Cara Mencegah Penyakit Stroke Ringan

Discussion in 'Health & Medical' started by Reza Ahmad, Sep 13, 2019.

  1. Reza Ahmad

    Reza Ahmad Member

    Joined:
    Apr 3, 2018
    Messages:
    145
    Likes Received:
    4
    Trophy Points:
    18
    Penyakit stroke ringan (transient ischemic attack) merupakan gejala stroke yang terjadinya kurang dari 24 jam. Gejala stroke ringan terjadi karena otak kekurangan suplai darah yang cukup sebagaimana harusnya dalam beberapa waktu disebabkan adanya pembuluh darah. Pembuluh darah yang tersumbat bisa dikarenakan karena bekuan darah, ataupun plak kolesterol yang menyumbat/ menghambat aliran darah.
    Penyakit stroke ringan ini cukup berbeda dengan stroke berat pada umumnya, seperti stroke iskemik dan stroke hemoragik. Perbedaannya ialah dari dampak yang diberikan dan waktu terjadinya. Umumnya penyakit stroke berat ini akan meninggalkan dampak jangka panjang, tidak seperti stroke ringan. Namun seseorang dengan riwayat stroke ringan ini berisiko tinggi mengalami stroke berat jika tidak dicegah sejak dini.

    Gejala Stroke Ringan
    Berikut ini beberapa gejala stroke ringan yang umumnya terjadi, dan apabila pernah mengalami salah satu diantaranya, ada baiknya untuk segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat sebelum terlambat.

    • Gaya bicara yang tidak dapat dimengerti (cadel, tidak jelas, ataupun sulit untuk mengucap kata).
    • Sulit dalam memahami perkataan seseorang dan merasa linglung.
    • Adanya kelumpuhan pada salah satu anggota tubuh (wajah, lengan, maupun kaki).
    • Kehilangan keseimbangan tubuh yang tiba-tiba.
    • Merasa kesemutan pada bagian tubuh tertentu.

    Cara Mencegah Terjadinya Penyakit Stroke Ringan
    Yang namanya mencegah memang lebih baik dari mengobati, tak terkecuali dengan penyakit stroke ringan ini. Karena memang diketahui jika seseorang memiliki riwayat stroke ringan bukan tidak mungkin untuk mengalami stroke berat pada selanjutnya. Berikut ini beberapa tips dan cara mencegah terjadi penyakit stroke ringan :

    Mengontrol tekanan darah
    Bagi seseorang yang memiliki masalah tekanan darah, penting untuk mulai sadar dan mengontrol tekanan darah tetap dalam keadaan normal dan tidak melonjak tinggi, mulai menjaga pola makan agar tekanan darah tidak melonjak tinggi dan olahraga dengan rutin.

    Menjaga berat badan
    Seseorang dengan kondisi obesitas memiliki risiko yang lebih tinggi mengalami stroke ringan ini dibandingka dengan mereka yang tidak. Mulailah berolahraga secara rutin minimal 30 menit tiap harinya dan melakukan diet sehat.

    Mengontrol diabetes
    Seseorang dengan diabetes memiliki risiko gangguan pada pembuluh darah yang lebih tinggi, salah satunya sumbatan maupun kerusakan lainnya. Bila terjadi di pembuluh darah otak, bisa mengakibatkan risiko stroke yang meningkat.

    Berhenti merokok
    Bagi sebagian orang memang yang namanya merokok merupakan suatu hak dan menjadi kebiasaan. Namun ada hal yang perlu diketahui bahwa kandungan pada satu batang rokok memiliki dampak negatif pada tubuh yang mengakibatkan tekanan darah tinggi meningkat, pengentalan darah, hingga aterosklerosis yang memicu terjadinya stroke.

    Untuk tips sehat lainnya, bisa klik disini. Thanks
     
Loading...

Share This Page