Kesalahan Yang Sering Dilakukan Pengusaha UKM

Discussion in 'Usaha Kecil Menengah' started by Azkar25, Mar 25, 2021.

  1. Azkar25

    Azkar25 New Member

    Joined:
    Mar 14, 2021
    Messages:
    10
    Likes Received:
    4
    Trophy Points:
    3
    pojokinfo.id - Profesi pengusaha kini makin diidamkan kaum muda dibanding dulu yang cenderung memilih profesi sebagai PNS, polisi ataupun tentara. Sayangnya menjadi pengusaha itu ditengah perjalanan seringkali kehilangan fokus sehingga usahanya tidak kunjung membesar bahkan gulung tikar.

    Inilah kesalahan umum yang harus dihindari:

    1. Tidak mencatat penjualan harian
    Hasil penjualan barang, stok yang tersedia, barang yang kosong, dll semuanya tidak tercatat dan hanya mengandalkan ingatan. Ini nantinya bisa bermasalah dengan karyawannya sendiri dan bisa menimbulkan saling tuduh jika ada barang yang hilang.

    2. Uang di Laci adalah keuntungan
    Sang pemilik usaha begitu melihat uang di laci langsung mengambilnya dan digunakan untuk keperluan pribadi dan tidak menyadari bahwa uang tsb 90% adalah modal usaha. Inilah yang akhirnya suatu UKM tidak juga tumbuh membesar dan bertahun tahun seolah jalan di tempat.

    3. Tidak fokus membesarkan modal
    Seluruh penghasilan harian yang didapat dihabiskan untuk keperluan sehari hari terutama untuk keperluan konsumtif.

    Harusnya seorang pengusaha berfokus menyimpan keuntungan harian untuk membesarkan modal usaha (bukan didapat dari hutang yaa...).

    Dalam hal ini sebaiknya (jika mampu menahan nafsu) keuntungan diambil hanya 1 tahun sekali di akhir tahun. Secara bersamaan juga menetapkan modal untuk usaha tahun berikutnya.

    Ini jika dilakukan bertahun tahun insya allah modal semakin membesar tanpa hutang. Banyak kok pengusaha UKM yang besar dan kaya tanpa hutang bank.

    4. Tidak pernah melakukan meeting
    Meeting mingguan bersama karyawan itu penting untuk mengevaluasi kinerja mingguan sekaligus mengakrabkan sesama karyawan dan pimpinan.

    5. Tidak pernah mencatat database pelanggan
    Ini yang jangka panjangnya akan merugikan perusahaannya sendiri.

    6. Tidak pernah mentraining karyawan.
    Yang dimaksud training disini adalah melatih karyawan agar ramah kepada semua pelanggan tanpa memperhatikan penampilan pembeli yang datang.

    7. Tempat usaha kumuh dan minim penerangan
    Kesan yang dirasakan pengunjung (user experience) tidak hanya berlaku di dunia blogging, tetapi juga penjualan offline. Toko / tempat usaha yang tampak kumuh dan kurang penerangan tentu turut mempengaruhi kepuasan pelanggan.

    Disini kita bisa belajar melihat Indomaret / Alfamart yang memasang puluhan lampu neon dengan jarak berdekatan dan tidak memusingkan berapa tagihan listrik bulanannya.

    Demikian dan semoga bermanfaat...
     
    Last edited: Mar 25, 2021
  2. tarronfarvaris

    tarronfarvaris Member

    Joined:
    Apr 8, 2021
    Messages:
    54
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    8
    Nomor 1 yang paling banyak dilakukan oleh pelaku UMKM. Hanya mengandalkan ingatan saja. Itu yang salah. Semua hal kudu kita catat biar gak lupa dan salah.
     
  3. Siti Holipah

    Siti Holipah Member

    Joined:
    Nov 21, 2020
    Messages:
    63
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    8
    Iya betul kak tidak fokus membesarkan modal terlebih modal yang diperoleh dari pinjaman , untung yang belum seberapa sudah diambil untuk menutupi pinjaman . Sehingga modal semakin menipis bahkan di gunakan terlebih dahulu untuk membayar pinjaman alhasil usaha nya menjadi gulung tikar
     
  4. paxspot

    paxspot Member

    Joined:
    Apr 7, 2014
    Messages:
    309
    Likes Received:
    9
    Trophy Points:
    18
    Google+:
    iya bener banget banget, intinya manajemen keuangan harus rapi dan disiplin
     
Loading...

Share This Page