5 Sumber Energi Alternatif untuk Pembangkit Listrik di INdonesia

Discussion in 'General Discussion' started by sertawawan, Jun 22, 2020.

  1. sertawawan

    sertawawan New Member

    Joined:
    May 7, 2019
    Messages:
    2
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    1
    [​IMG]
    Listrik merupakan sumber energi yang memiliki peran vital dan sangat dibutuhkan bagi kehidupan manusia. Di kota besar, bila listrik mati satu hari saja dapat mengakibatkan kerugian besar. Pekerjaan kalut serta handphone habis baterei. Nah, bagaimana jadinya bila tenaga listrik mati karena sumber listrik telah habis ? mengerikan bukan !

    Tetapi tahukah kamu darimanakah asal listrik yang di nikmati sekarang ini?
    Menurut pintarelektro Listrik yang kita nikmati datang dari pembangkit listrik. Pembangkit listrik berperan untuk produksi serta menciptakan listrik dari sumber tenaga listrik yang ada.

    "Mungkinkah energi listrik dapat habis? Tentu bisa, jika kita semua hanya mengandalkan energi fosil sebagai satu-satunya sumber pembangkitnya. Sebab energi dari fosil seperti batu bara serta minyak bumi, perlu waktu sampai juta-an tahun untuk tercipta. Sedangkan penggunaan listrik terus setiap saat.

    Sebetulnya ada jalan keluar agar listrik tetap bisa dinikmati untuk penerus manusia yakni mengubah sumber dayanya jadi sumber energi yang terbarukan. Sumber energi terbarukan ialah sumber energi dari alam yang melimpah serta tidak pernah habis.

    1. Solar Panel atau Panel Surya

    Untuk sumber energi paling besar, matahari ialah sumber energi yang tidak akan pernah habis. Sinarnya dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi untuk berbagai macam penggunaan. Metodenya dengan mengganti cahaya matahari menjadi energi panas atau listrik.
    Panel surya ialah alat yang dapat mengonversi cahaya matahari menjadi energi listrik. Komponen alatnya berupa lempengan-lempengan silikon berwarna hitam yang umumnya terpasang di atap rumah.

    Untuk negara yang lokasinya tepat di garis khatulistiwa, Indonesia memperoleh cahaya matahari yang sama sepanjang tahun. Tentunya ini menjadi potensi besar untuk memanfaatkan tenaga surya untuk sumber energi. Sayangnya pemanfaatan tenaga surya untuk PLTS ini masih minim di negara kita sebab terbatasnya alat serta sumberdaya.

    2. Angin

    Angin memiliki energi gerak yang besar. Saat ini beberapa negara besar seperti Amerika, Cina, India, serta Denmark telah mulai meningkatkan angin untuk sumber pembangkit listrik.

    Angin yang dikumpulkan oleh Wind Turbin Generator atau kincir angin akan dirubah menjadi energi listrik. Karena angin dapat dijumpai di berbagai wilayah, angin menjadi salah satu sumber energi pembangkit listrik yang termurah dengan hasil energi listrik yang tidak kecil.
    Untuk lokasi harus benar-benar diperhatikan, dimana terdapat angin yang selalu bertiup kencang dan stabil untuk dibangun Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB).

    Indonesia sendiri telah mulai manfaatkan angin. PLTB pertama kita yakni PLTB Sidrap di Sulawesi Selatan telah diresmikan semenjak tahun 2018 kemarin. Kebun angin ini mempunyai 30 turbin yang membuahkan keseluruhan kemampuan listrik 75 Megawatt.

    3. Air

    Air memiliki sifat yang mengalir dari tempat tinggi ke tempat yang rendah. Gerakan air tersebut dimanfaatkan untuk menggerakan turbin atau generator, yang nanti akan membangkitkan energi listrik.
    Sama dengan angin, air juga terbilang murah karena keberadaannya di mana-mana. Berita baiknya lagi, di Indonesia ada 248 waduk serta bendungan yang jika digunakan dengan cara optimal untuk PLTA, bisa membuahkan energy listrik yang besar.

    Beberapa PLTA yang bekerja sekarang ini ada PLTA Saguling di Kab. Bandung Barat, PLTA Jatiluhur di Purwakarta, serta tentu saja PLTA Cirata yang disebut PLTA paling besar di Asia Tenggara. Dikutip dari web Dewan Energi Nasional Republik Indonesia, kita punyai kekuatan tenaga air sebesar 75 GW di pulau Jawa, Bali, Sumatera, serta Kalimantan.

    4. Biomass

    Biomass terdiri dari material yang berasal dari makhluk hidup, khususnya tanaman tetapi ada juga yang dari hewan. Umumnya tanaman yang digunakan ialah sampah pertanian serta perkebunan. Indonesia dapat dikatakan menjadi surga biomass, sebab negara Indonesia memiliki produksi sampah pertanian serta perkebunan yang super besar.

    Biomass ini dapat dijadikan secara langsung menjadi bahan bakar, serta juga bisa diproses lagi jadi bahan bakar yang lain seperti biodiesel, biotanol, serta biogas.
    Indonesia sendiri memiliki potensi energi biomass sebesar 50 GW. Serta tahun 2025 nanti, diharapkan sumber energi biomass ini dapat memberi 23% pemenuhan kebutuhan energi nasional. Berita baiknya lagi, akhir tahun kemarin Kementerian Lingkuhan Hidup serta Kehutanan telah meresmikan sarana pendayagunaan sampah biomass dari tandan kosong kelapa sawit di Belitung Timur.

    5. Panas Bumi

    Geotermal alias panas bumi ialah energi panas yang berupa uap, cair, serta kombinasi keduanya, yang tersimpan dalam pusat bumi. Semakin tinggi temperaturnya, semakin masif juga energi yang akan dihasilkan.

    Indonesia sendiri memiliki potensi energi geotermal lebih dari pada 11 ribu Megawatt, serta peningkatan energi geotermal untuk pembangkit listrik ini telah diawali semenjak tahun 1978. Dan saat ini, INdonesia telah memiliki kapasitas Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi alias PLTP paling besar ke-2 sesudah Amerika Serikat, yakni 1,948 Megawatt.
     
    Last edited: Jun 22, 2020
    Arsitek Kediri likes this.
  2. Arsitek Kediri

    Arsitek Kediri New Member

    Joined:
    Jun 26, 2020
    Messages:
    3
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Pemutakhiran energi sangat penting untuk pasokan energi listrik di Indonesia yang secara langsung akan berdampak pada kestabilan kegiatan produksi dan peningkatan ekonomi Indonesia.
     
  3. HanyaSatu

    HanyaSatu Member

    Joined:
    Aug 28, 2017
    Messages:
    875
    Likes Received:
    56
    Trophy Points:
    28
    Google+:
    Indonesia banyak dataran tinggi.. kayakbya angin bs peluang besar juga
     
Loading...

Share This Page