Doa kristen yang dijawab Tuhan

Discussion in 'General Lifestyle' started by Abu Ubaidillah, Sep 15, 2019.

  1. Abu Ubaidillah

    Abu Ubaidillah New Member

    Joined:
    Apr 14, 2019
    Messages:
    13
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1

    Pernahkah Saudara mengenal seseorang yang sungguh-sungguh mempercayai Tuhan? Ketika saya masih seorang atheis, Saya membawa seorang teman yang amat kerap berdoa. Setiap minggu dia pasti menceritakan kepada saya perihal pemeliharaan Tuhan yang dipercayainya. Dan tiap tiap minggu pula saya dapat lihat Tuhan lakukan sesuatu yang tidak biasa dalam menjawab doanya. Tahukah Saudara betapa sulitnya bagi seorang atheis lihat perihal ini dari minggu ke minggu? Setelah berturut-turut lihat perihal itu, kata "kebetulan" terdengar layaknya pendapat yang amat lemah.

    Lalu mengapa Tuhan menjawab doa teman saya itu? Alasan terbesar adalah bahwa ia punyai persekutuan bersama dengan Tuhan. Ia dambakan mengikut Tuhan. Ia termasuk sungguh-sungguh mendengarkan apa yang Tuhan katakan. Baginya, Tuhan punyai hak penuh untuk memimpin kehidupannya, dan dia membiarkan Tuhan melakukannya! Ketika dia berdoa untuk sesuatu, perihal ini merupakan bagian alami dari hubungannya bersama dengan Tuhan. Dia terasa nyaman membawa seluruh kebutuhannya, kegelisahannya, dan apa pun perihal yang tengah dialaminya kepada Tuhan. Lebih jauh lagi, ia begitu mempercayai apa yang dibacanya dari Alkitab, bahwa Tuhan dambakan supaya dia mempercayaiNya.

    Dia seringkali perlihatkan apa yang dikatakan Alkitab, "Dan inilah keberanian yakin kita kepada-Nya, yakni bahwa Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita berharap sesuatu kepada-Nya menurut kehendak-Nya."1 "Sebab mata Tuhan tertuju kepada orang-orang benar, dan telinga-Nya kepada permintaan mereka yang minta tolong."2

    Jika demikian, Mengapa Tuhan tidak Menjawab Doa Setiap Orang?
    Hal ini bisa saja disebabkan dikarenakan mereka tidak punyai sebuah interaksi bersama dengan Tuhan. Mereka bisa saja jelas bahwa Tuhan itu ada, apalagi bisa saja mereka menyembah Tuhan dari kala ke waktu. Tetapi mereka yang tidak dulu lihat doanya terjawab bisa saja tidak punyai interaksi denganNya. Lebih lanjut, Mereka belum dulu menerima pengampunan dari Tuhan atas dosa-dosa mereka. Jika demikianlah lalu apa yang kudu Saudara lakukan? Berikut penjelasannya. "Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar; namun yang merupakan pemisah antara anda dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membawa dampak Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, supaya Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu."3

    Itu perihal yang wajar jikalau kita terasa terpisah dari Tuhan. Ketika orang berharap sesuatu kepada Tuhan, apa yang biasa terjadi? Mereka memulai bersama dengan berkata,"Tuhan, saya sungguh butuh pertolonganMu dalam kasus ini..." Lalu sesudah itu tersedia jeda, diikuti bersama dengan sebuah pengakuan "Saya jelas bahwa saya tidak sempurna, sebetulnya saya tidak layak berharap padaMu.." Ada sebuah kesadaran atas dosa pribadi. Dan tiap tiap orang jelas bahwa bukan hanya mereka; namun Tuhan pun jelas perihal ini. Ada perasaan, "Siapa yang saya permainkan?" yang bisa saja tidak mereka ketahui adalah bahwa mereka dapat menerima pengampunan dari Tuhan atas seluruh dosa mereka. Mereka bisa saja tidak jelas bahwa mereka dapat punyai suatu interaksi bersama dengan Tuhan supaya Dia dapat mendengarkan mereka. Inilah dasar supaya Tuhan menjawab doa Saudara.

    Bagaimana Berdoa : Dasar
    Saudara kudu punyai interaksi bersama dengan Tuhan lebih-lebih dahulu. Bayangkanlah tersedia seorang pria bernama Mike yang memastikan untuk berharap presiden Universitas Princeton (yang tidak dulu dia kenal sebelumnya) untuk memberi tambahan kredit mobil untuknya. Kemungkinan untuk meraih persetujuan dapat amat kecil bagi Mike (dengan asumsi bahwa presiden Princeton berikut bukan orang idiot tentunya.) Akan tetapi, dalam kasus yang mirip jikalau anak presiden berikut sendiri yang mengajukan permintaan kredit mobil itu pasti tidak tersedia masalah. Faktor tersedia atau tidaknya hubunganlah yang jadi persoalannya.

