Bunda Sudah Tahukah Tentang Serba-Serbi Popok Kain Bayi?

Discussion in 'General Discussion' started by iwen, Jun 18, 2021.

  1. iwen

    iwen Member

    Joined:
    Jun 15, 2016
    Messages:
    186
    Likes Received:
    10
    Trophy Points:
    18
    [​IMG]

    Sebuah alternatif untuk mengganti popok sekali pakai (pospak) adalah popok kain bayi atau biasa disebut dengan clodi (cloth diaper). Saat ini sudah banyak orang tua yang beralih ke clodi untuk digunakan si kecil sebagai alasan kesehatan dan keamanan bayi.

    Tentu saja ada kelebihan dan kekurangan masing-masing dari keduanya. Jika bunda yang sedang berpikir untuk beralih pada clodi bagai orang tua lainnya, lebih baik bunda tahu apa saja dasar-dasar mengenai cloth diaper atau clodi ini. Disusun dari beberapa sumber, Minikinizz sudah meringkas bermacam-macam popok kai bayi untuk diketahui oleh bunda.

    Clodi itu apa?


    Sebenarnya cloth diaper adalah kepanjangan dari clodi yang berarti popok kain. Sama halnya dengan popok sekali pakai, kemampuan daya serap yang tinggi untuk menahan dan menampung urin si kecil juga di miliki oleh popok clodi, sehingga tidak mudah bocor. Perbedaanya adalah clodi ini terbuat dengan bahan kain dan tanpa memakai bahan kimia sehingga menjadi lebih aman dan nyaman pada kulit bayi.

    Nah dari situ, clodi ini dapat dicuci dan digunakan ulang sehingga bisa sampai bertahun-tahun, dengan catatan perawatannya juga perlu tepat.

    Macam-macam Istilah Dari Popok Clodi


    1. Insert: Merupakah penyerap urin yang disimpan pada kantong/pocket atau juga di tempelkan pada cover.

    2. Inner Gusset: Ini terletak dilapisan dalam (inner) dengan jahitan berkerut yang berfungsi untuk mengindari dari kebocoran samping dan menjaga feses (kotoran) agar tidak tercecer keluar.

    3. Leg Gusset: Berfungsi untuk menjaga dan menutup sempurna lingkar paha, ini adalah jahitan kerut untuk menghindari kebocoran samping, dan juga membantu fases bayi supaya tidak mudah tercecer keluar.

    4. Microfleece/Fleece: Bahan inner dan liner sering menggunakan tipe kain ini, karena efektif untuk menyerap air pada lapisan bawah. Lalu untuk menjaga kulit bayi menjadi tetap kering dan nyaman.

    5. Polyurethane Laminated (PUL): Merupakan sifat yang bisa tahan air atau waterproof adalah bahan yang biasa dipakai untuk bahan outer.

    6. Snap/Kancing: Bagian clodi ini berfungsi untuk mengatur ukuran clodi supaya pas pada tubuh bayi, terbuat dari plastik yang kuat dan juga aman bagi bayi. Ini berbeda dengan bahan metal yang dapat berkarat apabila urin si kecil mengenainya.

    7. Velcro: Bagian pada clodi ini berfungsi dalam mengaitkan ujung dari kedua pengait pada bagian pinggang dan sesuai dengan ukuran pinggang si kecil.

    Info lebih lengkap untuk mengetahui 4 macam tipe clodi, cara merawat clodi, kelebihan dan kekurangan popok kain. Klik link berikut: Bunda Sudah Tahukah Tentang Serba-Serbi Popok Kain Bayi?

    Itulah serba-serbi mengenai popok kain bayi atau clodi yang perlu bunda ketahui sebelum mulai menggunakannya.

    Salah satu rekomendasi popok kain bayi adalah produk popok dari Minikinizz.

    Kenapa harus Minikinizz? Karena Minikinizz adalah salah satu brand popok kain bayi asli Indonesia yang bisa menjadi pilihan bunda. Popok minikinizz terbuat dari bahan yang lembut dan juga bersertifikat SNI sehingga aman untuk dipakai si kecil.

    Baca juga: 7 Cara Menghindari Popok Clodi Mudah Bocor

    Baca juga: Popok Kain Jadi Tren Baru Orang Tua Millennial

    Baca juga:
    Tentukan Jenis Clodi Terbaik Untuk Si Kecil!
     
Loading...

Share This Page