Fenomena Santa Claus Rally Pasar Modal

Discussion in 'General Business' started by KangAndre, Dec 22, 2017.

Tags:
  1. KangAndre

    KangAndre Member

    Joined:
    Jan 25, 2014
    Messages:
    10,020
    Likes Received:
    2,642
    Trophy Points:
    413
    Bulan Desember bagi kaum Nasrani merupakan bulan sukacita berkaitan dengan perayaan Natal dan identik dengan sosok Santa Claus yang suka memberi hadiah. Namun "Santa Claus Rally" tidak ada kaitan dengan perayaan Natal apalagi Santa Claus berada di Pasar modal.

    efek-saham.jpg

    Santa Calus rally merupakan istilah di pasar modal berkaitan dengan fenomena meningkatnya Indeks harga saham gabungan (IHSG) yang siap melaju kencang di bulan Desember, khususnya minggu terakhir. Santa Claus rally juga dikenal sebagai “December Effect”.

    Santa Claus rally merupakan suatu kenaikan dalam harga saham selama bulan Desember, yang pada umumnya terlihat di pekan terakhir perdagangan sebelum Tahun Baru dan biasanya berhubungan dengan antisipasi dari January effect, dimana investor menanamkan dana tambahan kedalam pasar modal.

    Selain itu, dapat terjadi akibat kombinasi antara para investor yang membeli saham-saham dan para fund manager yang membeli saham-saham beberapa hari sebelum tutup tahun untuk keperluan memoles portofolio agar tampak lebih meyakinkan. Biasanya trader membeli saham-saham atau masuk buy pada indeks saham futures menjelang Natal dan menjualnya pada periode ‘January effect’.

    Fenomena December effect ini memang terbukti terjadi sejak puluhan tahun yang lalu di dunia termasuk di Indonesia. Namun apabila kita me-review beberapa tahun ke belakang, fenomena ini kadang terjadi kadang juga tidak. Artinya Santa Claus rally tidak pasti terjadi setiap tahun dan juga tidak terjadi di setiap negara. Ada situasi dan kondisi yang menyebabkan fenomena tersebut tidak terjadi.

    Pada tahun 2008 yang lalu krisis Subprime Mortgage di AS berimbas pada tiadanya Santa Claus rally dan January effect tahun 2009, kemudian pada tahun 2010 lalu December dan January effect tidak terjadi akibat dari masalah penyelesaian krisis di Uni Eropa. Pada tahun 2012 January Effect cukup nampak pada 3 minggu pertama bulan Januari. Demikian pula tahun 2013, January Effect nampak dengan adanya rally saham-saham di sektor konstruksi dan property.

    Selain itu, salah satu alasan adalah sebagian besar investor saat ini menggunakan program-program tertentu sehingga tidak perlu melakukan penjualan atau pembelian saham di akhir tahun.

    Sejatinya dalam market share yang sangat dinamis segala kemungkinan bisa saja terjadi. Alangkah baiknya jika fenomena-fenomena seperti Santa Claus rally, January effect ini tidak dijadikan sebagai pedoman utama atas keputusan berinvestasi.
     
  2. WAP23

    WAP23 Member

    Joined:
    Aug 20, 2018
    Messages:
    210
    Likes Received:
    11
    Trophy Points:
    18
    Saya masih belom mengerti santa rally di pasar itu apa pengaruh nya
     
  3. KangAndre

    KangAndre Member

    Joined:
    Jan 25, 2014
    Messages:
    10,020
    Likes Received:
    2,642
    Trophy Points:
    413
    kalau pemain saham pasti tahu tentang santa rally atau december effect dengan indikator meningkatnya Indeks harga saham gabungan :D
    Tapi, menurut CNBC Indonesia, Santa Rally tidak terjadi tahun ini.
     
Loading...
Similar Threads - Fenomena Santa Claus
  1. lordard
    Replies:
    1
    Views:
    624
  2. RyanNDI
    Replies:
    0
    Views:
    497

Share This Page