    Bagi Tuhan, ketika seseorang amat sudah jadi anakNya, jadi punya Tuhan, Dia mengenal mereka satu persatu dan mendengarkan doa mereka. Yesus berkata, "Akulah gembala yang baik dan Aku mengenal domba-domba-Ku dan domba-domba-Ku mengenal Aku.. Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku, dan Aku memberi tambahan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak dapat binasa hingga selama-lamanya dan seorang pun tidak dapat merebut mereka dari tangan-Ku."4

    Ketika berdoa kepada Tuhan, apakah Saudara sudah yakin bahwa Saudara mengenalNya dan Dia mengenal Saudara? Apakah Saudara sudah punyai hubugan denganNya yang menanggung bahwa Tuhan dapat menjawab doa-doa Saudara? Atau Tuhan begitu jauh, hanya jadi sebuah rancangan dalam hidup Saudara? Jika Tuhan begitu jauh bagi Saudara, atau Anda tidak yakin bahwa Anda sudah mengenal Tuhan, berikut adalah arahan bagaimana memulai suatu interaksi denganNya sekarang termasuk : Memilki Hubungan bersama dengan Tuhan.

    Apakah Tuhan Pasti dapat Menjawab Doa Saudara?
    Bagi mereka yang sudah mengenal dan yakin kepadaNya, Yesus nampaknya agak sedikit teledor bersama dengan apa yang ditawarkanNya: "Jikalau anda tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang anda kehendaki, dan anda dapat menerimanya."5 "Tinggal" dalam Dia dan firmanNya tinggal dalam mereka artinya mereka menekuni kehidupan mereka bersama dengan kesadaran dapat Tuhan, yakin kepadaNya, mendengarkan perkataanNya. Dengan demikianlah mereka dapat berharap kepadaNya apa pun yang mereka inginkan. Syarat yang lain : "Dan inilah keberanian yakin kita kepada-Nya, yakni bahwa Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita berharap sesuatu kepada-Nya menurut kehendak-Nya." Dan jikalau kita tahu, bahwa Ia mengabulkan --apa saja yang kita minta--maka kita termasuk tahu, bahwa kita sudah meraih segala sesuatu yang sudah kita minta kepada-Nya."6 Tuhan menjawab doa kita yang cocok bersama dengan kehendakNya ( dan cocok bersama dengan hikmat, kasihNya kepada kita, kekudusanNya, dan lain-lain).

    Terkadang kita berpikiran kita jelas niat Tuhan, dikarenakan hal-hal khusus nampaknya masuk akal bagi kita! Lalu kita berpikiran bahwa hanya tersedia satu "jawaban" yang benar bagi doa kita yang spesifik, asumsi itu pasti saja bahwa "Hal yang kita minta PASTILAH niat Tuhan". Dan seringkali kita bersikeras. Kita hidup dalam kala dan ilmu yang terbatas. Kita hanya jelas sedikit Info perihal suatu kondisi dan implikasinya dimasa yang dapat datang. Sementara Tuhan punyai pengertian yang tidak terbatas. Apa yang dapat terjadi dalam hidup kita hanya Dia yang tahu. Dia punyai target lebih jauh kedepan dibanding yang dapat kita bayangkan. Dengan demikian, Tuhan tidak lakukan suatu perihal bersama dengan begitu simple hanya dikarenakan kita menentukan bahwa ini pasti niat Tuhan.

    Apa yang diperlukan? Apa yang cenderung Tuhan lakukan?
    Semua halaman ini dapat berisi perihal maksud Tuhan terhadap kita. Keseluruhan Alkitab adalah deskripsi perihal interaksi layaknya apa yang Tuhan dambakan kita alami bersama dengan Dia dan hidup layaknya apa yang Tuhan dambakan memberikan bagi kita. Berikut sebagian contohnya :

    "Sebab itu TUHAN menanti-nantikan saatnya hendak perlihatkan kasih-Nya kepada kamu; dikarenakan itu Ia bangkit hendak menyayangi kamu. Sebab TUHAN adalah Allah yang adil; berbahagialah seluruh orang yang menanti-nantikan Dia!"7 Tidakkah Anda lihat itu? Seperti seseorang yang bangkit dari kursinya dan singgah untuk menunjang Saudara, "Dia bangkit untuk perlihatkan belas kasihan kepada Saudara."Adapun Allah, jalan-Nya sempurna.......... Dia jadi perisai bagi seluruh orang yang berlindung pada-Nya."8 "TUHAN puas kepada orang-orang yang kuatir dapat Dia, kepada orang-orang yang berharap dapat kasih setia-Nya."9

