Budaya Masyarakat Jepang yang Patut Ditiru

Discussion in 'General Lifestyle' started by Arif muhammad, May 16, 2016.

Tags:
  1. Arif muhammad

    Arif muhammad Member

    Joined:
    Feb 2, 2016
    Messages:
    74
    Likes Received:
    12
    Trophy Points:
    8
    Budaya masyarakat Jepang cukup membuat penasaran, selain dikenal dengan orang-orangnya yang pantang menyerah negaranya pun menjadi salah satu negara dengan produsen mobil terbesar didunia, kemajuan Jepang sangat pesat terbukti pada tahun 2013 Jepang menempati posisi ke-24 negara terkaya, dan seiring waktu pada tahun 2015 kedudukan negara tersebut naik pesat menjadi urutan ke-7 terkaya dengan penghasilan US$ 228.880 GDP Percapita. Angka orang kaya pun bertambah pesat dan angka kematian kian berkurang.

    Kenapa dengan angka kematian?


    [​IMG]

    Ya, di Jepang sendiri menjadi sosok orang sukses itu menjadi sebuah tuntutan. Lulus dari Universitas terkenal, bekerja di perusahaan besar, menjadi orang pintar, sudah menjadi tradisi Jepang. Yang lebih anehnya ketika seseorang memutuskan pergi bekerja pada pagi hari dan pulang larut malam akan menjadi sebuah kebanggan untuk masyarakat Jepang. Artinya, semakin lama ia bekerja semakin dibanggakan oleh keluarga. Hmmm… kalau di Indonesia gimana ya?

    Kembali pada topik utama tentang kebudayaan di Jepang, jika melihat sensus penduduk warga Jepang yang diulas oleh Wikipedia, pada 1 Oktober 2015 jumlah penduduk Jepang mencapai 126.890.000 berkurang sekitar satu juta jiwa bila dibandingkan sensus penduduk pada tahun 2014. Apakah ini berhubungan dengan budaya?

    Jepang yang dikenal dengan negeri Sakura ini, ternyata semakin maju, banyak wanita yang menginjakan kakinya ke dunia karir, hal ini membuat angka kelahiran Jepang merosot tajam sehingga membuat berkurangnya jumlah sensus penduduk. Apa sih tips dan trik Jepang menjadi Negara yang makin maju? Dan budaya apa yang dipegang masyarakat Jepang, hingga melahirkan generasi yang pintar?

    Budaya Masyarakat Jepang yang Patut Ditiru :

    1. Membaca

    [​IMG]

    Kamu akan menemukan orang-orang Jepang yang sibuk membaca, dari kebiasaan ini tidak susah untuk mereka menjalani profesi sebagai translator atau penerjemah, bahkan banyak diantara mereka yang memiliki profesi penulis buku. Semua berawal dari hobi mereka yang senang membaca, ketika mencari uang berdasarkan hobi pun tidak akan masalah. Selain itu, dengan membaca kamu akan menjaga kinerja otak agar tetap pintar. Walau teknologi sudah memperkenalkan smartphone pada dunia, namun masyarakat Jepang tetap menyukai buku, namun adapun yang membaca melalui ponsel androidnya. Budaya ini patut dicontoh oleh kita.

    2. Malu

    [​IMG]

    Malu? “Kenapa malu, kan pakai baju?” Itulah salah satu rentetan pertanyaan yang sering keluar dari mulut masyarakat Indonesia. Namun bukan malu itu yang digunakan oleh masyarakat Jepang, masyarakat Jepang selalu merasa malu jika melakukan suatu kesalahan. Berkesinambungan pada budaya Harakiri atau menusukan pisau ke perut yang telah ada sejak zaman dulu saat masih zaman Samurai. Bagi masyarakat Jepang, melakukan sesuatu yang salah terutama bila melanggar peraturan, seolah menanggung malu seberat 1 ton, parahnya tidak jarang masyarakat Jepang bunuh diri bila menemukan suatu kegagalan. Kenapa kebiasaan ini tidak ditiru? Tapi jangan tiru budaya Harakirinya ya. Dari kebiasaan seperti ini, pasti membentuk kepribadian yang lebih baik lho.

    3. Hidup Hemat

    [​IMG]

    Walau Jepang Negara yang maju sebagai penghasil mesin dan gadget yang canggih, namun faktanya orang Jepang selalu berhemat dengan memanfaatkan barang yang masih ada. Bepergian menggunakan kendaraan umum, ponsel seadanya, hidup mandiri, itulah cara berhemat masyarakat Jepang. Gaji yang mereka terima tidak dipakai untuk membeli hal-hal yang tidak penting. Mereka senantiasa berinvestasi, nabung, buka usaha lebih menggiurkan dibanding berfoya-foya. Padahal sering kamu dengar pernyataan ‘hemat pangkal kaya’, ternyata pernyataan tersebut sangat dipakai oleh masyarakat Jepang. Keren ya, sudah pekerja keras, pinter, hemat pula. Tiru yu…

    4. Pantang Menyerah

    [​IMG]

