Kala Uang Panaik (Mahar) Jadi Penghalang Menuju Pernikahan

Discussion in 'General Lifestyle' started by zchellpy, Sep 17, 2016.

  1. zchellpy

    zchellpy New Member

    Joined:
    May 10, 2016
    Messages:
    19
    Likes Received:
    4
    Trophy Points:
    3
    Uang Panaik (Mahar) bagi suku bugis makassar sejatinya adalah syarat untuk mengikat tali silaturahmi antar dua pihak keluarga mempelai pria dan wanita.

    Namun terkadang uang panaik malah menjadi soal yang bisa saja menyebabkan kedua belah pihak keluarga justru akan saling membenci dan mencela tatkala uang panaik yang dipersyaratkan pihak wanita terlampau tinggi sehingga pihak pria merasa tak dapat menyanggupi perihal tsb.

    Bagi suku bugis makassar, gagalnya pasangan kekasih menuju pelaminan lantaran terkendala uang panaik bisa saja diartikan sebagai siri' (harga diri) sehingga tak jarang calon mempelai pria biasanya melakukan hal-hal nekat diluar nalar.

    Seperti pada berita dibawah ini: *akhirnya*

    Pemuda di Gowa Gantung Diri Gara-Gara Uang Panai tak Cukup

    ilustrasi-gantung-diri-01-681x359.jpg


    Makassar,
    Daeng Tutu (27) warga Bontonompo Selatan, Kabupaten Gowa, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri tepatnya di pohon lontar, Sabtu (17/9/2016). Ia gantung diri, diduga uang panai (Mahar) tidak cukup.

    Kasubbag Humas Polres Gowa Ipda Is Syamsah saat di konfirmasi melalui Whatsapp pribadinya mengungkapkan bahwa peristiwa bermula pada saat keluarga Muhlis Daeng Tutu meminang kekasihnya yang bernama Nurmawaddah (25). Namun, karena permintaan uang panai (Mahar) yang diminta keluarga Nurmawaddah terlalu mahal, maka keluarga Muhlis Daeng Tutu tidak sanggup menerima dan akhirnya pernikahan pun di batalkan.

    “Diduga korban gantung diri, gara-gara uang panai atau mahar tidak cukup,” kata Is Syamsah di di konfirmasi Gosulsel.com melalui Whatsapp pribadinya.

    Menurut Is Syamsah, Merasa kecewa dan malu pinangannya ditolak hanya karena uang Panai (Mahar) tidak cukup, Daeng Muhlis pun akhirnya pergi meninggalkan rumahnya pada hari Kamis (15/9/2016), sekitar pukul 21.00 wita, malam.

    “Dari hasil informasi yang kami dapatkan, korban meninggalkan rumahnya selama 2 hari,” jelas Syamsah.

    Berita selengkapnya: http://gosulsel.com/news/17/09/2016/pemuda-di-gowa-gantung-diri-gara-gara-uang-panai-tak-cukup/
     
  2. Unmetered

    Unmetered Member

    Joined:
    Nov 12, 2015
    Messages:
    485
    Likes Received:
    70
    Trophy Points:
    28
    Naudzu billahi min dzalik, semoga kita semua senantiasa tetap di jaga dan dilindungi oleh Allah dari ujian seperti itu, apalagi sampai gantung diri.
     
  3. pentingsekali

    pentingsekali New Member

    Joined:
    Aug 25, 2016
    Messages:
    24
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    3
    parah faktor kurang nya ilmu agama
     
  4. firda63

    firda63 Member

    Joined:
    Dec 19, 2015
    Messages:
    759
    Likes Received:
    23
    Trophy Points:
    18
    hih mengerikan banget
     
Loading...

Share This Page