5 Cara Mudah Meningkatkan Kinerja Karyawan Tanpa Pelatihan

Discussion in 'General Business' started by linodrive07, Aug 7, 2017.

  1. linodrive07

    linodrive07 New Member

    Joined:
    Aug 7, 2017
    Messages:
    6
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Beri tahu saya jika Anda akrab dengan kondisi ini: Anda sudah memberikan pelatihan internal dan eksternal kepada bawahan Anda dengan biaya yang tidak sedikit. Anda juga memberikan semua fasilitas yang mereka butuhkan untuk bekerja. Masalahnya, mereka tidak produktif sehingga proyek-proyek departemen Anda gagal atau tidak sesuai tenggat waktu. Menjengkelkan, bukan?

    Menangani karyawan malas atau yang tidak produktif merupakan tantangan yang tidak mudah. Umumnya sejumlah perusahaan mengadakan pelatihan dalam rangka meningkatkan kinerja karyawan tersebut. Tentu saja, cara ini butuh dana yang mungkin saja besar.

    Berita baiknya, Anda tidak wajib melakukan cara tersebut karena ada lima cara sederhana yang bisa Anda coba untuk menaikkan produktivitas bawahan Anda. Berikut kelima cara tersebut.

    1. Memblokir situs sosial media dari jaringan internet perusahaan
    Jika bawahan Anda bebas berinternet menggunakan jaringan internet kantor, blokir situs-situs sosial media dari jaringan internet tersebut. Mengapa? Karena situs sosial media merupakan salah satu penyebab penurunan kinerja karyawan.

    Sebuah hasil penelitian menunjukkan bahwa satu dari sepuluh karyawan menghabiskan lebih banyak waktu di sosial media (Facebook, Twitter, Linkedin, Instagram, dan lain-lain) daripada bekerja. Lebih lanjut, menurut penelitian tersebut, 6 dari 10 karyawan mengunjungi sosial media saat bekerja.

    Buatlah permintaan ke Departemen Teknologi Informasi (TI) perusahaan Anda untuk memblokir situs-situs sosial media di jaringan internet perusahaan Anda. Sepanjang argumen Anda kuat, Departemen TI akan menyetujui permintaan tersebut.

    Bagaimana kalau bawahan Anda mengakses situs sosial media saat bekerja menggunakan telepon selulernya? Salah satu solusinya adalah dengan memberikan penyuluhan kepada mereka tentang buruknya dampak sosial media pada kinerja tim Anda. Setelah penyuluhan tersebut, sering-seringlah Anda melakukan inspeksi mendadak sehingga bawahan Anda tidak nyaman menggunakan situs sosial media saat bekerja.

    2. Menghilangkan mutlitasking
    Jika bawahan Anda mengeluh karena terlalu banyak pekerjaan yang harus dikerjakan, bisa jadi Anda memberikan lebih dari satu pekerjaan pada saat bersamaan (multitasking). Oleh karena itu, hilangkan multitasking sehingga karyawan Anda fokus.

    Faktanya, sejumlah pakar menyebutkan bahwa multitasking memberikan dampak buruk, seperti menurunkan fokus dan pembelajaran, merusak ingatan, dan meningkatkan kadar stres.

    3. Membuat program senam pagi seminggu sekali
    Karyawan Anda tidak gesit alias loyo? Jika ya, mungkin mereka kurang berolah raga. Oleh karena itu, buatlah sebuah program olah raga bersama. Salah satu program yang sering digunakan adalah senam pagi pada hari Jumat.

    Jika ragu membuat program tersebut karena menurut Apaexcellence.org, olahraga memberikan sejumlah manfaat positif yang mendukung peningkatan kinerja. Manfaat itu antara lain:

    • Meningkatkan konsentrasi
    • Mempertajam ingatan
    • Mempercepat pembelajaran
    • Menguatkan stamina dan mental
    • Meningkatkan kreativitas
    • Menurunkan kadar stres
    Dilihat dari sisi biaya, program senam pagi ini tidak memakan biaya yang besar. Anda cukup menyediakan peralatan audio, menyediakan minuman mineral, dan membayar instruktur senam yang ada di seputar perusahaan Anda. Jangan lupa, Anda pun harus ikut senam pagi sehingga tercipta kebersamaan dengan bawahan Anda sekaligus menyehatkan badan Anda.

