Kelinci: Pengertian, Sejarah, Karakteristik, Pakan, Potensi, Jenis, Penyakit

Discussion in 'General Discussion' started by arnold20, Oct 11, 2019.

  1. arnold20

    arnold20 Member

    Joined:
    Jan 24, 2017
    Messages:
    77
    Likes Received:
    2
    Trophy Points:
    8
    [​IMG]

    Kelinci adalah hewan dari kelas mamalia karena memiliki kelenjar susu dan famili Leporidae atau telinga panjang. Terdapat tiga tipe kelinci yang sering dimanfaatkan oleh masyarakat yaitu penghasil daging (Potong), hias dan penghasil bulu. Hewan ini memiliki berat badan berkisar antara 1 sampai 7 kilogram tergantung varietasnya. Umumnya mamalia ini memiliki struktur badan sempurna dari anatomi dan juga histologinya.

    Hewan bertelinga panjang ini sudah dipelihara banyak orang dengan berbagai macam tujuan, ada yang memelihara kelinci sebagai hewan hias dan ada juga yang memelihara kelinci sebagai hewan ternak yang akan dijual nantinya. Hal ini karena budidaya kelinci sangat mudah dan tidak diperlukan perawatan khusus.

    Sejarah Kelinci
    Awalnya mamalia ini merupakan hewan liar yang hidup di Afrika hingga daratan Eropa. Ketika manusia melakukan perpindahan ke daerah benua baru, hewan ini ikut menyebar bersama manusia seperti di daerah Amerika, Australia, dan Asia.

    Di Indonesia sendiri kelinci pertama kali ditemukan di Jawa, karena menjadi hewan hias oleh orang orang belanda pada tahun 1835. Kemudian pada tahun 1912 hewan ini secara resmi masuk dalam ordo Lagomorpha. Berdasarkan jurnal yang saya baca ordo tersebut dibagi menjadi dua famili yaitu Ochtonidae (jenis pika yang bersiul) dan Leporidae (jenis kelinci dan terwelu).

    Karakteristik Kelinci

    Khsususnya untuk kelinci Indonesia atau lokal memiliki ciri khusus yang membedakan dirinya dengan varietas lainnya. Contohnya kelinci Jawa yang hidup di hutan hutan sekitar pulau Jawa Barat, ciri khasnya memiliki warna bulu kecoklatan perunggu kehitaman dengan ekor berwarna jingga dan ujung ekor hitam dengan berat badan mencapai 4 Kg.

    Kemudian untuk famili Sumatera, umumnya hidup disekitar hutan hutan serta penggunungan Sumatera. Ciri khasnya memiliki panjang badan mencapai 40 sentimeter, bulu berwarna kelabu cokelat kekuningan. Ada dua jenis bulu pada kelinci sumatera yaitu bulu pendek dan bulu panjang dengan warna kekuningan. Ketika musim dingin tiba, warna kekuningan tersebut akan berubah menjadi kelabu.

    Sumber SawonBudidaya
     
Loading...

Share This Page