta, sehingga Anda tidak perlu lagi kesulitan untuk menemukannya. Tapi, beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum membelinya adalah kualitasnya harus terjamin. Dan tentu saja harganya harus bersahabat dengan isi dompet Anda.
     
Loading...

Share This Page