Ketahuilah Gejala Epiglotitis

Discussion in 'Health & Medical' started by aisusisursilah, Jun 2, 2020.

  1. aisusisursilah

    aisusisursilah Member

    Joined:
    May 23, 2018
    Messages:
    644
    Likes Received:
    7
    Trophy Points:
    18
    Epiglotitis adalah peradangan pada epiglotis, yaitu katup yang menutup saluran pernapasan ketika makan atau minum. Epiglotitis umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri atau cedera pada tenggorokan.

    Epiglotis merupakan katup berbentuk daun yang terletak di belakang lidah. Katup ini berfungsi menutup batang tenggorokan pada saat seseorang menelan, agar makanan atau cairan tidak masuk ke saluran pernapasan. Peradangan epiglotis bisa terjadi pada usia berapa pun. Namun, kondisi ini paling sering dialami oleh anak-anak berusia 2-5 tahun. Selain anak-anak, orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, misalnya penderita HIV/AIDS atau kanker, juga rentan terkena epiglotitis.

    Pada umumnya tanda dari epiglotitis ini pada setip individu tidak jauh akan berbeda, meskipun akan dipicu oleh penyebab yang sangat bervariasi. Namun, gejala yang akan muncul pada anak anak dan orang dewasa mungkin akan berbeda. Tingkat keparahan dalam penyakit ini yaitu pada anak-anak yang dapat berkembang dengan secara cepat, bahkan hanya dalam hitungan jam saja. Sementara itu, perkembangan gejala pada orang dewasa dapat berlangsung hingga beberapa hari saja.

    Berikut ini ada beberapa tanda-tanda dari penyakit epiglotitis pada anak diantaranya yaitu :
    • Akan mengalami demam yang tinggi
    • Gejala mereda pada saat tubuh condong ke depan atau duduk tegak
    • Akan mengalami sakit tenggorokan
    • Suara akan menjadi serak
    • Produksi air liur berlebihan
    • Akan sulit atau sakit pada saat menelan
    • Gelisah
    • Bernafas akan lewat mulut
    Berikut ini ada beberapa tanda-tanda dari penyakit epiglotitis pada orang dewasa diantaranya yaitu :
    • Akan mengalami demam
    • Bernafas akan menjadi sulit
    • Suara akan menjadi serak atau paru
    • Napas akan menjadi bunyi
    • Sakit tenggorokan yang parah
    • Tidak bisa menghela napas
     
Loading...

Share This Page