Louis Vuitton Bikin Tas Bentuk Pesawat Seharga Rp 565 Juta

Discussion in 'General Discussion' started by bimo dimas, Apr 11, 2021.

  1. bimo dimas

    bimo dimas Member

    Joined:
    Oct 26, 2020
    Messages:
    184
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    18
    [​IMG]

    Merahputih.com - Salah satu brand ternama Louis Vuitton merilis koleksi teranyar tas 'nyentrik' berbentuk pesawat. Rumah mode mewah asal Perancis ini menampilkan koleksinya dalam acara Men's Paris Fashion Week Fall/Winter 2021, di tengah pandemi COVID-19.

    Virgil Abloh, direktur artistik koleksi pakaian pria Louis Vuitton adalah kreator pembuatan tas ini. Ia terinspirasi dari tema mengenai identitas dan perjalanan, desainer asal Amerika Serikat itu menguraikan konsepnya menjadi tas berbentuk pesawat terbang. Tak lepas dari warna khas dan merek, tas ini terbuat dari bahan kulit monogram LV berwarna coklat.

    Tas besar berbentuk pesawat, yang resmi disebut sebagai Airplane-Keepall ini dibandrol dengan harga USD39.000 atau sekitar Rp565 juta.

    Di Instagram, tas Louis Vuitton ini menuai berbagai reaksi dari netizen. Banyak di antaranya yang mempertanyakan fungsi tas itu. "Aku pasti akan kesulitan mencari kunci di tas ini" tulis salah seorang netizen di kolom komentar dalam unggahan LV yang menampilkan tas yang dipakai seorang model dengan setelan coklat dan mantel bulu.

    Komentar lainnya seperti "ini hanya buat orang yang bingung cara menghabiskan uang" dan "Berikutnya apa, tas kapal pesiar? atau kereta? sungguh konyol."

    Peragaan busana pria Louis Vuitton mengemasnya dalam bentuk film pendek yang disiarkan secara live streaming. Koleksi keenam Abloh untuk LV ini bertajuk Ebonics. Unsur budaya Afrika yang begitu kental terlihat dari koleksi barunya ini. Abloh yang berdarah Amerika-Afrika merayakan budaya asalnya dengan membuat beberapa koleksi. Kente, merupakan baju tradisional Afrika, menjadi salah satu inspirasi desainer sekaligus pendiri label Off-White itu.

    "Dulu saya sering melihat ayah memakai baju Kente, tanpa ada dalaman, ke acara keluarga seperti pernikahan, pemakaman dan wisuda. Saat dia pergi ke pernikahan bergaya Amerika, dia akan memakai setelan. Saya lalu menggabungkan keduanya sebagai sebuah selebrasi budaya Ghana saya," kata Virgil kepada Vogue.

    Di tangan Virgil, Kente hadir dengan motif monogram khas LV dalam semburat kombinasi warna mencolok. Saat dipresentasikan, Kente menjadi semacam outer yang bergaya urban membungkus setelan yang necis hingga jaket tampil bergaya kasual.

    Virgil juga mendapat inspirasi dari seorang arsitektur ikonis di Paris. Sehingga, lahirlah sebuah jaket yang dihiasi kumpulan bentuk bangunan bersejarah Prancis seperti Notre Dame dan Menara Eiffel

    Di luar itu, aksesori juga menjadi daya tarik tersendiri. Terdapat beberapa tas klasik Louis Vuitton yang lahir baru dengan sentuhan yang lebih playfull. Misal, tas seri 'Keepall' yang biasa dipakai untuk traveling atau nge-gym kini muncul dengan tulisan 'tourist' bergaya tiga dimensi. Warna oranye yang eye-catching ini mempertegas kesan jenakanya.

    Sumber: Link
     

Share This Page