7 Tanda Kesehatan Anak Sedang Menurun yang Wajib Orang Tua Ketahui

Discussion in 'Health & Medical' started by IndriMaya12, Feb 26, 2019.

  1. IndriMaya12

    IndriMaya12 Member

    Joined:
    Dec 19, 2017
    Messages:
    111
    Likes Received:
    6
    Trophy Points:
    18
    Kesehatan anak adalah hal terpenting yang harus orang tua jaga dan selalu perhatikan. Karena meski terdengar sederhana, membesarkan si kecil menjadi anak yang sehat bukanlah perkara mudah. Diusianya, anak-anak masih belum menyadari tanda-tanda dari tubuh yang menunjukkan kesehatannya menurun. Sehingga ia butuh peran orang tua untuk mengawasi dan menjaga kondisi badannya agar tetap sehat.

    Tanda-Tanda Kesehatan Anak Menurun

    Menemani anak yang aktif bermain tentu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi orang tua. Tapi jika si kecil tiba-tiba murung dan tidak bersemangat, ini pasti akan membuat Bunda cemas dan khawatir. Saat ini terjadi, sebaiknya waspadai juga munculnya tanda-tanda kesehatan si kecil menurun seperti berikut ini:

    Mudah Lelah


    Anak-anak cenderung sangat suka bermain bahkan mereka seolah tidak kenal lelah saat asik bermain. Hal ini karena bermain bagi mereka adalah kegiatan yang menyenangkan sehingga mereka seakan tidak ingin berhenti. Berbeda jika kesehatan si kecil dalam kondisi yang tidak baik, ia akan lebih mudah lelah dan tidak bersemangat melakukan apapun termasuk juga bermain.

    Berat Badan Berubah Drastis



    Penurunan berat badan secara drastis kerap dijadikan pertanda bahwa kondisi anak sedang tidak sehat. Padahal tidak hanya itu, berat badan yang bertambah dengan drastis juga bisa jadi tanda kesehatan anak sedang menurun. Waspadai perubahan berat badan si kecil setiap bulan untuk memastikan perubahannya normal dan tidak disebabkan oleh adanya penyakit.

    Hidung Terasa Kering


    Di dalam hidung terdapat lendir yang akan menahan kotoran, kuman dan virus masuk ke dalam tubuh bersama udara. Jadi jika hidung si kecil kering dimana itu berarti tidak ada lendir maka hidung akan lebih reaktif terhadap debu, serbuk sari atau bahkan mengalami gangguan pernapasan. Karena itu untuk mengatasi kondisi ini, Bunda sebaiknya membawa si kecil ke dokter untuk diperiksa.

    Sering Merasa Kedinginan


    Suhu badan yang mudah naik turun atau tidak stabil juga merupakan tanda kesehatan si kecil dalam kondisi yang tidak baik. Hal ini membuat anak sering merasa kedinginan atau menggigil dan bahkan hingga demam. Jika tidak segera diatasi, kondisi ini bisa menyebabkan anak terserang penyakit flu yang pasti akan mengganggu kesehatan dan tumbuh kembangnya.

    Sering Tidak Enak Badan


    Saat anak mengalami flu, demam, sakit tenggorokan atau infeksi secara berulang dalam rentang waktu berdekatan, Bunda perlu tahu bahwa ini berarti kesehatan si kecil benar-benar sedang menurun. Meski menurut para ahli, anak usia batita akan mengalami sembilan kali flu dalam setahun namun sebaiknya selalu waspadai gejala yang muncul saat anak sedang tidak enak badan.

    Warna Urin yang Keruh


    Jika badan anak dalam kondisi sehat, urinnya akan berwarna kuning muda atau jernih. Sedangkan urin yang pekat atau berwarna keruh bisa jadi disebabkan karena kesehatan anak yang sedang bermasalah. Tanda yang satu ini biasanya muncul karena anak kurang minum air putih sehingga racun di dalam tubuhnya tidak bisa dikeluarkan secara maksimal.

    Emosi Tidak Stabil


    Anak yang sulit dalam mengontrol emosi seperti mudah marah, suka berteriak, atau menangis bisa jadi disebabkan oleh masalah kesehatan yang dialami. Meski pada dasarnya hal ini berkaitan dengan mental anak, akan tetapi kesehatan fisik juga berpengaruh dalam hal ini. Apalagi anak-anak cenderung tidak tahan akan rasa sakit sehingga saat ia merasa badannya tidak nyaman atau terasa sakit maka kemungkinan emosinya menjadi tidak stabil.

    Cara Mudah Menjaga Kesehatan Anak

    Melihat anak terbaring sakit tentu membuat Bunda tidak tega. Oleh karena itu sebagai orang tua, Bunda harus selalu membantu si kecil menjaga kesehatannya agar ia tidak gampang sakit. Untuk itu, berikut cara menjaga anak agar tetap sehat:

    Hidangkan Makanan Bergizi Seimbang


    Kebutuhan nutrisi yang tercukupi merupakan hal terpenting yang harus selalu terpenuhi agar badan tetap sehat. Sumber nutrisi yang utama berasal dari makanan, karena itu selalu hidangkan makanan yang bergizi untuk anak. Namun tidak hanya itu, pastikan juga gizi dalam makanan yang Bunda berikan seimbang dan sesuai dengan kebutuhan nutrisi harian si kecil.

    Pastikan Anak Cukup Beristirahat


    Memastikan anak tidur dengan cukup juga tidak kalah penting dari memastikan anak mengonsumsi makanan bergizi. Hal ini karena jika anak kurang tidur,daya tahan tubuh anak akan lemah sehingga si kecil mudah terserang penyakit. Itulah mengapa kesehatan anak kurang tidur lebih mudah menurun dan cenderung rewel. Untuk anak kecil, ia biasanya masih membutuhkan tidur siang minimal selama 1 jam dan tidur malam minimal 8 jam.

    Biasakan Anak Mandi dan Cuci Makan Secara Teratur


    Kebersihan diri menjadi kunci utama agar anak tumbuh dengan sehat. Karena itu selalu biasakan anak mandi dan cuci tangan dengan rutin. Kebiasaan ini perlu Bunda ajarkan sejak usia anak masih kecil agar saat anak semakin tumbuh besar, kebiasaan ini tetap rutin ia lakukan.

    Bersihkan Rumah dan Lingkungan Anak


    Tidak hanya kebersihan diri, Bunda juga perlu membersihkan rumah dan lingkungan sekitar anak. Yang pertama pastikan kamar anak selalu dibereskan begitu juga mainannya. Bersihkan juga barang-barang yang mungkin dijangkau si kecil agar bersih dan tidak mengandung bahan berbahaya.

    Ajak Anak Berolahraga


    Olahraga memang sudah dikenal bagus untuk menjaga kesehatan. Tapi untuk anak, sebaiknya pilih olahraga ringan seperti lari atau bersepeda. Lebih baik hindari olahraga berat agar anak merasa senang sehingga ia selalu bersemangat setiap kali diajak berolahraga.

    Selain cara menjaga kesehatan anak yang telah disebutkan, anak juga diberikan susu untuk kesehatan dan wajib imunisasi sebagai langkah awal pencegahan beberapa penyakit. Lagipula di Indonesia sendiri, imunisasi wajib diterima anak sejak ia lahir.
     
Loading...

Share This Page