Konsep Pemakaman Yang Ramah Lingkungan

Discussion in 'General Discussion' started by sinergi foundation, Apr 8, 2015.

  1. sinergi foundation

    sinergi foundation New Member

    Joined:
    Apr 1, 2015
    Messages:
    9
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    1
    Google+:
    [​IMG]

    Abu Bakar ra bertanya: “Hai Aisyah, dengan apa Nabi SAW dikafankan?” Aisyah ra menjawab: “Dengan tiga helai kain, Ayah”. “Siapkan aku satu pakaian saja. Lalu tambah yang sudah terpakai. Dan tambah lagi yang sudah terpakai”, kata Abu Bakar ra di akhir hayat.

    Aisya terperajat: “Kenapa harus yang bekas?” Abu Bakar ra jelaskan: “Kebutuhan orang hidup lebih diutamakan daripada yang mati”. Ini jawaban mumin. Paham apa yang dibawa menghadap Rabb-nya. Beda dengan muslim yg masih ada hasrat. Kain kafan pun yang terbaik.

    Intinya bicara kesederhanaan. Ke-1, kebutuhan mayit tak lagi sama. Saat hidup berpakaian sesuai keperluan. Beda tuntutan. Andai malam ada pakaian tidur, liang lahat pun punya pakaian khusus. Apa itu? Pakaian orang beriman itu taqwa. Akhlak yang baik.

    Akhlak yang baik pasti bisa bedakan tuntutan. Untuk liang lahat, akhlak baik hanya siapkan tanah utk mayit seukuran 1 x 2 meter. Ukuran itu bisa untuk satu keluarga. Tinggal disusun dari bawah ke atas. Seperti di pemakan Baqi di Madinah.

    Tanah kuburan itu tanah tak produktif. Tak akan berkembang. Saat hidup ada rumah tumbuh. Saat mati tak ada kuburan tumbuh. Maka bagaimana mungkin kuburan di kavling begitu luas. Hanya untuk satu jasad, butuh sekian ratus meter. Ini jelas mubadzir.

    Soal lain muncul. Ternyata tanah yang digunakan untuk kuburan tanah-tanah produktif. Sekian ratus hektar. Ini rugikan yang hidup. Karena di pelosok, tanah produktif itu bisa dibeli murah. Yang bagi orang pelosok, harga beli itu sudah berlebih-lebih.

    Tanah yang mustinya bisa jadi sumber kehidupan, dan hasilkan bermacam sayur dan buah, jadi mati cuma diisi jenazah. Lantas dengan promosi aduhai, tanah kuburan itu dijual dengan harga fantastik. Laku lagi. Manusia benar-benar jual mimpi.

    Soal lain kuburan mewah itu jadi peneguh status sosial. Mayit tak butuh itu semua. Ini cuma sudut pandang keluarga yang masih hidup. Di satu sisi, keluarga ingin beri yang terbaik bagi almarhum. Di sisi lain, itu kebutuhan pertahankan status di hadapan yang masih hidup.

    Islam tak benarkan dan tak bolehkan itu semua. Jangan-jangan ahli kubur malah disiksa karena kuburan mewahnya. Pesan Rasulullah SAW tegas. Tak boleh ada bangunan di atas kuburan. Jangan bersiasah. Tak ada bangunan tak apa. Tapi keluarga ikutkan dalam kompleks pemakaman ekslusif dan mewah.

    Ziarah kubur itu bukan ziarah kemewahan. Ziarah kuburan bukan ziarah prestisius. Ziarah kubur adalah ziarah salam. Ada adabnya, mengucap salam. Doa anak semoga jadi kebaikan ahli kubur.

    Siram pusara dengan air. Semoga jadi penyejuk alam kubur. Akar-akar dalam tanah bertasbih. Moga juga jadi peneduh alam barzah. Apalagi jika si mayit dikebumikan tetap dengan amal jariah. Maksudnya? Jasad yang dikebumikan tetap punya kontribusi untuk beramal.



    Untuk itu sejak Desember 2013, Sinergi Foundation (SF) Bandung membuat kompleks pemakaman Firdaus Memorial Park (FMP). FMP yang dibuka seluas 26 hektar ini terletak di tepi Tol Cipularang Km 106 Purbaleunyi. Desa Ciptagumati Cikalong Wetan Bandung Barat.

    Untuk siapa FMP ini? Bagi siapa saja. Dengan uang Rp 11 juta, kita memperoleh sesuatu yg belum ada di Indonesia. Apa saja?

    Tiap pemesan dapat 2 kavling dan 1 kavling utk dhuafa. Dari Rp 11 juta itu pun disisihkan untuk sedekah atau wakaf produktif. Pemesan bisa gunakan utk dirinya dan keluarganya. Tiap kavling bisa dihuni 3 jenazah. Maka satu keluarga bisa disemayamkan di FMP.

    Kavling untuk si miskin disiapkan seluas 5 ha dari 26 hektar. Ini semua hasil jariyah dari pemesan kavling di FMP. Sedekah atau wakaf produktif dari sisihan Rp 11 juta itu, digunakan usaha produktif. Termasuk bangun lumbung desa yang gencar dilakukan SF. Hasil usaha produktif itu, digunakan untuk operasional. Dari mengurus jenazah, kebumikan, hingga rawat FMP, semua butuh biaya.

    FMP memang terobosan baru. Yang wafat pun masih bisa memberi kontribusi bagi kehidupan orang lain.

    Anda minat?

