Inilah Faktor Penyebab Penyakit Scabies

Discussion in 'Health & Medical' started by aisusisursilah, Aug 13, 2019.

  1. aisusisursilah

    aisusisursilah Member

    Joined:
    May 23, 2018
    Messages:
    611
    Likes Received:
    7
    Trophy Points:
    18
    Kulit manusia rentan mengalami berbagai masalah atau penyakit, salah satu yang paling sering ialah kudis atau dikenal juga penyakit Scabies. American Academy of Dermatology melaporkan jika ada jutaan orang yang terkena penyakit ini di seluruh dunia setiap tahunnya. Scabies atau kudis bisa menyerang semua orang dari berbagai usia, ras tingkat sosial dan situasi hidupnya. Bahkan orang yang sangat menjaga kebersihan-nya juga bisa terkena penyakit kulit satu ini.

    Penyakit satu ini ditandai dengan rasa gatal yang sangat luar biasa, terlebih di malam hari. Selain gatal penderita scabies ini akan mengalami ruam, bintik-bintik menyerupai jerawat. Tidak hanya itu ruam ini juga bisa muncul berupa lepuhan kecil dan bersisik. Scabies ini mudah menular melalui kontak langsung atau tidak langsung. Lantas apa sebenarnya penyebab penyakit scabies ini? Simak informasi berikut ini hingga tuntas untuk mengetahui jawabannya.

    Penyakit scabies atau kudis disebabkan oleh tungau yang berukuran sangat kecil, dan tidak terlihat oleh mata telanjang. Tungau tadi akan membuat lubang menyerupai terowongan pada kulit untuk dijadikan sarang. Penularan tungau Sarcoptes scabiei ini bisa terjadi melalui 2 cara yakni :
    • Kontak Langsung
    Hal ini bisa melalui pelukan atau hubungan badan, tidak hanya itu berjabat tangan juga bisa mempunyai potensi penularan scabies walau kecil.
    • Kontak Tidak Langsung
    Ini seperti berbagi tempat tidur atau penggunaan pakaian yang sama dengan orang yang menderita scabies atau kudis.

    Anda berisiko tinggi terkena scabies jika tinggal di asrama, aktif secara seksual, sedang dirawat di rumah sakit atau mempunyai sistem kekebalan tubuh atau imunitas yang lemah. Penyakit kulit ini tidak bisa dianggap sepele karena jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat bisa mengakibatkan komplikasi dari mulai : Infeksi bakteri hingga kudis berkrusta.

    Kondisi ini akan membuat kulit penderitanya menjadi keras, bersisik dan kudis akan menyebar ke bagian tubuh lainnya. Orang yang mempunyai sistem kekebalan tubuh yang lemah sangat rentan terkena komplikasi ini.

    Perlu Anda ketahui! Gejala bisa memburuk di awal pengobatan, hal ini tergolong wajar. Gejala akan mulai berkurang setelah satu minggu pengobatan, dan dapat sembuh sepenuhnya setelah 4 minggu pengobatan. Anda bisa mengurangi rasa gatal akibat scabies dengan cara berendam di air dingin atau menempelkan kain basah di area kulit yang bermasalah.
     
  2. Hari Agustomo Nugroho

    Hari Agustomo Nugroho Active Member

    Joined:
    Mar 13, 2015
    Messages:
    1,138
    Likes Received:
    75
    Trophy Points:
    48
    Google+:
    Mandi di air belerang, semua kumannya mati dan luka atau infeksi kudisnya cepat kering
     
Loading...

Share This Page