Keselamatan dan Kesehatan Kerja Tukang Las

Discussion in 'Health & Medical' started by KangAndre, Sep 10, 2017.

  1. KangAndre

    KangAndre Member

    Joined:
    Jan 25, 2014
    Messages:
    10,005
    Likes Received:
    2,634
    Trophy Points:
    413
    Bagi seorang welder (tukang las), keselamatan kesehatan kerja sangat diperlukan, oleh karena itu setiap welder harus memperhatikan tata cara yang benar dalam melakukan proses pengelasan, agar keselamatan kesehatan kerja dapat terwujud dilingkungan pekerjaan.

    k3-pengelasan.jpg

    Seorang welder harus memperhatikan keselamatan kesehatan kerja dengan baik dan benar agar saat melakukan proses pengelasan las listrik dapat berjalan dengan aman dan benar. Apabila dalam melakukan proses pengelasan las listrik seorang welder tidak memperhatikan keselamatan kesehatan kerja baik bagi dirinya sendiri, alat-alat serta mesin-mesin yang digunakan maupun bagi orang-orang disekelilingnya akan berdampak buruk bagi pekerjaan dalam proses produksinya, itulah yang menyebabkan begitu pentingnya keselamatan kesehatan kerja bagi seorang welder pada proses pengelasan las listrik.

    Bahaya pengelasan diantaranya adalah sebagai berikut:
    • Percikan bunga api yang dapat membahayakan welder maupun mesin las listrik yang dapat mengenai kulit, mata welder dan masuk kedalam perangkat-perangkat dalam mesin las listrik, yang semua itu akan mengganggu berjalannya proses produksi.
    • Asap las listrik dan debu beracun, dapat membahayakan welder dan orangorang disekelilingnya, asap tersebut dapat mengganggu proses pernafasan welder.
    • Efek radiasi sinar ultra violet dan ultra merah las listrik yang dapat membahayakan kesehatan mata dan organ dalam tubuh welder maupun orang-orang disekelilingnya.
    Pada proses pengelasan las listrik terdapat hal-hal yang perlu di perhatikan seorang welder dan semua pihak yang terkait didalamnya terutama dalam keselamatan kesehatan kerja pengelasan, hal-hal tersebut diantaranya:
    • Memakai apron yang berbahan dasar kulit hewan/kain yang tebal yang berlapis atau baju dan celana panjang yang berbahan dasar kain levis untuk melindingi tubuhnya dari percikan bunga api dan efek radiasi sinar ultra violet dan ultra merah yang dapat membahayakan keselamatan kesehatan kerjanya.
    • Menggunakan sarung tangan dan sarung lengan tangan, kedua alat ini berfungsi hampir sama dengan apron yaitu melindungi dari percikan bunga api dan efek radiasi sinar ultra violet dan ultra merah yang ditimbulkan oleh las listrik dan untuk memudahkan pemegangan elektroda.
    • Helm las listrik, helm ini dilingkapi dengan dua kaca hitam dan putih atau satu kaca hitam yang berfungsi untuk melindungi kulit muka dan mata dari efek radiasi sinar ultra violet dan ultra merah yang dapat merusak kulit maupun mata, dimana sinar yang ditimbulkan oleh las listrik tidak boleh dilihat langsung dengan mata telanjang sampai dengan jarak minimal 16 meter.
    • Memakai sepatu las, untuk melindungi kaki dari percikan bunga api, hal ini tidak terlalu penting apabila welder telah menggunakan celana panjang yang berbahan dasar kain tebal seperti kain levis serta memakai sepatu safety yang standart untuk pengelasan, tetapi tidak ada salahnya jika digunakan.
    • Respirator (alat bantu pernafasan), untuk menjaga pernafasan agar tetap stabil pada saat melakukan proses pengelasan las listrik dari asap las, dan untuk melindungi asap dan debu yang beracun masuk ke paru-paru, hal ini boleh tidak dilakukan apabila kamar las telah mempunyai sister pembuangan asap dan debu-debu beracun (blower) yang baik, tetapi tidak ada salahnya jika digunakan, karena pernafasan sangat penting dalam proses metabolisme manusia.
    • Hal yang perlu lainnya seperti “kamar las”, agar welder dapat bekerja tanpa gangguan apapun yang mengelilinginya dan dapat berkonsentreasi dengan maksimal, kamar las juga berfungsi agar orang-orang disekelilingnya tidak terganggu oleh yang diakibatkan oleh las listrik.
    --
     
  2. aanmilan

    aanmilan New Member

    Joined:
    Jul 2, 2017
    Messages:
    13
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Makasih infonya kang, izin share ya kang ...