    4. Memantau proyek secara berkesinambungan
    Jika proyek Anda sering terlambat diselesaikan bawahan Anda, buat pemantauan proyek tersebut secara berkesinambungan. Cara umumnya adalah dengan mengadakan rapat mingguan.

    Saat melakukan rapat tersebut, tanyalah kemajuan proyek Anda. Pastikan Anda meminta data, bukan hanya percaya pada omongan mereka. Selain itu, rapat mingguan juga berguna mencari solusi sekiranya ada masalah pada proyek Anda.

    5. Memberlakukan penghargaan dan hukuman secara kreatif
    Memberlakukan penghargaan dan hukuman bisa Anda lakukan untuk meningkatkan kinerja bawahan Anda. Jika penghargaan dalam bentuk uang dan sanksi administratif tidak sesuai dengan filosofi kerja Anda, Anda bisa melakukannya secara kreatif.

    Sebagai contoh, Anda dapat melibatkan diri Anda dalam pekerjaan tim sehingga Anda memengaruhi karyawan Anda untuk menyelesaikan pekerjaan dengan sebaik-baiknya. Selain itu, Anda bisa juga melibatkan mereka dalam pengambilan suatu keputusan penting dan memberikan penghargaan karyawan teladan setiap bulannya.

    Meningkatkan kinerja karyawan bisa diraih dengan tanpa pelatihan. Cobalah Anda mempraktikkan salah satu atau lebih lima cara di atas. Jangan khawatir kalau pada praktiknya nanti ada kendala karena hal tersebut merupakan sesuatu yang wajar terjadi dalam sebuah perubahan ke arah yang lebih baik.

    Sumber: Duniakaryawan.com
     
  2. rosyad

    rosyad Active Member

    Joined:
    Dec 30, 2016
    Messages:
    1,109
    Likes Received:
    84
    Trophy Points:
    48
    Memang nya bisa kah den
     
  3. Rista aulia

    Rista aulia Member

    Joined:
    Jul 21, 2016
    Messages:
    147
    Likes Received:
    15
    Trophy Points:
    18
    bener tuh gan hahaha
     
  4. rosyad

    rosyad Active Member

    Joined:
    Dec 30, 2016
    Messages:
    1,109
    Likes Received:
    84
    Trophy Points:
    48
    Saya kira cuma pemerintahan aja yang bisa.
     
  5. mlxjakarta

    mlxjakarta Active Member

    Joined:
    Jan 4, 2016
    Messages:
    1,587
    Likes Received:
    72
    Trophy Points:
    48
    Bisa lah tuan, nanti itu tugasnya divisi IT yang melakukan pemblokiran.
     
  6. ys. herbi

    ys. herbi Well-Known Member

    Joined:
    Mar 6, 2016
    Messages:
    1,251
    Likes Received:
    191
    Trophy Points:
    63
    Google+:
    bagian ini belum terjawab menurut saya... alias cuma mubeng....
     
  7. upakarti

    upakarti Member

    Joined:
    May 16, 2014
    Messages:
    92
    Likes Received:
    3
    Trophy Points:
    8
    Google+:
    Kalau si bos mah suka anak buah yang multitasking - apalagi selftasking inisiatif sendiri alias proaktif tapi tidak menyimpang, kalau sampai menyimpang tidak dalam koridor visi dan misi perusahaan bisa diomelin dan dikasih warning.
     
  8. Angkasa Bali

    Angkasa Bali Member

    Joined:
    Oct 20, 2014
    Messages:
    790
    Likes Received:
    72
    Trophy Points:
    28
Loading...

Share This Page