    Bagaimanapun, kebesaran kasih Tuhan dan komitmenNya terhadap Saudara terlihat dari perkataan Yesus "Tidak tersedia kasih yang lebih besar dari terhadap kasih seorang yang memberi tambahan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya,"10 layaknya yang Yesus lakukan terhadap kita. Dan lagi, Jika Allah di pihak kita, siapakah yang dapat melawan kita? Ia, yang tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, namun yang menyerahkan-Nya bagi kita semua, bagaimanakah bisa saja Ia tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kita berbarengan bersama dengan Dia?"11

    Bagaimana bersama dengan Doa yang "Tidak Dijawab"?
    Manusia pasti saja dapat doa makan kristen mengalami sakit penyakit, kasus keuangan, dan kesulitan-kesulitan lain dalam hidupnya. Lalu?

    Tuhan mengajarkan kita untuk menyerahkan segala kekhawatiran kita kepadaNya dalam kondisi yang sukar sekalipun, "Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, dikarenakan Ia yang pelihara kamu."12 Keadaan bisa saja terasa tidak terkendali, namun sebetulnya tidak. Ketika dunia ini rasanya sudi runtuh, Tuhan dapat melindungi kita. Dalam kondisi layaknya inilah tiap tiap orang dapat amat bersyukur dikarenakan mereka mengenal Tuhan. "Tuhan itu dekat. "Janganlah hendaknya anda kuatir perihal apa pun juga, namun nyatakanlah dalam segala perihal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permintaan bersama dengan ucapan syukur. Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, dapat pelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus."13 Tuhan dapat saja memberi tambahan jalur keluar, menangani kasus yang tengah Saudara alami melebihi yang dapat Saudara bayangkan. Beberapa orang Kristen pasti tersedia yang mengalami perihal layaknya ini dalam hidup mereka. Tetapi jikalau kondisi tak kunjung membaik, Tuhan masih dapat memberi tambahan kita damai sejahteraNya ditengah-tengah kasus yang kita hadapi. Yesus berkata "Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak layaknya yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu."14

    Inilah intinya (ketika kondisi tidak kunjung membaik) bahwa Tuhan berharap kita untuk selalu yakin kepadaNya - "hidup dikarenakan percaya, bukan dikarenakan melihat" layaknya yang Alkitab katakan. Tetapi ini bukan iman membabi buta. Melainkan cocok bersama dengan tiap tiap sifat yang dimiliki Tuhan. Sebuah mobil yang terjadi diatas jembatan Golden Gate secara penuh ditopang oleh kuatnya jembatan tersebut. Tidak acuhkan apa yang tengah dirasakan dan dipikirkan oleh si pengemudi, apalagi apa yang tengah didiskusikannya bersama dengan penumpang dimobil tersebut. Apa yang membawa dampak mobil berikut jadi safe adalah kebolehan jembatan tersebut, supaya si pengemudi bersama dengan safe melalui jembatan.

    Begitu termasuk bersama dengan Tuhan kita, Ia berharap supaya kita mempercayai integritas, karakter, belas kasihan, kebenaranNya dalam hidup kita. Dia berkata, "Aku mengasihi engkau bersama dengan kasih yang kekal, dikarenakan itu Aku melanjutkan kasih setia-Ku kepadamu"15 "Percayalah kepada-Nya tiap tiap waktu, hai umat, curahkanlah mengisi hatimu di hadapan-Nya; Allah ialah daerah dukungan kita."16

    Ringkasnya...Bagaimana Berdoa
    Tuhan sudah tawarkan untuk memberi tambahan jawaban doa bagi anak-anakNya (mereka yang sudah menerimaNya dan mengikutiNya). Dia berharap kita untuk menyerahkan tiap tiap masalah, kekhawatiran kita kepadaNya dalam doa dan Dia dapat bertindak cocok bersama dengan kehendakNya. Ketika kita berada dalam kesulitan dan menyerahkan sepenuhnya kepadaNya maka kita dapat menerima damai sejahtera dariNya sama sekali kondisi tidak mendukung. Dasar dari pengharapan kita padaNya adalah iman atas sifat Tuhan itu sendiri. Semakin kita mengenalNya, semakin ringan kita mempercayaiNya.

    Untuk jelas lebih jauh kembali perihal sifat Tuhan, silahkan lihat di "Siapakah Tuhan itu?" atau artikel-artikel lainnya di alamat ini. Alasan dari tiap tiap doa-doa kita adalah sifat Tuhan. Doa yang lebih-lebih dahulu dijawab oleh Tuhan adalah doa yang di mulai bersama dengan sebuah interaksi denganNya.
     
Loading...

Share This Page