    Oleh: Erie Sudewo

    ————————————–

    Artikel ini diadaptasi dari http://indonesiaberkarakter.org/firdaus-memorial-park/ Follow akun twitter @ErieSudewoID untuk kultwit terbaru.
     
    Last edited by a moderator: Apr 9, 2015
  2. ncang

    ncang Well-Known Member

    Joined:
    Feb 7, 2013
    Messages:
    4,364
    Likes Received:
    653
    Trophy Points:
    113
    Google+:
  3. KangAndre

    KangAndre Member

    Joined:
    Jan 25, 2014
    Messages:
    8,976
    Likes Received:
    2,251
    Trophy Points:
    113
    huahahaha benar ngakak saya :D:D:D
    Promosi makam di sini, mungkin yang tinggal di sekitar Bandung perlu tuh..
    Tenang, nyaman, sejuk... kalau nggak percaya silahkan bertanya yang tinggal disitu
     
  4. sinergi foundation

    sinergi foundation New Member

    Joined:
    Apr 1, 2015
    Messages:
    9
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    1
    Google+:
    kan off-topic om...
     
  5. KangAndre

    KangAndre Member

    Joined:
    Jan 25, 2014
    Messages:
    8,976
    Likes Received:
    2,251
    Trophy Points:
    113
    Kalau jualan pastinya dah dihapus.. :p
    Maksud saya, sekarang makam saja seperti properti yang harus dipromosikan.. :D
     
  6. sinergi foundation

    sinergi foundation New Member

    Joined:
    Apr 1, 2015
    Messages:
    9
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    1
    Google+:
    iya ini emang bukan jualan tapi wakaf om.sekarang kan sudah fakta dan fenomenanya seperti itu untuk memakamkan saja sulit dari segi lahan dan biaya. makanya kami berusaha menjadi solusi dari permasalahan itu. dan ini bukan bisnis makam. tapi konsepnya wakaf. jadi selain berwakaf kita bisa menolong kaum dhuafa yang untuk biaya makam saja mereka gakpunya
     
  7. ncang

    ncang Well-Known Member

    Joined:
    Feb 7, 2013
    Messages:
    4,364
    Likes Received:
    653
    Trophy Points:
    113
    Google+:
    Ngakak itu artinya senang kang :D
    ini kan model rumah masa depan *ketawa2*
    sebaiknya sih unsur promosinya dikurangi, bukan maksud menghentikan niat baik.
     
  8. KangAndre

    KangAndre Member

    Joined:
    Jan 25, 2014
    Messages:
    8,976
    Likes Received:
    2,251
    Trophy Points:
    113
    *ketawa4**ketawa4**ketawa4* bukan *senang* (Kamus Slang )
     
  9. ncang

    ncang Well-Known Member

    Joined:
    Feb 7, 2013
    Messages:
    4,364
    Likes Received:
    653
    Trophy Points:
    113
    Google+:
    ngakak di pemakaman gak etis, harusnya sedih / berduka :confused:
     
  10. KangAndre

    KangAndre Member

    Joined:
    Jan 25, 2014
    Messages:
    8,976
    Likes Received:
    2,251
    Trophy Points:
    113
    Untungnya di bersosial.com jadi bisa ngakak. Awalnya sih senyam-senyum baca tulisan di atas, trus ditambah
    jadinya *ketawa4*
     
  11. adheens

    adheens Active Member

    Joined:
    Feb 5, 2013
    Messages:
    323
    Likes Received:
    29
    Trophy Points:
    28
    Google+:
  12. KangAndre

    KangAndre Member

    Joined:
    Jan 25, 2014
    Messages:
    8,976
    Likes Received:
    2,251
    Trophy Points:
    113
    di kampung saja bukan kavlingan :D
     
  13. ayahnyanadia

    ayahnyanadia Well-Known Member

    Joined:
    Apr 4, 2013
    Messages:
    1,329
    Likes Received:
    143
    Trophy Points:
    63
    Google+:
    Hanya hanya orang indonesia yg lebay dalam urusan kuburan dan menguburkan.
     
  14. tonnymarezco

    tonnymarezco Member

    Joined:
    Aug 3, 2014
    Messages:
    155
    Likes Received:
    6
    Trophy Points:
    18
    Google+:
    Kedepannya jadi semkain sulit ya Kang ntar tanah wakaf uda gak ada lagi lama-lama rumah pribadi dibikinin makam :D
     
  15. Hari Agustomo Nugroho

    Hari Agustomo Nugroho Active Member

    Joined:
    Mar 13, 2015
    Messages:
    852
    Likes Received:
    32
    Trophy Points:
    28
    Google+:
    Pemakaman tertentu di Jakarta, harus sewa tanah perbulan, udah kaya orang ngontrak rumah saja*jail*, uniknya kalau dari pihak keluarga udah gak bisa bayar sewa tanah pemakaman, kuburannya akan dibongkar. Saya kaget waktu pertama kali tau,,,tanah makam koq dijadikan bisnis juga,,,*huh*
     
  16. sinergi foundation

    sinergi foundation New Member

    Joined:
    Apr 1, 2015
    Messages:
    9
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    1
    Google+:
    kalo di FMP ini tidak ada lagi penarikan biaya baik pajak tahunan maupun perawatan rutin. itu operasionalnya dari dana wakaf produktif
     
  17. Hari Agustomo Nugroho

    Hari Agustomo Nugroho Active Member

    Joined:
    Mar 13, 2015
    Messages:
    852
    Likes Received:
    32
    Trophy Points:
    28
    Google+:
    Wah mantap juga ya,,,*bagus*
     
Loading...

Share This Page