Desa Wae Rebo, Desa Wisata Tertinggi di NTT

Discussion in 'Tourism' started by Elang24, Oct 11, 2016.

  1. Elang24

    Elang24 Member

    Joined:
    Nov 14, 2014
    Messages:
    25
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    8
    Desa Wae Rebo, Desa Wisata Tertinggi di NTT - Desa Wae Rebo merupakan salah satu dari sekian banyak desa wisata yang indah dan terletak di Nusa Tenggara Timur, tepatnya di barat daya Kota Ruteng, Kab Manggarai Barat.

    [​IMG]

    Siapa sangka ternyata di bagian timur Indonesia memiliki sebuah desa wisata yang menajubkan selain dari sisi pemandangan yang ditawarkan disini Desa Wae Rebo juga memiliki tinggi yang menjulang bak berada diatas awan, yaitu memiliki ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut. Letak geografis ini lah yang menjadikan Desa Wae Rebo sebagai desa wisata yang patut dikunjungi.

    Keadaan yang ada sekarang menyebabkan Desa Wae Rebo sulit untuk mendapatkan bahan pangan dan sandang, hal ini dikarenakan desa ini memiliki letak yang jauh dari bisingnya perkotaan sehingga untuk ongkos kirim menuju desa ini sangatlah mahal mengingat juga jalan yang ditempuh tidak memungkinkan.

    Menurut sebuah data pada tahun 2012 desa wisata ini memiliki sekitar kurang lebih 112 Kepala Keluarga jadi hanya sekitar 625 jiwa penduduk. Walaupun memiliki jumlah penduduk yang banyak di desa wisata ini hanya boleh memiliki 7 rumah adat yang disebut Mbaru Niang. Dan satu rumah Mbaru Niang ini hanya boleh dihuni oleh enam sampai delapan kepala keluarga saja.

    Aneh bukan? padahal di Desa Wae Rebo terdapat 112 kepala keluarga. Namun, apa boleh buat jika peraturan yang ditetapkan di desa tersebut seperti itu. Lantas bagaimana untuk kepala keluarga yang tidak dapat tinggal di Mbaru Niang tersebut? Bila terdapat pertanyaan seperti itu dibenak anda jawabannya adalah, penduduk yang tersisa tersebut di pindahkan ke desa lain yaitu Desa Kombo yang letaknya tidak cukup jauh dari Desa Wae Rebo tersebut, hanya berjarak sekitar 5 KM saja.

    Dengan keanehan yang dimiliki oleh desa tersebut justru menjadikan Desa Wae Rebo sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO. Warisan budaya tersebut diberikan untuk rumah adat Mbaru Niang yang sudah sangat mendunia pada sebelum tahun 2012 dan berada di Desa Wae Rebo.

    Pendapatan yang di dapat oleh penduduk adalah dari menjual souvenir yang khas dari desa tersebut kepada wisatawan yang datang. Selain itu, masyarakat setempat juga menjadikan kain cura dan kopi sebagai komoditi utama Desa Wae Rebo ini. Kopi disini sangat terkenal dengan rasanya yang sungguh nikmat, jadi jika anda berkunjung kesini jangan lupa untuk membeli kopi khas Desa Wae Rebo.

    [​IMG]

    Namun, sangat disayangkan dari beberapa sektor untuk menunjang kehidupan Desa Wae Rebo sangat minim terutama pada sektor pendidikan. Untuk belajar pun anak-anak desa ini harus merantau sejauh 5 KM menuju desa Kombo yang terdapat sekolahan, itupun hanya sekolah dasar swasta yang berdiri didesa tersebut. Lambat laun juga desa Kombo merupakan desa kembaran Wae Rebo, hal ini didasari oleh banyaknya masyarakat Desa Wae Rebo yang tinggal di desa tersebut.

