7 Cara Ampuh Membuat Curriculum Vitae Kamu Menjadi Lebih Menarik Dan Kreatif

Discussion in 'General Discussion' started by seotog, Mar 27, 2019.

  1. seotog

    seotog Member

    Joined:
    Mar 29, 2018
    Messages:
    388
    Likes Received:
    28
    Trophy Points:
    28
    TOG25MAR1903.jpg

    Apakah Anda untuk saat ini masih mencari info lowongan pekerjaan ? Sudah membuat surat lamaran kerja dengan baik dan benar sesuai dengan yang dibutuhkan tetapi tidak mendapat panggilan kerja juga ? Mari kita coba bahas cara ampuh agar curriculum vitae menarik dan kreatif.

    Mungkin ada yang salah atau ada yang kurang dengan isi dari CV yang sudah kita buat sebelumnya, membuat CV dan Resume kerja adalah hal yang lumayan tricky. CV terkadang perlu sekali kita update agar menjadi lebih menarik, semakin kreatif CV yang telah kita buat akan semakin besar kemungkinan kita dilirik oleh HRD dan semakin besar pula kemungkinan kita dipanggil untuk mendapatkan pekerjaan yang kita inginkan.

    Selain itu, penting juga bagi kita untuk tetap memerhatikan tren yang ada di dunia kerja saat ini.

    Berikut ini ada 7 Cara Ampuh Membuat CV Kamu Menjadi Lebih Menarik Dan Kreatif:

    1. Desain CV Yang Simpel

    [​IMG]

    Desain Curriculum Vitae yang bagus adalah yang eye catching tapi tetap terlihat simpel. “Jika isi adalah raja, maka desain adalah ratunya,”. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan adalah pemakaian italic, bold, dan capslock yang digunakan untuk penekanan serta pemilihan jenis huruf yang kamu pakai. Jenis huruf yang baik adalah huruf yang terlihat bagus baik di layar maupun di atas kertas, jadi pilih desain huruf yang modern dan coba tes dengan print di kertas dulu sebelum kamu mengirimkannya.

    Tips: Jangan memilih Times New Roman, karena itu jenis huruf paling basic.

    2. Perhatikan jabatan yang kamu tulis

    Perhatikan keyword dari jabatan yang tersedia di situs-situs lowongan kerja. Jika sebuah perusahaan mencari “ Senior Marketing Manager ” dan kamu memenuhi kriteria yang dicari, kamu boleh saja menulis jabatan kamu seperti “Senior Manager of Marketing and Communications.” Tapi, jika kamu melamar untuk jabatan yang belum pernah kamu pegang sebelumnya, coba tulis jabatan yang lebih umum, seperti “Marketing Professional.” Ketika mencari kerja, coba pikirkan ‘Apa yang ingin saya lakukan di pekerjaan berikutnya?’ Jika ingin kompetitif di dunia kerja saat ini, kita harus pandai mempromosikan diri kita sendiri.

    3. Tambahkan halaman LinkedIn

    [​IMG]

    Sepertiga bagian teratas adalah bagian paling penting dalam sebuah CV, termasuk informasi kontak kamu. Sekarang ini, dibanding menulis alamat email setelah nama dan info kontak, yang disarankan adalah menulis alamat LinkedIn kamu terlebih dahulu. Zaman sekarang, mayoritas para profesional menggunakan LinkedIn, jadi kamu tidak cukup sekadar punya profile di LinkedIn tapi juga harus membuat halaman LinkedIn milikmu bisa memperkuat resume yang kamu kirim. Karena itu, penting bagi kita agar kamu semakin terlihat profesional dan serius dalam berkarier.

    4. Tambahkan soft skill

    Agar tidak monoton dan mudah menarik perhatian, coba padukan antara paragraf dengan bullet point dalam membuat isi resume. Saat membuat daftar skill yang kamu punya, dahulukan hard skill dengan tingkat kemahiran yang paling kamu kuasai. Selain hard skill, Ada beberapa soft skill yang sedang populer seperti kemampuan memimpin, negosiasi, dan komunikasi pun boleh kamu tambahkan, tapi harus tetap selektif. Tepat waktu dan sifat rajin adalah hal yang sudah sewajarnya dan tidak bisa disamakan dengan soft skill seperti kemampuan public speaking dan event planning misalnya.

    5. Deskripsi diri yang singkat dan padat

    [​IMG]

    Kalimat panjang lebar tentang diri kamu adalah hal yang sudah ketinggalan zaman. Dibanding seperti menulis diary atau surat curhat, yang perlu kamu buat adalah paragraf statement yang singkat dan padat tentang kenapa kamu adalah kandidat yang tepat untuk posisi yang sedang kamu incar tersebut.

    6. Isi riwayat kerja yang spesifik

    Dibanding menjabarkan tanggung jawab di setiap posisi yang pernah kamu tempati, perusahaan lebih peduli pada prestasi yang pernah kamu raih dan bagaimana kamu bisa melakukannya lagi di perusahaan mereka. Coba tetap spesifik dan kalau bisa, sediakan statistik yang relevan seperti total pendapatan yang pernah kamu buat, perkembangan klien yang kamu pegang, dan hal-hal kuantitatif lainnya yang menunjukkan kemampuanmu. Tidak punya contoh yang berbasis angka? Lihat bagian skill yang kamu tulis dan pikirkan bagaimana kamu bisa membuktikan skill tersebut. Pintar bahasa asing? Sertakan bukti kemampuan bahasa itu, misalnya.

    7. Lebih selektif dan relevan

    [​IMG]

    Semakin Curriculum Vitae resume kamu terlihat ramai, semakin malas orang membacanya. Dibanding menuliskan setiap pekerjaan atau internship yang pernah kamu lakukan ke dalam selembar kertas, pilih saja jabatan atau pekerjaan yang berkaitan dengan posisi yang kamu lamar saat ini. Cara mengetahui apakah resume terlalu ramai sebetulnya sederhana: Jika kamu merasa lelah atau bosan saat menulisnya, itu artinya resume tersebut juga akan melelahkan dan membosankan saat dibaca orang lain. Pikirkan dan pilih hal-hal yang paling relevan dengan pekerjaan yang sedang kamu incar.

    Semoga beberapa cara di atas ini dapat membantu membuat curriculum vitae menarik dan lebih cepat dilirik oleh HRD ya.
     
Loading...

Share This Page