Cara Terbaik Menentukan Pilihan Susu Formula Untuk Bayi ! Bunda Wajib Tahu

Discussion in 'Health & Medical' started by MR. Firmansyah, Nov 24, 2016.

  1. MR. Firmansyah

    MR. Firmansyah New Member

    Joined:
    Jun 26, 2016
    Messages:
    26
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    6
    Air susu ibu atau ASI adalah asupan nutrisi alami terbaik yang diperoleh langsung dari ibu untuk bayi. Akan tetapi ada juga sebagian ibu yang tidak dapat memberikan ASI secara ekslusif dengan berbagai alasan tertentu. Salah satunya yaitu dikarenakan jumlah produksi ASI yang jumlahnya sedikit dan tidak mencukupi untuk di kecil. Akhirnya banyak para orang tua yang mengambil langkah unyuk memberi susu formula guna membantu tumbuh kembang sang bayi, terutama bagi bayi yang baru lahir.
    [​IMG]
    Lalu hal apa saja yang harus diperhatikan dalam memilih asupan nutrisi tambahan tersebut, mengingat saat ini banyak sekali berbagai produk susu formula di pasaran?

    Memilih produk susu formula khusus untuk bayi yang baru lahir atau yang usianya masih di bawah 1 tahun memang tidaklah mudah. Bayi berusia dibawah 1 tahun memang tidak diperbolehkan untuk mengonsumsi asupan makanan dan minuman sembarang, termasuk juga susu formula, karena bayi masih belum bisa mencerna makanan dengan baik.

    Maka dari itu, hal yang paling penting yang harus kita perhatikan saat hendak memilih susu formula untuk bayi yaitu dengan memeriksakan kandungannya terlebih dahulu, bukan merek atau harga susu yang ditawarkan.

    Lalu, Susu Formula Apa yang Cocok dan terbaik untuk Bayi di Bawah 1 Tahun?

    Pada dasarnya hampir semua produk susu formula yang ada di pasaran terdiri dari banyak sumber nutrisi penting seperti sumber protein, karbohidrat, lemak, vitamin, dan juga mineral.

    Namun, yang membedakan dari setiap produk susu yang ada di pasaran yaitu jenisnya. Misalnya saja, produk A memiliki kandungan protein jenis whey, lalu produk B memiliki kandungan protein jenis casein, sementara produk C menggabungkan antara keduanya.

    Pastikan pada kemasan susu yang kita beli terdapat tulisan yang menjelaskan jika produk tersebut cocok untuk bayi yang baru lahir atau usia 0-6 bulan. Untuk bayi yang baru lahir atau masih berusia di bawah satu tahun, sebaiknya anda memilih produk susu formula bahan dasarnya berasal dari susu sapi. Hal penting berikutnya yang harus diperhatikan yaitu jenis kandungan protein yang digunakan. Protein pada susu sapi terdiri dari dua jenis, yaitu whey dan casein. Jenis protein whey merupakan jenis yang paling direkomendasikan untuk berikan pada bayi yang baru lahir, karena kandungan jenis protein ini dianggap lebih mudah untuk dicerna oleh pencernaan bayi.

    Namun Anda juga dapat memilih produk susu formula yang menggabungkan dari keduanya. Tapi harus anda ingat bahwa komposisi protein whey harus lebih tinggi takarannya dibandingkan dengan jenis protein casein. Biasanya perbandingan antara protein whey dan protein casein yaitu sekitar 60:40. Rasio perbandingan ini hampir setara dengan kandungan protein yang terdapat pada ASI. Teruskan penggunaan susu tersebut hingga usia bayi satu tahun. Jika bayi anda tidak menyukainya, maka anda bisa menggantinya dengan merek lainnya. Anda juga sebaiknya segera mengganti susu formula tersebut jika bayi Anda mengalami masalah kesehatan seperti diare, bayi terlihat lemas, atau muntah. Segera konsultasikan ke dokter atau rumah sakit terdekat untuk penanganan lebih lanjut jika hal-hal tersebut terjadi pada bayi anda.

    Jenis Susu Formula Yang Sebaiknya Dihindari

    Di pasaran memang banyak terdapat berbagai produk susu formula yang terbuat dari bahan kedelai. sebenarnya produk susu formula yang berasal dari bahan dasar kedelai memang diperuntukkan khusus untuk bayi yang memiliki alergi terhadap susu sapi. Meski demikian, maka sebaiknya hindari susu formula yang berasal dari kedelai jika memang bayi Anda terlihat normal maupun alergi terhadap susu sapi, kecuali jika telah seizin dari dokter. Pada umumnya, bayi yang memiliki alergi terhadap susu sapi biasanya juga akan mengalami alergi pula terhadap jenis susu kedelai. Selain itu, para pakar kesehatan juga sebenarnya tidak merekomendasikan untuk memberikan produk susu formula dari keledai pada bayi yang usianya bawah 6 bulan.

    Jika bayi Anda alergi terhadap susu sapi, maka sebaiknya segera konsultasikan kepada dokter. Dokter akan merekomendasikan untuk memilih susu formula dengan kadar protein yang telah terhidrolisis secara sepenuhnya. Susu tersebut masih berbahan dasar dari susu sapi, namun kadar proteinnya telah terhidrolisis sehingga akan lebih mudah dicerna oleh bayi.

    Selain produk susu formula dari bahan kedelai, ada juga beberapa jenis susu formula yang harus anda hindari, yaitu seperti jenis susu sapi reguler, susu kambing, produk susu sereal, susu kental manis, susu evaporasi, dan juga susu almond.

    Tips dan Cara Mengenalkan Bayi Pada Susu Formula

    Beberapa bayi biasanya akan menolak pada saat akan diberi susu formula, karena bayi sudah terbiasa diberi susu ASI. Jika hal ini terjadi pada bayi anda, sebaiknya jangan memaksanya agar menghabiskan satu botol susu. Karena seberapa bagus dan mahalnya harga susu formula, tidak akan pernah dapat menandingi kualitas dan manfaat dari ASI. Namun jika memang tidak memungkinkan untuk memberi ASI secara eksklusif, maka pemberian susu formula juga dapat membantu untuk memenuhi kebutuhan asupan nutrisi pada bayi. Pilihlah produk susu formula yang cocok dan sesuai dengan bayi Anda. Pastikan juga produk yang Anda beli telah terdaftar di BPOM RI. Jika Anda masih merasa bingung untuk memilih produk susu formula yang cocok untuk bayi anda, maka sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dan mintalah saran dari dokter.

    Sekian dan semoga bermanfaat.
    Source
     
Loading...

Share This Page