Kriteria Gorden Rumah Sakit Terbaik

Discussion in 'General Business' started by hasanjoe, Mar 14, 2020.

  1. hasanjoe

    hasanjoe New Member

    Joined:
    Feb 16, 2017
    Messages:
    39
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    6
    [​IMG]

    Rumah sakit adalah tempat sementara bagi seseorang yang sedang dirawat secara intensif. Pasien harus dipantau selama 24 jam untuk menghindari sesuatu yang tidak diinginkan. Selain pemantauan dari pihak rumah sakit, benda-benda yang terdapat di rumah sakit juga harus steril, salah satunya adalah gorden. Gorden biasanya dijadikan sebagai penutup jendela atau pembatas antar pasien dalam satu ruangan. Salah satu gorden rumah sakit terbaik yang sering digunakan lebar dan panjang.

    Gorden ini harus benar-benar steril agar tidak memperburuk keadaan. Berikut ini adalah beberapa kriteria dari gorden yang sebaiknya digunakan pada rumah sakit.

    Kriteria Gorden Rumah Sakit

    1. Menggunakan gorden antibakteri

    Selanjutnya, gorden rumah sakit yang ideal juga harus steril dan antibakteri. Ini dikarenakan gorden berkemungkinan akan disentuh oleh banyak orang dengan latar belakang kesehatan yang berbeda-beda. Jika gorden tidak antibakteri, maka hal ini akan berisiko bakteri yang terdapat pada gorden akan menyebabkan kondisi pasien yang dirawat semakin buruk.

    Mengenai gorden antibakteri, yang dimaksud di sini adalah gorden yang terbuat dari bahan kain antibakteri sehingga meminimalkan perkembangbiakan bakteri pada gorden tersebut. Gorden ini biasanya dipasang di ruang IGD, ICU, dan bangsal-bangsal yang memang membutuhkan ruangan yang benar-benar steril.

    2. Berwarna polos

    Kriteria pertama gorden yang baik untuk rumah sakit adalah gorden polos. Gorden polos yang dimaksud di sini adalah gorden yang tidak memiliki motif dan hanya memiliki warna polos. Akan tetapi, ada pula gorden yang mengombinasikan dua warna seperti hijau dan putih. Warna polos ini bertujuan agar mata yang memandang tidak terlalu lelah karena baik pasien maupun penunggu akan berada dalam ruangan dalam waktu yang lama.

    Selain motif polos, ada kasus lain yang memang disarankan untuk menggunakan gorden bermotif ceria atau gambar kartun, yakni untuk bangsal khusus anak-anak. Gorden yang polos akan membuat anak cepat bosan dan sedikit takut. Oleh karena itu, pada bangsal khusus anak-anak akan lebih baik menggunakan gorden yang berwarna dan bermotif kartun.

    3. Panjang yang hampir menyentuh lantai

    Gorden yang ideal untuk rumah sakit adalah memiliki panjang yang hampir menyentuh lantai. Hal ini bertujuan untuk menjaga privasi pasien. Jika gorden terlalu pendek maka akan ada ruang yang membuat privasi sedikit terusik. Oleh karena itulah, jarang ada rumah sakit yang menggunakan gorden dengan ukuran yang pendek.

    Perlu diingat bahwa gorden yang dimaksud di sini adalah dengan panjang hampir menyentuh lantai. Artinya gorden tidak menyentuh lantai. Gorden yang menyentuh lantai atau malah lebih panjang akan memungkinkan penyebaran bakteri jika lantai sedang kotor atau banyak kuman. Maka dari itu, batas panjang gorden adalah beberapa inci sebelum menyentuh lantai.

    Itulah ketiga kriteria yang harus dipenuhi dari gorden di rumah sakit. Dengan memperhatikan hal ini, rumah sakit dapat menjadi steril dan mampu menunjang proses penyembuhan pasien di dalamnya.
     
Loading...

Share This Page