Ketika Anak Menanyakan Tentang Seks, Bagaimana Tangapan yang Tepat?

Discussion in 'Education' started by narsini793, Jan 30, 2018.

  1. narsini793

    narsini793 New Member

    Joined:
    Aug 8, 2017
    Messages:
    11
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    3
    [​IMG]

    "Saat yang tepat untuk mengajar" akan muncul sepanjang hidup anak Anda dan ‘menawarkan’ cara paling alami untuk membantu anak-anak Anda mulai mengembangkan kosa kata dan informasi.

    Misalnya, bayi dan balita pun penasaran dengan tubuh mereka, mintalah orang tua mereka untuk membantu mereka mengenal berbagai bagian tubuh (dan bukan hanya hidung mereka!). Saat Anda ditanya "apa itu," dengan tenang dan tidak memberi tahu mereka nama yang benar.

    Karena tentunya menjawab pertanyaan seputar reproduksi kepada anak tidaklah semudah menjawab pertanyaan tentang profil EXO boy band kece itu.

    Anak-anak yang punya saudara kandung lawan jenis mungkin memiliki banyak kesempatan untuk melakukan pengamatan bahwa anak laki-laki dan perempuan memiliki bagian yang berbeda. Dan saat orang dekat anda ada yang sedang mengandung, gunakan kesempatan itu untuk memberi tahu anak Anda bahwa dia memiliki bayi yang berkembang di dalam perutnya.

    Penting untuk tahu tentang perkembangan anak Anda pada tingkat perkembangannya. Cobalah menjawab pertanyaan spesifik mereka - Anda bisa sedikit merinci, tapi cobalah untuk mengingat informasi apa yang benar-benar siap mereka dengar.

    Jadi pertimbangkan jawaban anda agar dapat dicerna oleh anak anda yang tentunya berusia berbeda-beda jika satu seusia chelsea qeana ibelia pearce yang lain berbeda usia tentunya juga memerlukan cara & jawaban yang berbeda pula.

    Saya teringat pada ayah yang, ketika anaknya bertanya "Ayah, dari mana asalku?" Lalu ayah tersebut masuk ke detail yang membingungkan, panjang dan eksplisit tentang anatomi dan fisiologi reproduksi, yang ditanggapi anak itu, "Hmmmm - Timmy mengatakan bahwa dia berasal dari Pittsburgh." Penting untuk menjawab pertanyaan anak Anda dengan jujur, tapi waspadalah, jangan terlalu banyak!

    Cobalah untuk tidak cemas saat mengajukan pertanyaan, atau saat anak Anda melakukan pengamatan terhadap tubuh orang lain. Anda sebaiknya memberikan informasi dengan cara yang tenang, sehingga seiring berjalannya waktu anak Anda mempercayai Anda untuk menjadi seseorang yang dapat mereka dekati untuk tingkat informasi berikutnya.

    Jika sekolah anak Anda memiliki program seks, itu adalah saat yang tepat bagi Anda untuk ikut beberapa sesi untuk memastikan bahwa pertanyaan anak Anda telah dijawab. Carilah buku sesuai usia anak Anda yang bisa Anda berikan untuk ditinjau dan dikembangkan berdasarkan apa yang telah diajarkan.

    Bicara kepada mereka tentang mitos mengenai seks dan kontrol kelahiran: ya, kehamilan bisa terjadi setelah pengalaman seksual pertama; Tidak, berdiri untuk melakukan hubungan seks bukanlah bentuk kontrasepsi, dll.

    Anda bisa menjadi advokat, guru dan kepercayaan terbaik anak Anda. Memberikan informasi yang baik kepada anak Anda tentang seks, hubungan dan pengendalian kelahiran dan tetap bersikap netral secara emosional sehingga merasa nyaman untuk memberi saran dan bantuan kepada Anda, akan memberi anak Anda kesempatan terbaik untuk menjaga kesehatan fisik, emosional, dan seksual yang baik.
     
  2. dewisaridah

    dewisaridah Member

    Joined:
    Dec 4, 2017
    Messages:
    41
    Likes Received:
    3
    Trophy Points:
    8
  3. lasealwin

    lasealwin Well-Known Member

    Joined:
    Aug 1, 2015
    Messages:
    1,878
    Likes Received:
    174
    Trophy Points:
    63
    Bilang aja, ntar juga nanti tahu kalau sudah dewasa.
    Tahu sendiri - otomatis.
    Salam.
     
  4. Sugeng Ginanjar

    Sugeng Ginanjar Member

    Joined:
    Nov 18, 2016
    Messages:
    214
    Likes Received:
    10
    Trophy Points:
    18
  5. IndriMaya12

    IndriMaya12 Member

    Joined:
    Dec 19, 2017
    Messages:
    111
    Likes Received:
    6
    Trophy Points:
    18
    Kalau saya jujur tapi tetep nggak vulgar,
    Ya aku sih bilang, "Ayah sama ibu menikah terus menghabiskan waktu berdua di kamar sampai akhirnya Allah memberi kamu"
     
Loading...

Share This Page