Anda Ketahui Tentang Kegunaan Sealant

Discussion in 'Usaha Kecil Menengah' started by RyanNDI, Aug 12, 2020.

  1. RyanNDI

    RyanNDI Member

    Joined:
    Nov 23, 2017
    Messages:
    44
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    8
    Berbagai sistem dinding dan komponen terkait yang umum dalam konstruksi bangunan termasuk fasad berpanel dan dinding gorden selalu mengandalkan produk ini untuk menyediakan penghalang sekunder (dan seringkali primer) dari berbagai kondisi cuaca di bangunan eksterior. Meskipun sering digunakan dalam proyek konstruksi dan restorasi bangunan, tetapi beragam material, serta variasi dalam material dan konfigurasi substrat, menuntut pemilihan dan penggunaan yang tepat untuk mencapai masa pakai yang tahan lama. Untuk membantu Anda mendapatkan produk yang tepat, mari simak penjelasannya di bawah ini.
    Apa Itu Sealant?

    Sebuah bahan yang diterapkan untuk memblokir cairan yang mungkin ada di permukaan, bukaan atau sambungan. Mereka dapat memiliki berbagai atribut yang berlaku dengan tingkat keberhasilan yang lebih tinggi untuk berbagai jenis proyek. Misalnya, mereka bisa bersifat kaku atau fleksibel, kuat atau lemah, dan sementara atau permanen. Meskipun beberapa produk memiliki kualitas yang mirip dengan perekat dan biasanya dikenal dengan nama “structural sealants” atau “adhesive sealants”, tetapi mereka bukanlah perekat dan tidak boleh disalahartikan.

    Jenis-jenis Sealant

    [​IMG]

    Dapat digolongkan ke dalam 2 kelompok. Kelompok pertama adalah zat kental dengan sedikit atau tanpa karakteristik mengalir dan tetap di mana pun dia diterapkan. Sedangkan, kelompok lainnya adalah berair dan tipis, yang memungkinkan menembus substrat melalui gerakan kapiler. Dengan 2 kelompok ini, produknya memiliki berbagai jenis yang hampir tak terhitung jumlahnya, tetapi beberapa yang paling umum termasuk :
    • Resin Akrilik
    • Perekat (Adhesive)
    • Butyl Rubber Foam
    • Lantai
    • Lilin Lateks Panas
    • Logam
    • Cat
    • Plastik
    • Polisulfida (Polysulfide)
    • Poliuretana (Polyurethane)
    • Silikon
    • Uretan (Urethane)
    • Valve Seal
    • Varnish
    Penggunaan Umum Sealant

    Karena berfungsi sebagai jenis seal mekanis dan dapat memiliki banyak sifat, produk ini cenderung memiliki banyak aplikasi, termasuk:
    • menjaga kedap air dan menjaga kelembaban masuk atau keluar dari komponen yang digunakan
    • menyegel struktur atas ke substrat
    • memberikan filling atau smoothing sederhana
    • memasok isolasi akustik dan termal
    • bertindak sebagai penghalang api yang tidak larut
    Artikel Lainnya : Daftar Pelapis Anti Bocor

    Pengalikasian Sealant dalam Berbagai Industri

    Sebelum memutuskannya, pertimbangkan industri berikut dan bagaimana mereka menggunakannya dalam berbagai aplikasi mereka.
    1. Konstruksi dan Renovasi
    2. Pemeliharaan OEM
    3. Isolasi Glass dan Glazing
    4. Teknik Sipil dan Infrastruktur
    Untuk produk PRIMATONE produk dari kami bisa diaplikasikan dengan contoh penggunaannya, sebagai berikut :
    • Tahan Air
    Untuk pelapis pada area/tempat yang mengandung resiko bocor agar air tidak dapat merembes.

    Misal: Sambungan pipa, dak (atap) bangunan, kolam renang, dan lain-lain.
    • Penyambungan pipa besi.
    Misal: Sprinkle (percikan)

    Besi yang sudah disambung akan merekat permanen, anti bocor, tidak akan terlepas lagi kecuali melalui pembakaran.
    • Baja – Beton
    Untuk penyambungan mur Baja ke beton, biasanya ditambahkan epoxy sehingga sambungan makin kuat dan dapat menanggung beban ratusan kilogram.




    Sumber : https://primaperkasa.com/id/semua-yang-perlu-anda-ketahui-tentang-sealant/
     
Loading...

Share This Page