    Masih sedikit wisatawan lokal yang berkunjung ke Desa Wae Rebo ini, selain karena belum mengerti letak pasti biaya perjalanan yang digunakan pun sangat mahal, dari sewa mobil ketika menuju jalan setapak, pemandu jalan, dan perlengkapan travelling lainnya. Walaupun masyarakat lokal Indonesia masih minim untuk kesini, wisatawan dari mancanegara lah yang lebih dominan untuk berkunjung ke Desa Wae Rebo ini. Tercatat data pada tahun 2011 desa wisata ini telah dikunjungi wisatawan internasional sejumlah 315 orang dan berasal dari 19 negara dunia.

    Tetapi, tidak menutup kemungkinan jika anda sebagai wisatawan lokal ingin berkunjung ke Desa Wae Rebo ini, ini lah beberapa hal yang harus disiapkan ketika ingin berkunjung disini.

    7 HAL YANG HARUS DI SIAPKAN KETIKA BERWISATA KE DESA WAE REBO

    Ransel yang tidak terlalu berat

    Jika anda traveller pasti tau kenapa alasannya admin wisata menganjurkan untuk menggunakan rensel yang tidak terlalu berat. Ya, dikarenakan membutuhkan tenaga ekstra untuk menempuh medan yang bisa dibilang cukup sulit ini. Waktu tempuh biasanya sekitar 4 jam perjalanan jika tidak beristirahat terlebih dahulu.

    Sepatu hiking
    Mengingat medan yang ditempuh tidak mudah, tidak disarankan untuk memakai sandal gunung apalagi jika saat musim hujan tiba. Jalan menuju Desa Wae Rebo becek dan keringnya pun agak susah mengingat medan yang ditempuh licin.

    Jaket dan Kaos Kaki untuk tidur
    Desa Wae Rebo memiliki letak geografis yang berada di dataran tinggi, sehingga hawa dingin akan menghampiri siapa pun yang berkunjung di desa wisata ini. Meskipun di desa wisata ini telah di sediakan alas tidur dan selimut tebal, namun hawa dingin disini akan membuat anda tidak bisa tidur.

    Membawa uang secukupnya
    Membawa uang secukupnya merupakan sebuah hal yang penting di karenakan pasti ketika ke Desa Wae Rebo akan mengeluarkan uang yang tidak sedikit dari membayar penginapan, sewa pemandu dan lain sebagainya.

    Buku bacaan yang cukup
    Ketika bosan diperjalanan biasanya seorang treveller membawa buku bacaan, namun jika anda berkunjung ke Desa Wae Rebo sebaiknya anda membawa buku bacaan yang lebih untuk memberikannya kepada anak-anak yang berada di desa wisata ini. Karena kemampuan anak-anak disini untuk membaca sangat terbatas, jadi sebaiknya anda membawa buku yang mengandung unsur ilmu pengetahuan untuk mereka.

    Baterai cadangan
    Sumber daya untuk menggunakan alat elektronik sangat dibutuhkan bila saat berpergian hal ini lah yang menyebabkan diwajibkan untuk membawa tambahan sumber tenaga baterai untuk alat elektronik tersebut. Walaupun di Desa Wae Rebo telah teraliri oleh listrik anda juga diwajibkan untuk membawa sumber tenaga tambahan, Karena listrik ditempat ini hanya menyala pada saat 6 sore hingga 10 malam saja.

    Persiapan fisik
    Persiapan fisik dibutuhkan untuk anda ketika mengunjungi Desa Wae Rebo ini. Pastikan keadaan tubuh fit serta penuh energi, dikarenakan jalan yang curam pasti akan menguras tenaga. Namun, tenang disini sudah terdapat 3 pos untuk beristirahat sejenak. Dan pastikan jangan sampai lupa untuk membawa kebutuhan air minum dan makanan pada saat perjalnan menuju desa wisata ini.

    Desa Wae Rebo, Desa Wisata Tertinggi di NTT
     
  2. NieeLz

    NieeLz Well-Known Member

    Joined:
    Aug 24, 2015
    Messages:
    1,774
    Likes Received:
    124
    Trophy Points:
    63
    Google+:
    mantap juga di NTT :D
     
Loading...

Share This Page