    Sent from my POLYTRON__4G550 using Tapatalk
     
  3. rosyad

    rosyad Active Member

    Joined:
    Dec 30, 2016
    Messages:
    1,109
    Likes Received:
    84
    Trophy Points:
    48
    Saya dulu pernah ikut BLK ngelas, baru pertama kali ikut malah kena musibah(faktor kurang pengalaman).
     
  4. Garett

    Garett Super Level

    Joined:
    Apr 13, 2015
    Messages:
    1,089
    Likes Received:
    1,046
    Trophy Points:
    163
    Google+:
    Keselamatan kerja adalah standar. Saya yakin profesi apapun selain tukang las ada dan spesifik.

    Nice info btw.
     
  5. Om Toni

    Om Toni Member

    Joined:
    Feb 11, 2017
    Messages:
    270
    Likes Received:
    72
    Trophy Points:
    28
    Idealnya sih tukang las itu harus mengedepankan aspek keselamatan kerja. Tapi kebanyakan bengkel las di Indonesia, hal ini kurang mendapat perhatian (termasuk saya) :D
    Jujur saja, pakai perlengkapan pengelasan sesuai standard itu di badan rasanya kayak orang eskimo bermantel tebal lagi berjemur di padang pasir, "angak ho...!!"
     
  6. LASTU FLORA

    LASTU FLORA Super Level

    Joined:
    May 29, 2014
    Messages:
    2,089
    Likes Received:
    255
    Trophy Points:
    83
    Bahkan kalau di lihat seorang welder jarang pake masker padahal itu wajib digunakan
     
  7. ys. herbi

    ys. herbi Well-Known Member

    Joined:
    Mar 6, 2016
    Messages:
    1,251
    Likes Received:
    191
    Trophy Points:
    63
    Google+:
    widiiih... anget bianget nohh.... tapi mau gimana lagi....
    kali aja besok2 ada alat yang lebih canggih atau metode yang lebih baik... hmmm
     
  8. KangAndre

    KangAndre Member

    Joined:
    Jan 25, 2014
    Messages:
    10,005
    Likes Received:
    2,634
    Trophy Points:
    413
    Itulah hebatnya orang Indonesia... nekad dan apa kata nasib :D
     
  9. KangAndre

    KangAndre Member

    Joined:
    Jan 25, 2014
    Messages:
    10,005
    Likes Received:
    2,634
    Trophy Points:
    413
    semua profesi pasti ada SOP-nya, hanya saja terkadang diabaikan :(
     
  10. Om Toni

    Om Toni Member

    Joined:
    Feb 11, 2017
    Messages:
    270
    Likes Received:
    72
    Trophy Points:
    28
    Ya begitulah. Padahal di bengkel saya udah sedia perlengkapan safety lengkap. Sering pula saya ingatkan, terutama kalau pas pasang konstruksi di ketinggian tapi tak ada yg mau makai. Ya sudah, saya bilang kalo terjadi apa-apa resiko ditanggung sendiri. Tapi pas dulu kejadian ada yang kesetrum, tetep saja tak tega dan harus nanggung biaya rumah sakit
     
  11. Om Toni

    Om Toni Member

    Joined:
    Feb 11, 2017
    Messages:
    270
    Likes Received:
    72
    Trophy Points:
    28
    Panas banget, apalagi kalau sudah diikat tali pengaman gitu mau gerak agak ribet dan kerjaan jadi lebih lama. Itu yang bikin kebanyakan tukang las tidak suka memakainya. Waktu masih rajin terjun ngelas sendiri dulu bahkan tak pernah pakai kacamata. Hasilnya, sekarang mata jadi rada buram wkwkwk
     
  12. Ardi Tri

    Ardi Tri Member

    Joined:
    Aug 18, 2017
    Messages:
    88
    Likes Received:
    6
    Trophy Points:
    8
    Yaps, jarang banget liat tukang las sesuai SOP diatas *bingung*
     
  13. Mokimaru

    Mokimaru Member

    Joined:
    Nov 9, 2014
    Messages:
    511
    Likes Received:
    27
    Trophy Points:
    28
    Dulu pengen banget bisa ngelas, tapi matanya yang nggak kuat... silaunya itu lho. :D
     
  14. industridoni

    industridoni New Member

    Joined:
    Jul 28, 2020
    Messages:
    2
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    kalo ngelas buat pipa yang ada di offshore minyak itu gimana nih gan?
     
  15. framdani86

    framdani86 Member

    Joined:
    Apr 12, 2016
    Messages:
    42
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    8
    pengalaman dan jam terbang tinggi insyallah jauh dari terkena las. kecuali dia lalai.
     
Loading...

Share This Page