Gejala Kanker Kelenjar Getah Bening Dengan Penyebab dan Jenisnya

Discussion in 'Health & Medical' started by Josua Rifandy Siahaan, Oct 13, 2019.

  1. Josua Rifandy Siahaan

    Josua Rifandy Siahaan New Member

    Joined:
    Jul 12, 2015
    Messages:
    19
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    6
    [​IMG]

    Jenis penyakit yang dapat menyerang hidup kita memang bermacam-macam. Namun terkadang dalam hidup, kita mengalami demam atau sakit ringan yang sering datang. Hal itu tanpa kita sadari juga gejala-gejala sakit yang begitu serius. Salah satunya adalah gejala kanker kelenjar getah bening. Jika terjadi, segera obati dengan pergi ke dokter dan cek kesehatan lebih lanjut sedini mungkin.

    Gejala Kanker Kelenjar Getah Bening

    Penyakit kanker ini disebabkan karena tubuh memiliki sistem limfatik. Sistem ini berperan sebagai daya tahan tubuh yang meliputi kelenjar getah bening, kelenjar timus, limpa, amandel, dan sumsum tulang. Kanker kelenjar getah bening juga sama dengan leukemia, namun yang membedakan kelenjar getah benung merupakan kanker yang pada sel darah putih dalam sistem getah bening. Sedangkan leokemia adalah sebuah sel yang membentuk darah putih pada sumsum tulang belakang.

    Setiap kanker memilki gejala yang hampir sama, namun gejala getah bening memiliki perbedaan secara umum. Adapun gejala yang muncul pada kelenjar getah bening. Adanya benjolan pada pada leher, ketiak, dan selangkangan. Tetapi benjolan ini tidak menimbulkan efek nyeri pada bagian pembesaran kelenjar getah bening. Gejala penyakit ini juga berpengaruh dengan penurunan berat badan, demam, lemas, nyeri perut, nyeri pada bagian tulang, gatal, batuk, sesak napas, dan disertai seringnya berkeringat pada malam hari.

    Gejala kanker kelenjar getah bening juga dipengaruhi stadium kanker yang meningkat. Hal ini menjadikan pada stadium awal kelenjar getah bening tidak menimbulkan gejala apapun. Biasanya kita dapat mengetahui lebih dini, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan lebih lanjut dengan cara pemeriksaan darah, foto rontgen, CT scan, MRI, atau biopsi kelenjar getah bening. Pemeriksaan biopsi dilakukan dengan menggunakan cara mengambil sebagian jaringan dari kelenjar getah bening untuk diperiksa menggunakan mikroskop. Sehingga mengetahui apakah kelenjar ini dapat membesar atau tidak.

    Tidak semua kelenjar getah bening adalah kanker. Biasanya pembesarannya juga disebabkan oleh hal lain, misalnya infeksi. Maka dari itu jika anda mengalami keluhan gejala segera melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Selain gejal yang ditimbulkan , kita juga harus mengetahui penyebab kanker kelenjar getah bening. Oleh karena itu, kita dapat melakukan pencegahan atau pengobatan sebelum terlambat.

    Penyebab Kanker Kelenjar Getah Bening

    Agar tau cara merawat tubuh agar tidak terkena Kanker Kelenjar Getah Bening, Anda harus mengetahui penyebabnya. Kelenjar getah bening dan juga dapat disebut dengan limfoma dalam bahasa medis, bertugas untuk menghasilkan sel imun yang berfungsi sebagai sistem perlawanan ketika zat membahayakan masuk ke dalam tubuh. Adapun hal yang dapat menyebabkan kelenjar getah bening biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus. Ada faktor yang paling sering menjadi penyebab gejala kanker kelenjar getah bening. Seperti halnya infeksi, seperti radang tenggorokan, infeksi telinga, infeksi kulit, HIV, campak, dan tuberkulosis. Perlu anda ketahui, penyakit autoimun, rheumatoid arthritis, dan lupus juga menjadi bagian faktor yang termasuk penyebab kelenjar getah bening. Penggunaan obat-obatan, seperti obat antikonvulsan dan vaksin tifus.

    Bagi anda yang mengalami atau mengidap penyakit ini, ada beberapa makanan yang harus dihindari agar tidak bertambah lebih lanjut. Adapun makanan yang harus anda hindari yaitu makanan yang diawetkan dan makanan yang mengandung bahan pengawet, jenis makanan yang mengandung karsinogen atau makanan yang menyebabkan penyakit kanker. Zat ini biasa terkandung pada makanan yang dibakar. Hindari makanan seafood yang memiliki kandungan lemak tinggi. Karena lemak tinggi pada seafood akan sangat mudah memicu kanker.

    Selain itu, hindari sayuran yang menghambat kerja obat seperti kangkung, sawi putih, dan toge sebab sayuran ini juga bisa memicu perkembangan kanker. Selain sayur, buah yang mengandung alkohol salah satunya anggur dapat berpengaruh dengan perkembangan penyakit ini. kelenjar getah bening tidak dapat dicegah sepenuhnya. Namun dapat diturunkan dengan menjalani hidup sehat seperti halnya berolahraga dengan teratur, banyak mengkonsumsi makanan serat, menjaga berat badan ideal, tidur yang cukup, tidak merokok, dan hindari alkohol. Kanker kelenjar getah bening dapat diobati dan dicegah. Akan tetapi tidak menjamin kesembuhan total. Perlu anda ketahui, penyebab kelenjar getah bening juga disebabkan oleh faktor ginetik atau keturunan. Hal ini dikarenakan kelenjar getah bening mempunyai dua jenis yaitu limfoma hodgkin dan limfoma non-hodgkin.

    Jenis-jenis Kanker Kelenjar Getah Bening

    Kanker ini ada dua jenis yaitu limfoma non-hodgkin dan limfoma hodgkin. Limfoma non-hodgkin terjadi ketika sel darah putih membelah secara tak terkendali, hal ini menjadikan jumblah sel melebihi normal. Sel yang abnormal dapat menyebar hampir ke seluruh bagian lain dari tubuh. Gejala kanker kelenjar getah bening jenis ini dapat menyebabakan banyak gejala antara lain Pembengkakan kelenjar getah bening tanpa rasa sakit di leher, ketiak atau pangkal paha. Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan, demam, berkeringat di malam hari, batuk, kesulitan bernapas atau nyeri dada, kelelahan, nyeri, dan bengkak atau rasa penuh di perut.

    Limfoma hodgkin disebabkan sel darah putih memiliki ukuran abnormal, bahkan ada yang berukuran besar yang disebut sel reed sternberg. jenis yang satu ini masih dapat untuk disembuhkan. Gejala awal dari limfoma hodgkin adalah pembengkakan kelenjar getah bening. Pembengkakan ini dapat menyebar ke kelenjar getah bening di dekatnya. Kemudian bisa menyebar ke paru-paru, hati, atau sumsum tulang. Dengan gejala yang ditimbulkan antara lain pembengkakan kelenjar getah bening di leher, ketiak, atau selangkangan, demam dan menggigil. Tidak hanya itu, gejalanya pun juga menyebabkan keluarnya keringat di malam hari, berat badan menurun, kehilangan selera makan, dan kulit gatal.

    Jika anda mengalami gejala kanker kelenjar getah bening, segera lakukan pemeriksaan ke dokter agar ditangani lebih lanjut.
     
Loading...

Share This Page