Gejala Penyakit Sinusitis Kronis

Discussion in 'Health & Medical' started by Achmad Try, Dec 11, 2017.

Tags:
  1. Achmad Try

    Achmad Try Active Member

    Joined:
    Mar 19, 2016
    Messages:
    769
    Likes Received:
    77
    Trophy Points:
    28
    Sinusitis adalah kondisi peradangan yang terjadi di sinus. Sinus sendiri adalah rongga udara di balik wajah. Sinusitis yang paling parah adalah sinusitis kronis yang dapat menjangkit lama sampai bertahun-tahun.

    Sinusitis kronis memiliki gejala yang diantaranya adalah :

    Nyeri Pada Wajah Dan Dahi

    Ketika seseorang terkena sinusitis, gejala utama yang paling dikenal adalah timbulnya rasa sakit di sekitar wajah kanan dimana sinus yang meradang seperti dahi, mata, bagian belakang hidung, sisi hidung, rahang atas, Gigi rahang atas, nyeri di belakang mata, di bagian atas kepala, atau sepanjang tengkuk leher.

    Ingusan

    Selain rasa sakit di sekitar wajah, penderita penyakit sinusitis juga akan mengeluarkan ingus di hidung dengan warna kehijauan atau kekuningan.

    Memiliki bau yang cukup tajam, tapi bisa juga mengalir ingius di tenggorokan sehingga bisa menimbulkan rasa tidak nyaman dan gatal.

    Kondisi ini disebut postnasal drip.

    Hidung tersumbat

    Pada saat bersamaan selain ingusan, hidung juga akan tersumbat. Timbul karena infeksi atau tulang akan menyebabkan pembengkakan sinus dan hidung bagian dalam.

    Hidung tersumbat bisa membuat Anda sulit bernapas dan mengurangi kemampuan hidung dalam mencium bebauan atau aroma.

    Sakit kepala

    Seseorang yang terkena sinusitis juga bisa merasakan sakit kepala, itu karena infeksi atau pembengkakan yang terjadi terus menerus di sinus bisa beresonansi di seluruh tengkorak.

    Rasa sakit yang akan timbul akan semakin parah di pagi hari mengingat cairan telah terakumulasi sepanjang malam. Tak hanya kepala, rasa sakit juga bisa muncul di tempat tak terduga seperti: telinga, gigi dan rahang dan pipi.

    Batuk

    Orang yang terkena sinusitis juga bisa mengalami batuk yang terus-menerus dan terkadang mengganggu orang tersebut.

    Batuk muncul sebagai akibat dari aliran lendir ke dalam tenggorokan yang menyebabkan iritasi. Batuk akan meningkat pada frekuensi di malam hari sehingga akan membuat pasien sulit tidur.

    Tidur dalam posisi setengah duduk dengan kepala tegak lurus bisa membantu mengurangi frekuensi dan intensitas batuk ini.

    Sakit tenggorokan

    Batuk yang terus terjadi terus menerus atau berkepanajngan, lama kelamaan akan terasa nyeri di tenggorokan karena adanya peradangan yang disebabkan oleh iritasi.

    Nah itulah beberapa gejala penyakit sinusitis kronis, segera temui dokter jika gejala yang Anda alami terutama jika kondisinya berlangsung selama berminggu-minggu atau bahkan terus kembali (kambuh).
     
Loading...

Share This Page