3 Penyebab Dan Cara Mengatasi Dinding Retak

Discussion in 'Arsitektur' started by akharisma, Oct 5, 2018.

  1. akharisma

    akharisma Member

    Joined:
    Jul 24, 2016
    Messages:
    191
    Likes Received:
    7
    Trophy Points:
    18
    - Welcome To My Thread -

    [​IMG]
    Dinding retak? mungkin beberapa dari Kita sering mengalaminya, namun sampai sekarang tahukah Anda penyebab dan cara mengatasi dinding retak dirumah Anda? Kami akan menjelaskan macam macam retak yang terjadi pada bata merah, bata beton, dan bata ringan serta solusi terbaik untuk mengatasinya

    1. Dinding Retak Pada Bata

    Penyebab :

    Dinding retak pada bata disebabkan oleh pergerakan struktur pada pondasi karena pondasi mulai susut dan gempa bumi. Pada kasus ini, retakan membuat bata pecah dan juga membuat retakan pada plesteran dan acian. Retakan yang terjadi biasanya tegak lurus atau menyamping. Celah retakan akan semakin lebar apabila bangunan kembali bergerak.

    Cara Mengatasinya :

    1. Buat celah kecil antara dinding dengan balok atas untuk mengurangi tekanan. Selanjutnya isi celah tersebut dengan karet atau styrofoam. Untuk menyamarkannya bisa Anda tutup dengan lis kayu atau gypsum.

    2. Kemudian buka retakan pada dinding selebar satu sentimeter sampai ke bata. Buat adukan semen pasir dengan perbandingan 1:5 dengan ditambahkan polimer sekucupnya untuk menutup retakan pada dinding sampai penuh dan rapi. Biarkan kering hingga kurang lebih tiga hari.

    3. Setelah itu, rapihkan celah yang sudah terisi plester dengan acian putih dan polimer secukupnya.

    2. Dinding Retak Pada Saluran Pipa

    Penyebab :

    Dinding retak pada saluran pipa listrik ataupun pipa air biasanya disebabkan oleh celah pemasangan pipa tidak dipotong sampai bata. Celah hanya dibuat sampai pada bata saja atau pipa hanya diletakkan di atas bata lalu diplester kembali.

    Tipe retakan ini menyebabkan celah retakan sepanjang garis pipa. Bagi Anda yang menggunakan wallpaper dinding, lepas terlebih dahulu tembok agar tidak menyulitkan perbaikan.

    Cara Mengatasinya

    1. Buka kembali plester pada saluran pipa kurang lebih 5 cm. Lalu bungkuslah pipa dengan kawat ayam, kemudian isi celah dengan adukan semen dan pasir dengan perbandingan 1:5

    2. Biarkan tambalan plesteran kering kurang lebih tiga hari. Setelah kering, rapikan plesteran dengan acian putih.

    3. Dinding Retak Karena Beda Bahan

    Penyebab :

    Dinding retak karena beda bahan disebabkan oleh plesteran menutup sambungan tembok campuran batu bata dengan beton atau kayu. lkan pada sambungan pintu, kusen, atau ventilasi.

    Hal ini menyebabkan plesteran dan acian mudah retak karena pergerakan pemuaian dan penyusutan bahan yang berbeda sifat. Tipe retakan semacam ini berbentuk lurus sepanjang sambungan dan mudah timbul kembali meskipun sudah diperbaiki

    Sumber : Klik Disini
     
Loading...

Share This Page