Awas! Mata-mata AS dan Inggris Susupi Game Online

Discussion in 'General Internet' started by Arul, Dec 10, 2013.

  1. Arul

    Arul Member

    Joined:
    Jul 10, 2013
    Messages:
    305
    Likes Received:
    19
    Trophy Points:
    18
    Google+:
    [​IMG]

    Washington - Bocoran dokumen rahasia terbaru menyebutkan bahwa mata-mata Amerika Serikat dan Inggris, ternyata kerap menyamar sebagai tokoh fantasi dalam game online yang sering dimainkan banyak orang. Hal ini untuk memburu tersangka terorisme yang menjadi target mereka.

    Karakter seperti peri, orc atau karakter fiktif lainnya yang biasa dimainkan dalam permainan World of Warcraft bisa jadi mata-mata AS dan Inggris yang ada di belakangnya. Demikian menurut dokumen rahasia yang dibocorkan Edward Snowden seperti dirilis oleh ProPublica, The Guardian, dan New York Times.

    Ada indikasi juga bahwa para agen intelijen berada di balik karakter permainan tembak online yang dimainkan secara multi-player, terutama dalam komunitas Microsoft's Xbox Live.

    "GVEs (games and virtual environments) bisa menjadi kesempatan!" demikian bunyi dokumen rahasia milik National Security Agency (NSA) yang bertanggal 5 tahun lalu, seperti dilansir AFP, Selasa (10/12/2013).

    "Kita tahu bahwa teroris juga menggunakan internet sebagai media komunikasi untuk tujuan operasional, seperti melalui email, VoIP, chat, proxies, dan forum internet, dan tampaknya mereka sangat mungkin memanfaatkan fitur komunikasi yang ada pada permainan virtual," imbuh dokumen tersebut.

    Laporan tersebut menggambarkan dunia game online sebagai tempat pertemuan privat dari kelompok-kelompok teroris yang merencanakan aksi atau pelatihan. Dokumen tersebut mencontohkan permainan menembak 'America's Army' yang biasa dimainkan personel militer AS dan bahkan digunakan untuk mengidentifikasi kemampuan calon-calon anggota militer.

    Kemudian juga kiprah Hizbullah yang menciptakan permainan menembak untuk merekrut dan melatih anggotanya. Tujuan akhir permainan tersebut bukanlah menang dengan menyelesaikan semua misi yang ada, namun bagaimana menjadi pelaku bunuh diri atau martir.

    New York Times menyebutkan, mata-mata AS dan Inggris sengaja menciptakan karakter khayalan dalam dunia permainan online seperti Second Life dan World of Warcraft untuk melakukan tugas spionase, menjaring informasi dan mengumpulkan data.

    Menanggapi laporan ini, pihak Microsoft dan WoW dari Blizzard Entertainmet memberikan pernyataan yang menyebutkan mereka tidak tahu apa-apa soal aktivitas penyadapan terhadap dunia permainan online mereka.

    Detik.com
     
  2. frankygantengz

    frankygantengz New Member

    Joined:
    Mar 12, 2016
    Messages:
    9
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    baru tau ane kalo mata - mata as sama inggris canggih juga.
     
  3. jokosatriopermana

    jokosatriopermana Member

    Joined:
    Dec 30, 2015
    Messages:
    193
    Likes Received:
    5
    Trophy Points:
    18
    memang banyak anak indonesia korban game online sekarang sekarang ini .
     
  4. Sepindra Safrian

    Sepindra Safrian Member

    Joined:
    Nov 19, 2018
    Messages:
    61
    Likes Received:
    6
    Trophy Points:
    8
    Terlebih lagi sekarang game online sudah merambah keseluruh penjuru dunia terutama Indonesia, PUBGM
     
Loading...

Share This Page