Inilah Perbandingan Pengobatan Alternatif dan Pengobatan Medis yang Perlu Anda Ketahui

Discussion in 'Health & Medical' started by Faniditya Ramadhan, Jan 19, 2020.

  1. Faniditya Ramadhan

    Faniditya Ramadhan New Member

    Joined:
    May 29, 2019
    Messages:
    94
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    6
    [​IMG]

    Kesehatan merupakan suatu anugerah termahal yang harus kita syukuri. Apalagi semakin hari, biaya pengobatan di rumah sakit semakin mahal. Akibat biaya pengobatan yang semakin mahal tersebut, banyak masyarakat yang lebih memiliki melakukan pengobatan alternatif.

    Pengobatan alternatif merupakan jenis pengobatan di luar tindakan medis modern. Biasanya pengobatan jenis ini berupa pengobatan tradisional yang tidak memiliki standar baku dan dilakukan berdasarkan praktif kepercayaan secara turun-menurun.

    Ada berbagai macam pengobatan jenis alternatif yang banyak dikenal masyarakat, mulai dari akupuntur, pijat, urut, hipnosis, pengobatan herbal, dan lain sebagainya. Hingga saat ini, pengobatan alternatif dan tindakan medis selalu menjadi perdebatan. Banyak orang bingung memilih jenis pengobatan mana yang terbaik. Maka dari itu, berikut ini perbandingannya.

    Pengobatan Alternatif Tidak Ditanggung Asuransi Kesehatan Seperti Pengobatan Medis

    Tidak semua orang memiliki uang dalam jumlah banyak untuk membayar biaya pengobatan ketika sakit, mengingat sakit cenderung datang secara tiba-tiba. Oleh sebab itu, asuransi kesehatan penting sekali untuk meringkan biaya pengobatan ketika sakit.

    Pengobatan alternatif bisa jadi lebih murah, namun pengobatan jenis ini tidak dapat ditanggung oleh asuransi kesehatan. Untuk itu kamu perlu mempertimbangkan penggunaan tindakan alternatif sebelum mencobanya yah!

    Pengobatan Alternatif Cenderung Lebih Murah Dari Pengobatan Medis

    Sebagian masyarakat Indonesia memilih pengobtan alternatif karena biayanya yang lebih murah. Jika dibandingkan dengan pengobatan medis, pengobatan alternatife cenderung ramah di kantong karena pengobatan jenis ini tidak membutuhkan teknologi yang canggih.

    Obat-obatan yang perlu dikonsumi oleh pasien alternatif biasanya memanfaatkan bahan-bahan alami. Tindakan yang dilakukanpun biasanya berupa pijatan, akupuntur, atau hal lain yang terkadang di luar nalar manusia.

    Meskipun pengobatan alternatif secara biaya lebih murah, pengeluaran yang dikeluarkan tidak dapat diperkirakan dengan mudah seperti pengobatan medis. Sebab, pengobatan jenis ini tidak memiliki standar yang ditetapkan secara umum layaknya pengobatan di rumah sakit.

    Efek Samping Pada Pengobatan Alternatif Lebih Sulit Diprediksi Dibandingkan Pengobatan Medis

    Dikutip dari kompas.com, dalam Journal of National Cancer Institute diungkapkan bahwa pengobatan alternatif dapat meningkatkan risiko kematian pada pasien kanker sebanyak 2,5 kali lipat. Risiko tersebut dapat meningkat lebih dari tindakan medis karena efek samping pengobatan jenis ini tidak terprediksi dengan jelas.

    Apabila pengobatan medis mengalami pembaharuan secara terus menerus dengan standar keilmuan yang sama, maka pengobatan dengan jenis alternatif tidak demikian. Pengobatan altenatif memiliki standar sesuai dengan daerah dan budaya yang dianut. Oleh sebab itu, tiap-tiap daerah mungkin memiliki jenis obat alternatif yang berbeda.

    Jika dibandingkan dengan pengobatan alternatif, pengobatan medis memiliki standar penanganan dan obat-obatan yang telah diuji selama bertahun-tahun. Sehingga, efek samping tindakan medis lebih mudah terdeteksi.

    Itulah beberapa perbandingan antara pengobatan alternatif dan tindakan medis yang dapat menjadi bahan pertimbangan Anda untuk memilih jenis pengobatan yang terbaik. Setelah mengetahui perbandingannya, sebaiknya Anda mempertimbangkan dengan matang terlebih dahulu dua jenis pengobatan tersebut mana yang terbaik untuk menyembuhkan penyakit Anda.
     
Loading...

Share This Page