    Sifat pantang menyerah dalam diri masyarakat Jepang sudah ada sejak Perang dunia antara Hirosima dan Nagasaki, dimana Jepang masih bisa bangkit dan memulai ekonomi dari nol hingga mencapai ekonomi yang tinggi di dunia. Bangsa Jepang, masih menggunakan budaya tahan banting dan pantang menyerah di kehidupan sehari-hari. Hal ini dilakukan ketika mereka memiliki suatu cita-cita dan selalu belajar hingga akhirnya masyarakat Jepang dikenal dengan orang-orang yang pantang menyerah. Sifat ini bagus kita tiru lho. Tetap berusaha keras, belajar, eksekusi, evaluasi. Pasti hidup kamu bisa lebih baik.

    5. Menjaga Tradisi

    [​IMG]

    Tidak aneh bila kamu datang ke Jepang sebagian orang disana tidak menggunakan bahasa Inggris. Bukan berarti mereka tidak bisa belajar bahasa Inggris, tapi mereka sangat mencintai tradisi dan budaya negara sendiri bahkan bahasapun menggunakan bahasa Jepang untuk keseharian. Dengan berpegang teguh untuk mencintai segala sesuatu yang berada di negaranya, Jepang berhasil membuat negara lain terkesima dan mengikuti adat Jepang tersebut. Sebagai contoh yaitu mie ramen, banyak orang awam bilang mie ramen adalah mie kuah yang menjadi menu favorit di Jepang. Namun pernyataan ini salah, jika kita selidiki lebih dalam, pembuatan mie ramen berasal dari China yang akhirnya menyebar ke Jepang. Di Jepang dibuat mie ramen yang lebih berkualitas. Hingga sekarang, mie ramen identik dengan makanan Jepang. Liat kan? Begitu kuatnya pengaruh Jepang di seluruh dunia.

    6. Pandai Kerjasama Dalam Tim

    [​IMG]

    Jepang memang terkenal dengan orang-orangnya yang pandai dan pintar, namun sifat-sifat itu tidak membuat mereka egois dengan sudut pandangan masing-masing. Ketika bekerja secara tim, masyarakat Jepang tidak menilai secara individual, malah lebih fokus pada kepentingan bersama. Bayangkan, bila cara ini digunakan di negara tercinta kita, apa yang terjadi didunia ekonomi tanah air? Setiap kamu kerja, bisa saja kamu membekali hard skill dari Universitas ternama, namun kamu tidak ingin bekerja sama saat bekerja. Itu sungguh salah besar.


    Sumber
     
    lasealwin likes this.
  2. ibrahimovic

    ibrahimovic Member

    Joined:
    Apr 19, 2016
    Messages:
    21
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    8
    sangat setuju banget bang itu hahahaha i like
     
  3. wrep17

    wrep17 Well-Known Member

    Joined:
    Sep 26, 2015
    Messages:
    1,326
    Likes Received:
    246
    Trophy Points:
    63
    Google+:
    Masih jarang hal seperti ini ditemui dalam negeri [HASHTAG]#ngalamainsendiri[/HASHTAG]
     
  4. imanjagoa

    imanjagoa Member

    Joined:
    Mar 29, 2016
    Messages:
    460
    Likes Received:
    45
    Trophy Points:
    28
    dalam negri pahlawan aja di lupain,, pejuang veteran aja hidup tak layak, tradisi budaya mulai terkikis.. apa bisa? *bingung*
     
  5. Angkasa Bali

    Angkasa Bali Member

    Joined:
    Oct 20, 2014
    Messages:
    790
    Likes Received:
    72
    Trophy Points:
    28
  6. lasealwin

    lasealwin Well-Known Member

    Joined:
    Aug 1, 2015
    Messages:
    1,877
    Likes Received:
    174
    Trophy Points:
    63
    Menurut saya keempat ini adalah hal yang sangat mendasar dan harus dimiliki oleh setiap orang Indonesia.
    Salam perubahan
     
  7. BEIM

    BEIM Active Member

    Joined:
    Mar 17, 2014
    Messages:
    1,358
    Likes Received:
    36
    Trophy Points:
    48
    yang paling saya tau orang jepang itu sangat disiplin, sehingga kehidupan mereka lebih terlihat baik..
     
  8. barugratisan

    barugratisan Member

    Joined:
    Sep 5, 2014
    Messages:
    619
    Likes Received:
    7
    Trophy Points:
    18
    dan itu semua tidak terlepas dari pendidika disana yang juga megedepankan karakter.....
     
  9. renderware

    renderware Active Member

    Joined:
    Dec 22, 2014
    Messages:
    1,155
    Likes Received:
    77
    Trophy Points:
    48
    haha bener, membaca itu penting :)
     
  10. lelafik

    lelafik Member

    Joined:
    Aug 12, 2013
    Messages:
    98
    Likes Received:
    2
    Trophy Points:
    8
    Menjaga tradisi ini sudah banyak yang luntur di kita ya
     
Loading...

Share This Page