Beban Amanah, Kutipan dari buku "Untukmu yang berjiwa hanif"

Discussion in 'Education' started by Dhantws, Mar 8, 2018.

  1. Dhantws

    Dhantws New Member

    Joined:
    Mar 2, 2018
    Messages:
    26
    Likes Received:
    3
    Trophy Points:
    3
    Beban amanah

    Tulisan ini di kutip dari Buku "Untumu yang berjiwa hanif" Hal.21. Karya Ust. Armen bin halim Naro (wafat 2007) رحمه الله.


    Untukmu yang berjiwa hanif.jpg Untukmu yang berjiwa hanif.jpg

    Allah menciptakan manusia untuk mengmban sutu tugas yang sangat mulia. Dan agra manusia mampu mengemban tugas tersebut, Allah menundukan alam semesta ini, bumi dan laangit, gunung dan lembah, daratan dan lautan, binatang dan tumbuhan, semua itu merupakan bekal bagi manusia.


    Pembekalan yang besar ini menunjukan betapa besarnya tugas yang harus di emban, betapa sulit tujuan yang ingin di capai, dan amat berat amanah yang di pikiul manusia.


    Pantas saja jika sebelumnya tidak tidak adayang mau memikulm amanah tersebut, baik itu langit yang tinggi, gunung yang menjulang, atau bumi yang membentang. Semua enggan memikulnya kecuali manusia. Krena manusia memang sangat bodoh dan dzalim. Tterkait ha ini, Allah berfirman :


    “Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh”


    (QS. Al-Ahzab [33]:72)


    Amanah apakah yang telah di ikrarkanya itu? Mengapa manusia di sipati bodoh dan dzalim karena berani memikul amanah tersebut?


    Amanah tersebut tidak lain adalah Islam dan peraturannya. Amanah itu adalah janji untuk mematuhi Allah.

    Ibnu katsir, memberi penjelasan setelah setelah menyebutkan penafsiran para Ulama tentang makna amanah: “Semuasemua tafsiran tentang makna amanah itu ulama sepakat bahwa yang di maksud dengan amanah adalah tklif (tuntunan untuk melaksanakan kewajiban) dengan konsekuensinya. Konsekuensi yang di maksud adalah, jika amanah tersebut di tunaikan akan mendapat pahala, tetapi jika tidak di tunakan maka akan di beri hukuman. Lalu, amanah itu di terima oleh manusia, karena kelemahan, kejahilan, dan kedzaliman, kecuali mereka yang mendapat taufikndari Allah. Hanya Allahlah yang Dimintai pertolongan. ( tafsir ibnu katsir: VI/489).



    Semoga bermanfaat , Oke !
     
    lasealwin likes this.
  2. lasealwin

    lasealwin Well-Known Member

    Joined:
    Aug 1, 2015
    Messages:
    1,885
    Likes Received:
    171
    Trophy Points:
    63
    Salah satu kunci kehidupan adalah kitaharus berbaur dan bergaul dengan ciptaan lainnya dan tidak membiarkan satupun dari jenisnya musnah sama sekali.
    Salam....
     
    Dhantws likes this.

Share This Page