Beberapa Faktor Risiko Penyakit Jantung Koroner yang Perlu Diketahui

Discussion in 'Health & Medical' started by Reza Ahmad, Aug 16, 2019 at 10:00 AM.

  1. Reza Ahmad

    Reza Ahmad Member

    Joined:
    Apr 3, 2018
    Messages:
    60
    Likes Received:
    2
    Trophy Points:
    8
    Penyakit jantung koroner sudah tercatat sebagai salah satu penyebab kematian tertinggi yang ada di dunia berdasarkan data WHO (World Health Organization) atau organisasi kesehatan dunia, khusus di Indonesia saja sudah ada lebih 2 juta jiwa yang terdiagnosis terkena penyakit jantung koroner.

    Penyakit jantung koroner (PJK) merupakan salah satu penyakit jantung yang dapat dikatakan paling umum terjadi di masyarakat Indonesia, dan alasannya sendiri ialah pola hidup yang tidak sehat dan mendukung. Masih kurangnya kesadaran masyarakat untuk hidup sehat menjadi alasan mengapa penyakit jantung koroner ini dapat menyebabkan angka kematian yang cukup tinggi tersebut.

    Secara umum, penyakit jantung koroner akan timbul atau terjadi ketika pembuluh darah arteri atau pembuluh darah jantung muncul plak atau lemak yang mengakibatkan aliran darah menuju jantung yang semula lancar menjadi kurang lancar atau menyempit aliran darahnya. Kondisi terjadinya penyempitan pada arteri karena plak di dinding pembuluh darah ini biasa disebut aterosklerosis.

    Dengan berkurangnya suplai darah ke organ jantung akibat plak atau lemak pada dinding pembuluh darah arteri tadi mengakibatkan terjadinya berbagai gejala penyakit jantung koroner, salah satunya yang umum terjadi ialah angina atau sesak napas. Apabila plak yang menempel di dinding pembuluh darah terus menumpuk hingga menutup atau menyumbat pembuluh darah secara total, akan berakibat pada terjadinya serangan jantung.

    Faktor Risiko Penyakit Jantung Koroner
    Beberapa faktor risiko jantung koroner dikarenakan aterosklerosis bisa disebabkan oleh beberapa hal, yaitu :

    Faktor Usia
    Usia memang dapat berkaitan dengan penyakit jantung koroner ini. Tercatat bahwa 2 juta kematian akibat penyakit jantung koroner di Indonesia ini diketahui berkaitan dengan usia, rata-rata rentang usia yang umumnya terjadi ialah pada usia 45 tahun hingga 54 tahun ke atas.

    Tekanan Darah Tinggi
    Tekanan darah tinggi (hypertension) pada seseorang diketahui memang dapat memicu terjadinya penyakit jantung koroner ini. Sebab, gejala ini akan menyebabkan organ jantung bekerja lebih kuat lagi dalam memompa darah.

    Pengidap Diabetes
    Bagi pengidap diabetes diketahui dapat terkena penyakit jantung koroner, terlebih lagi memang diabetes sendiri diketahui sebagai ibu dari segala penyakit yang dapat menjalar kemana saja jika tidak dikontrol dengan baik. Pengidap diabetes berpotensi terkena penyakit jantung koroner karena pembuluh darah pada orang yang mengidap diabetes dapat menebal dan menyebabkan aliran darah yang terhambat.

    Pola makan tidak sehat
    Pola makan tentu berhubungan dengan kesehatan, dengan pola makan yang tidak sehat akan berdampak pada kesehatan yang menurun dan cenderung menyebabkan berbagai macan masalah kesehatan, contohnya penyakit jantung koroner ini.

    Pola makan tidak sehat yang cukup banyak digandrungi oleh masyarakat Indonesia ialah konsumsi gula/garam berlebihan, juga sering konsumsi makanan tinggi kandungan lemak jenuh. Yang menyebabkan terjadinya masalah kesehatan, contohnya hipertensi, kolesterol tinggi, yang dapat berisiko pada penyakit jantung koroner.

    Konsumsi Alkohol Berlebihan
    Dengan konsumsi alkohol melebihi dari batas yang dianjurkan, dapat berisiko pada kerusakan otot-otot jantung. Konsumsi alkohol berlebihan juga diketahui memicu terjadinya hipertensi dan kolesterol tinggi.

    Untuk tips sehat lainnya, bisa klik disini. Thanks
     
Loading...

Share This Page