Jika Miss V bau gak enak, bengkak dan gatal, coba deh bersihkan

Discussion in 'Health & Medical' started by enter1kali, Aug 9, 2018.

Tags:
  1. enter1kali

    enter1kali Member

    Joined:
    Apr 5, 2013
    Messages:
    404
    Likes Received:
    14
    Trophy Points:
    18
    Google+:
    Selamat siang sahabat bersosial dimanapun Anda berada

    duh... kok jadi resmi gini ya ... hahaha

    Sabahat yang perempuan atau istri dari sahabat yang laki-laki apa ada yang pernah mengalami keluhan pada miss v misal bau gak enak, gatal dan bengkak?

    Ini saya tadi pagi baca-baca info sekitar kesehatan miss V, dan ternyata banyak sekali faktor yang mempengaruhinya.

    Yuk kita simak bersama !!

    1. Gatal dapat disebabkan iritasi vagina akibat bahan-bahan kimia yang terdapat dalam kondom, krim, sabun, tisu, atau pembalut yang digunakan.

    2. Jamur yang tumbuh berlebihan pada vagina dan vulva. Infeksi ini lebih berisiko terjadi saat wanita sedang hamil, menggunakan antibiotik, aktif berhubungan seksual. Dan ketika sistem kekebalan tubuhnya sedang melemah. Selain gatal, jamur akan menyebabkan vagina mengeluarkan cairan putih dan kental.

    3. Keberadaan bakteri-bakteri sehat pada vagina adalah hal yang normal. Namun bakteri jahat dapat menyebabkan infeksi dan rasa gatal. Selain gatal, umumnya vaginosis bakteri diiringi gejala seperti rasa perih, serta keluarnya cairan dan bau tidak sedap dari vagina.

    Nah sahabat, dari 3 faktor penyebab adanya keluhan gatal, bau dan bengkak pada miss V itu sepertinya lebih tepatnya solusi yang mudah untuk diterapkan adalah "menjaga kebersihan area miss V dan miss V nya" supaya tetap sehat, tidak terlalu lembab, tidak terlalu kering atau tidak bau yang gak enak (tetap harum untu dicium).

    Yuk kita sarankan istri-istri untuk giat menjaga kebersihan badan khususnya area miss V. (Maaf pakai kata istri-istri sepertinya banyak istrinya ya haha...)

    Dan jangan biarkan istri-istri mengalami depresi dan stres yang berat, karena depresi dan stress tidak hanya berakibat pada kesehatan mental, ternyata stres dan depresi pada wanita juga diyakini memiliki hubungan yang erat dengan terjadinya keputihan tidak normal.

    Berbagai penelitian menyebutkan bahwa masalah psikis yang dialami wanita, seperti stres dan depresi, merupakan suatu kondisi yang dapat memicu terjadinya keputihan tidak normal. Penelitian tersebut menyatakan bahwa stres dan depresi dapat memicu terjadinya keputihan akibat infeksi jamur candida dan bacterial vaginosis.

    jadi tambah lagi nih, yuk bantu kurangi beban pikiran dan pekerjaan istri-istri supaya tidak terlalu banyak dan terhindar dari stress dan depresi :)

    Dan untuk para istri, selain menjaga kebersihan badan dan miss V, juga bisa mengkonsumsi obat atau produk herbal untuk keputihan yang gatal dan tidak normal.

    Udah ya... cukup segitu saja tulisannya :)

    Salam bersosial :)
     
Loading...

Share This Page