Analisis Hasil Team Sepakbola Sea Games Indonesia

Discussion in 'Bola' started by Margareth, Jun 15, 2015.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Margareth

    Margareth Well-Known Member

    Joined:
    Nov 16, 2014
    Messages:
    1,077
    Likes Received:
    144
    Trophy Points:
    63
    Pada saat thread ini saya tulis, pertandingan terakhir perebuatan perunggu antara timnas Vietnam dan Timnas Indonesia sedang berlangsung, dan Indonesia tertinggal 4 Gol.

    Hasil ini terasa sangat menyakitkannnnn...

    Sepertinya mental kita seperti mental jajahan, mental tempe
    Pelatih tidak memahami lawan, sementara tim kita selalu di dikte lawan.

    Pelatih asing udah tau, bahwa pemain kita suka umpan pendek mengalir sehingga pelatih lawan menyuruh pemainnya untuk mengurung pemain timnas Indo yang sedang menguasai bola, dan dengan mudah bola dapat di rebut.

    Sebenarnya, sejak pertandingan pertama lawan Nyanmar seperti itu. Kita beruntung lolos ke semifinal.

    Di semifinal, kita di bantai Thailand, di bantai dari permainan, tehnik, organisasi permainan dan tentu saja di bantai dengan 5 Gol tanpa balasss....

    Pertandingan sekarang, di babak pertama sudah tertinggal 4 Gol.... Rasanya, malu bangettt
    Harusnya Coach Aji tidak menerima lowongan untuk melatih U23, karena permainan sangat biasa2 saja, tidak ada perkembangan.

    Alasannya, selalu klasik.... stamina pemain habisss

    Iya memang, permainan Timnas kita kyak baru abis begadang, Lemah, Lemas, Lesu (3L)

    Dari dulu, Penyakit TimNas kita selalu 3L

    Hal ini lebih terasa menyakitkan, karena pertandingan ini adalah pertandingan terakhir dalam ajang Internasional. (Timnas di Banned oleh FIFA, entah kapan akan di Cabut)

    Bagaimana Pendapat anda?
     
  2. Ardilas

    Ardilas Super Level

    Joined:
    Feb 18, 2013
    Messages:
    4,245
    Likes Received:
    317
    Trophy Points:
    83
    Google+:
    Saya pribadi sudah tidak terlalu suka melihat pertandingan timnas (entah itu sepakbola / bulutangkis) karena hanya bikin sakit hati. Sakit hati tidak bisa mencapai final, sakit hati tidak lolos semifinal, sakit hati dikalahkan tim lawan. Karena saya orangnya tidak akan terima dengan kondisi "dikalahkan", tidak terima jika harus menerima kekalahan. Mungkin kebanyakan orang juga begitu sih.

    Kalau sudah begitu harus ada kambing hitamnya, harus melakukan kritik, tidak peduli kerja keras yang dilakukan tim, tidak peduli kemenangan yang sudah dicapai. Intinya kita harus menang, tidak boleh kalah.

    Harusnya kita lebih menghargai usaha, bukan hasil akhir.
     
  3. Liszton

    Liszton Member

    Joined:
    May 6, 2015
    Messages:
    537
    Likes Received:
    28
    Trophy Points:
    28
    dua kali kalah telak 5 gol tanpa balas, ini si udah keterlaluan. Aji Santoso mending diganti aja. Masih ingat kekalahan 10 - 0 saat melawan Bahrain, pelatihnya juga Aji Santoso.
     
  4. ziuma

    ziuma Well-Known Member

    Joined:
    May 23, 2014
    Messages:
    1,434
    Likes Received:
    209
    Trophy Points:
    63
    Google+:
    Timnas Gagal Ganteng Maksimal
    Jadi tidak bisa Jebret
     
  5. jonipetot

    jonipetot Member

    Joined:
    Oct 4, 2013
    Messages:
    118
    Likes Received:
    5
    Trophy Points:
    18
    Ya begitulah, lagu lama Timnas Ini.. makannya aye sih ga bgitu tertarik bang nontonnya.. gol udah kecolongan 2 aja, udeh lgsg aye ganti acara tv nyee :confused:
     
  6. Margareth

    Margareth Well-Known Member

    Joined:
    Nov 16, 2014
    Messages:
    1,077
    Likes Received:
    144
    Trophy Points:
    63
Loading...
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page