Begini Tata Cara Pemasangan Lift Barang

Discussion in 'General Business' started by lalakana, Mar 31, 2020.

Tags:
  1. lalakana

    lalakana New Member

    Joined:
    Mar 18, 2020
    Messages:
    11
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Lift barang atau cargo lift merupakan hal penting yang harus dimiliki oleh sebuah perusahaan untuk melakukan banyak kegiatan yang berhubungan dengan pengangkutan barang. Sebuah pabrik, toko ritel, bahkan pergudangan akan sangat bergantung pada operasional lift untuk menjalankan kegiatan bisnisnya.

    Seperti lift pada umumnya, sebuah lift barang memiliki kegunaan untuk menjadi pesawat angkut muatan berat pada dunia industri. Dengan menggunakan sistem dan prinsip dasar katrol, lift jadi hal yang mengefektifkan banyak pekerjaan dan kegiatan dalam industri.

    Sebuah lift bisa memiliki kapasitas yang berbeda. Untuk lift barang, kapasitas yang ada berbeda dengan lift penumpang atau passenger lift yang selama ini banyak digunakan orang awam. Kapasitas yang ada pada lift barang bisa dari 1 ton hingga di atas 5 ton, sesuai dengan kebutuhan yang ada di industri tersebut.

    Selain kapasitas yang berbeda, sistem pengamanan yang ada pada lift barang juga sangat berbeda dari lift penumpang. Lift barang tidak begitu dilengkapi dengan peralatan keamanan yang sanagt banyak seperti yang ada di lift penumpang. Namun, bukan berarti tingkat keamanan menjadi hal yang tidak penting. Semakin bertambahnya waktu dan perkembangan teknologi, sebuah lift barang memiliki keamanan yang juga terus diperbarui. Misalnya dengan keberadaan rem otomatis, atau emergency stop switch yang ada pada lift barang.

    Proses pemasangan pada lift barang pada dasarnya bisa dikatakan jadi sebuah penentu ketahanan lift barang. Maksudnya adalah, lift barang yang sejak awal sudah dipasang dengan baik maka bisa bertahan lama dan tidak perlu untuk melakukan reparasi sangat sering. Sebaliknya, jika saat pemasangan lift barang tidak begitu baik maka hasilnya juga lift tidak bisa bertahan lama.

    Pemasangan lift barang
    Pemasangan sebuah lift barang juga bisa memiliki perbedaan dari pemasangan lift penumpang. Untuk lebih lengkapnya, simak penjelasan di bawah ini.

    1. Mempersiapkan peralatan yang akan digunakan untuk memasang lift barang adalah langkah paling awal yang harus dilakukan. Alat kerja yang perlu dipersiapkan misalnya adalah chain hoist, winch machine (mesin pengangkat), mesin las, gunting tali baja. Alat khusus yang diperlukan seperti gergaji, kunci pas, tali sling, pahat baja dan beton, bandul lood, serta meteran.
    2. Selanjutnya adalah mempersiapkan ruang luncur. Lift barang pada toko ritel atau mall biasanya harus memiliki ruang luncur tersendiri. Namun, tidak jarang ada pula lift barang yang tidak diletakkan pada ruang tertentu. Lift barang jenis ini biasanya ada di pabrik-pabrik atau pergudangan. Ruang luncur yang ada harus sesuai dengan ukuran lebar, tinggi, dan kapasitas yang ada di lift barang.
    3. Membuat template jadi hal lain yang juga perlu untuk dilakukan. Sebuah template yang ada diletakkan di atas ruang luncur, dan satu lagi diletakkan di bawah ruang luncur. Lalu, setelah template dipasang selanjutnya adalah tahap penarikan tali yang akan dikunci pada template yang sudah ada.
    4. Jika tahap ketiga sudah selesai, dilanjut masuk ke tahap pemasangan rel. jika ada dua lift yang dipasang secara berdekatan, maka jangan lupa untuk memperhatikan center line dari semua rel. Setelah itu dilanjut dengan pemasangan braket, dalam tahap ini penting untuk memperhatikan penghitungan braket.
    5. Masuk ke tahap pemasangan pintu lantai. Pintu lantai yang ada pada lift barang perlu untuk dipersiapkan komponennya, seperti daun pintu, ambang pintu, rangka pintu, kunci kait, dan kusen pintu.
    6. Jangan lupakan juga rangka kereta yang perlu untuk memiliki bobot imbang. Dan tali baja yang harus kuat.
     
Loading...

Share This Page