Inilah Ada 3 Efek Samping Setelah Operasi Hidrosefalus

Discussion in 'Health & Medical' started by aisusisursilah, Dec 11, 2018.

  1. aisusisursilah

    aisusisursilah Member

    Joined:
    May 23, 2018
    Messages:
    626
    Likes Received:
    7
    Trophy Points:
    18
    Penyakit hidrosefalus merupakan suatu kondisi dimana akan terjadi penumpukan cairan di dalam otak yang akan mengakibatkan tekanan pada otak. Secara normal, otak akan menghasilkan cairan yang disebut dengan serebrospinal atau cerebrospinal fluid (CSF). Penyakit hidrosefalus ini akan menyerang pada organ otak. Sehingga kondisi ini pada umumnya akan mengakibatkan bagian kepala akan terlihat lebih besar dan membengkak. Penyakit ini akan menyerang pada organ otak. Kondisi ini pada umumnya akan mengakibatkan kelainan atau gejala kelainan syaraf yang bersifat smentara ataupun menetap.

    Dibawah ini ada beberapa Efek Samping Setelah Operasi Hidrosefalus yang harus Anda ketahui yaitu :
    • Gegar Otak
    Salah satu efek samping yang sering terjadi pada penyakit hidrosefalus ini yaitu keusakan pada bagian otak hingga akan menyebabkan gegar otak. Oleh sebab itu perhatikan apakah setelah operasi akan terjadi gangguan seperti mual dan muntah-muntah. Karena itu dapat saja hal tersebit merupakan tanda awal terjadi gejala gegar otak ringan.
    • Gangguan Syaraf
    Selanjutnya dapat pula terjadi efek samping yang berupa gangguan syaraf seperti gangguan bebicara, gangguan penglihatan maupun gangguan motorik dan kognitif. Hal ini umum terjadi karena sangat sulit untuk mengembalikan fungsi otak seperti sedia kala pasca operasi otak akibat dari pembesaran kepala. Gangguan syaraf ini merupakan efek yang paling rentan terutama dapat mengakibatkan kesalahan prosedur maupun perubahan sistem otak akibat dari reaksi yang terjadi pasca operasi. Sehingga pada umumnya sangat perlu sekali untuk melakukan terapu lanjutan yaitu untuk mengembalikan fungsi syaraf otak ke kondisi yang normal.
    • Pendarahan
    Adapun efek samping setelah operasi hidrosefalus yang lain yaitu berupa pendarahan otak akibat dari kecelakan pada saat proses oeprasi yang disebabkan oleh faktor manusia. Misalnya akibat dari luka yang kurang presisid alam memasang alat maupun dalam mengembalikan robekan pad aotak. karena struktur dan posisi otak yang rentan, maka pada umumnya segala macam operasi yang berhubungan dengan otak dan kepala sangat rawan terhadap efek samping berupa pendarahan dalam. Lebih berbahayanya lagi jika terjadi pembekuan darah yang ada di otak. Karena itu dapat memperburuk bagi kondisi penderita dan dapat menagkibatkan kematian.
     
Loading...

Share This Page