Cerita Legenda 7 Manusia Harimau

Discussion in 'Infotainment' started by Getuk Lindri, May 10, 2015.

  1. Getuk Lindri

    Getuk Lindri Member

    Joined:
    Dec 6, 2014
    Messages:
    199
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    18
    tujuh Manusia Harimau adalah sinetron produksi SinemArt yang ditayangkan RCTI. Sinetron ini diangkat dari serial novel Tujuh Manusia Harimau karya Motinggo Boesje. Kepada tahun 1986, jilid kesatu dari novel tersebut telah diadaptasi men-jadi Film 7 Manusia Harimau. Sinetron ini ditayangkan RCTI tiap hari pukul 20: 15 - 22: 00 WAKTU INDONESIA BAGIAN BARAT (WIB).

    Sinopsis >> Gumara adalah satu orang guru yang minta menuju dinas untuk dipindahkan menuju satu buah desa di Bengkulu. Ketika di Kecamatan Kayu Lima, dia merasakan udara dan juga alam yang cocok dengan habitatnya. Menurut neneknya, tersebut adalah area lahir ayahnya yang bernama Peto Alam. Dikarenakan terancam, ibu be-serta neneknya membawanya lari dari Desa Kumayan yang adalah satu buah desa di Kecamatan Kayu Lima yang senantiasa diliputi kabut, kabut pegunungan yang sekaligus kabut misteri yang sulit diterima logika. Penduduk desa tetangga Kumayan memberi julukan yang amat menyeramkan bagi desa tersebut, yaitu "gudang ilmu hitam". Di situ bersemayam para manusia yang memiliki ilmu harimau yang sebenarnya untuk menjaga kebun kopi mereka yang luas dari gangguan pencuri yang takut kalau menatap harimau. Ayah dan juga ibunya adalah keturunan ketiga manusia harimau, dan juga dia adalah keturunan keempat. Dia menganggap tersebut hanyalah mitos belaka.

    Sesampai bus yang mengantarnya, lingkungan sekitar telah sepi. Di ketika tengah berjalan-jalan, dia ditemui Yunus yang mengendarai sepeda motor. Yunus adalah pesuruh sekolah tempatnya hendak bertugas, dan juga mengantarnya menuju rumah dinas. Belum lama sesampainya di rumah dinasnya, dia menanyakan rumah Lebai Karat ke-pada Yunus. Dari pesuruh sekolah tersebut, dia memperoleh informasi mengenai Desa Kumayan. Ketika itu, seseorang menguping dari balik jendela rumah.

    Tidak terlampau lama sesudah Yunus berangkat, mendadak dia mendengar suara harimau dan juga menatap seekor harimau yang gede menyelinap masuk menuju dalam semak-semak di samping rumah dinasnya. Peristiwa tersebut membuat-nya penasaran, diambilnya senter dan juga dia keluar rumah. Sejumlah cobaan dia temui dalam perjalanan, dari satu orang gadis yang meminta pertolongan, hingga pertemuannya dengan Humbalang yang jua ternyata keturunan manusia harimau. Ternyata Lebai Karat tidak menyenangi kehadiran dirinya, lebih-lagi sempat hendak menyerangnya. Untungnya anak gadis Lebai Karat yang bernama Karina langsung mengingatkan Lebai Karat. Gumara Peto Alam langsung pulang dengan perasaan kaget dan juga sedikit takut.

    Banyak hal hal baru yang Gumara temui di lingkungan barunya, mulai dari gangguan di rumahnya, lebih-lagi dia pun sempat harus masuk penjara sebab dituduh membunuh, kena teluh, hingga men-jadi kepedulian para keturunan manusia harimau lainnya seperti Lebai Karat, Putih Kelabu, Rajo Langit, dan juga Humbalang. Mereka mulai mencurigai bahwa memang Gumara adalah manusia harimau ketujuh yang selama ini mereka tunggu untuk menyempurnakan kelompok mereka. Gerak-gerik Gumara amat diperhatikan, sebab kalau dia menolak kelompok tersebut maka nyawanya dapat terancam. Tidak cuma tersebut, Gumara jua harus dihadapkan ke-pada dua gadis cuantik, Karina dan juga Pitaloka. Mereka keturunan manusia harimau, maka keduanya memiliki kesaktian dan juga pandai. Mereka ber-2 jua bersekolah di area Gumara mengajar.

    Gumara terlibat lebih dalam di lingkungan Kumayan. Awalnya dia cuma mau men-jadi guru yang mengajar ilmu fisika dan juga matematika beserta mengenal sejarah hidup silsilah keluarganya, tetapi ternyata kehadirannya di Desa Kumayan menimbulkan kemelut yang berkelanjutan.


    Latar Belakang Kisah Film tujuh Manusia Harimau

    Legenda 7 manusia harimau diambil dari satu buah novel Karya Motinggo Boesje, Lahir di Kupang Kota, Lampung 21 Bulan november 1937. Novel karangan Motinggo Boesje berlatar belakang satu buah budaya yang ada di satu buah Desa bernama Desa Kumayan Jati di wilayah pedalaman Sumatera Selatan.

    Kisah tersebut menceritakan mengenai tujuh manusia harimau yang ada di Desa Kumayan. Sepak terjang mereka membikin desa tersebut selaku desa yang ter di segani dan juga ditakuti seluruh manusia terutama orang-orang manusia baru yang hendak menetap didesa tersebut.

    Sebab bagi mereka yang hendak tinggal di Desa tersebut harus tunduk dengan segala aturan yang berlaku bersesuaian kehendak penguasa yang ada di situ yang tidak yg lain ialah orang-orang pandai yang dapat menjelma men-jadi manusia harimau. Kisah tersebut bermula semenjak kedatangan satu orang pemuda bernama ‘Gumara’ satu orang pemuda berprofesi selaku guru SMA yang di tugaskan di Desa tersebut.

    Gumara sendiri tidak yg lain adalah salah 1 dari 7 manusia harimau ataupun cikal bakal Manusia harimau Desa Kumayan. Cuma saja Gumara yang semenjak kecil tinggal di Jakarta bersama ibunya tidak menyadari kalau dirinya ialah bagian dari harimau yang ada di Desa tersebut.

    Sosok pemuda ganteng dan juga rendah hati tersebut tidak pernah menampakkan bahwa memang dirinya memiliki kelebihan dan juga dapat menjelma men-jadi harimau, sehingga dia senantiasa bersikap rendah hati dan juga ramh kepada siapapun. Dia jua senantiasa berusaha untuk menahan diri agar tidak marah yang dapat memicu dirinya berubah wujud men-jadi manusia harimau.
     
Loading...

Share This Page