Berardi Harus Absen Setelah Bela Sassuolo, Kenapa ?

Discussion in 'Bola' started by dityawany, Feb 11, 2019.

  1. dityawany

    dityawany New Member

    Joined:
    Dec 28, 2018
    Messages:
    25
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    6
    Suatu hal yang wajar, jika pesepakbola yang memperkuat timnya dalam sebuah pertandingan mengalami cedera. Untungya cedera yang di lamai Dominico Berardi tidak begitu parah, namun harus mendapatkan perawatan khusus. Inilah berita yang di kutip dari situs prediksi bola sundul.com.

    [​IMG]

    Penyerang andalan Sassuolo, Dominico Berardi tidak bisa tampil untuk memperkuat klubnya selama beberapa pekan mendatang. Seperti yang kita ketahui, dia memiliki peran penting bagi skuatnya. Sang pemain mengalami cedera paha ketika mengalahkan Napoli dengan skor akhir 2-1.

    Yang berarti, Sasuolo harus menerima kenyataan dan pelatih Roberto De Zerbi memutar otak untuk menggantikan posisi pemain andalanya tersebut. Dimana kabar Berita Cedera Pemain Bola berusia 24 tahun ini diresmikan oleh tim medis I Neroverdi pada halaman situs resmi klub. Namun, tim medis mereka masih belum bisa menentukan berapa hari Berardi diistirahatkan.

    Apalagi cedera yang dialami sang pemain terbilang cukup serius, untuk bisa memulihkan cedera yang dialaminya. Ini tentunya bisa memakan waktu lama, karena di bagian paha pangkal atas dirasakan nyeri. Sehingga membuatnya sulit untuk menggerakan kaki yang cederanya. Hal itu bisa terjadi dikarenakan otot paha pemain asal Italia tersebut melebihi dari kekuatan ototnya sendiri.

    Maka dari itu, Pemain asal Italia ini ingin menjalani pemulihan secara tradisional agar tidak mengalami efek apapun di masa mendatang. Dalam berkarir sepak bola atau olahraga apapun tentunya memiliki resiko cedera. Memang kebanyakan para atlet sang menghindar hal seperti ini yang memungkin Pemain Bola Pensiun Karena Cedera yang dialaminya.

    Nasib beruntung patut di syukuri oleh, Berardi dimana cederanya masih bisa dipulihkan dengan cara terapi atau tradisional. "Terdapat trauma di femur paha kanannya, cedera nya cukup serius dan kami sedang melakukan pemeriksaan lebih lanjut hingga beberapa hari mendatang. Kami sangat berharap dia bisa kembali pulih," kata tim dokter Sassuolo kepada media Italia.

    Mungkin sebagian pecinta sepak bola di seluruh dunia, banyak tahu Berardi pernah membela timnas Italia U-21. Bahkan, dirinya menjadi andalan tim Sassuolo sejak dirinya bermain di Serie B. Tak heran jika pemain kelahiran Cariati menjadi mesin gol bagi timnya yang tercatat 42 gol dati 98 pertandingan.

    [​IMG]

    Lima Langkah Berardi Untuk Meredakan Cedera Pangkal Pahanya

    Bagian kalian yang belu mengetahui cedera pangkal paha atau selangkangan, yang mana daerah antara perut dan paha atas memang rentan. Seperti yang dialami pemain Sassuolo, Domenico Berardi karena ototnya yang ketarik dan tegang. Mengobati Cedera Pangkal Paha memang tidak harus menjalani operasi dikarenakan proses pemulihannya bisa memakan waktu.

    Gejala yang dialami cedera Berardi ini, seperti selangkangnya terasa nyeri dan kaku di area dalam pahanya. Sehingga membuat dirinya untuk mengangkat lutut atau melangkahkan kakinya sendiri dirasakan sakit luar biasa. Mengingat nyeri di bagian pangkal paha menjadi tiga tahap tergantung tingkatannya.

    Jika seseorang nyeri ringan, akan kehilangan sedikit kekuatan untuk melakukan gerakan. Namun, apabila mengalami nyeri sedang, bakal kehilangan kekuatan dan beberapa struktur otot mengalami kerusakan. Dan yang terakhir atau yang terparah adalah otot mengalami sobekan. Untuk Penanganan Cedera Otot Paha Depan, Berardi melakukan cara sebagai berikut:
    • Mengkompres es batu di bagian paha bagian dalam yang akan mengurango sakit dan pembengkakan. Dimana dirinya melakukan selama 20-30 menit di beberapa jam dari dua hingga tiga hari.
    • Memberikan perban di bagian cedera, namun perban yang digunakan harus elastis.
    • Meminum obat penghilang rasa sakit atau anti-inflamasi. Namun tidak dikonsumsi jangka waktu panjang karena memiliki efek samping.
    • Meregangkan dan melatih kekuatan pada otot yang cedera.
    • Menjalani operasi jika diperlukan untuk pilihan terakhir.

     
Loading...

Share This Page