Makan Sebelum Tidur, Apakah Aman atau Berbahaya?

Discussion in 'Health & Medical' started by Bayu Samudra, Jun 25, 2020.

  1. Bayu Samudra

    Bayu Samudra New Member

    Joined:
    Jun 18, 2020
    Messages:
    10
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Topik ini cukup menjadi perdebatan terutama saat Anda sedang melakukan diet menurunkan berat badan. Banyak pendapat yang menyatakan sebaiknya konsumsi makanan terakhir tidak melebihi jam lima atau jam enam sore.

    Beberapa orang mungkin terbiasa dengan pola makan seperti itu sebelumnya, di mana makan siang merupakan makan terakhir sebelum tidur. Hanya saja banyak juga orang-orang dengan pola makan yang teratur masih makan malam di jam 9 hingga jam 11 malam. Belum lagi, beberapa dari kita terbiasa dengan pola hidup begadang hingga tengah malam atau pagi. Tentunya bagi Anda yang sering begadang, tidak jarang akan merasa lapar di tengah malam karena masih terjaga.

    Sebelum kita bahas lebih lanjut kebiasaan makan sebelum tidur aman atau tidak, Anda wajib tahu seputar BMR. BMR atau Basal Metabolic Rate merupakan kebutuhan energi atau kalori minimal yang diperlukan tubuh kita agar fungsi tubuh paling mendasar dapat berjalan dengan normal.

    Dengan kata lain, BMR adalah kalori yang kita perlukan selama satu hari saat tubuh kita hanya diam bernapas tanpa melakukan aktivitas apapun. Penting agar digaris bawahi, BMR saat kita terjaga di siang hari akan sama dengan BMR saat kita tidur. Kebutuhan kalori total dalam satu hari bukan hanya BMR saja, melainkan akumulasi dari BMR dengan kalori yang diperlukan untuk menunjang aktivitas harian kita. Rata-rata orang dewasa di Indonesia membutuhkan 2150 kkal dalam satu hari.

    Apakah makan sebelum tidur dapat membuat berat badan naik? Beberapa orang dengan kebiasaan makan sebelum tidur tidak akan mengalami kenaikan berat badan. Sementara lainnya, dengan cepat berat badan akan naik. Yang menyebabkan kenaikan berat badan adalah, ketika kalori yang masuk di tubuh lebih besar dibandingkan dengan kebutuhan harian masing-masing orang.

    Tidak jarang penyebab kalori berlebih adalah karena mengonsumsi cemilan dalam bentuk keripik, biskuit, dan makanan manis sambil mengobrol atau menonton televisi sehingga porsinya tidak terkontrol. Beberapa orang akan merasa kadar gula darahnya lebih terkontrol di pagi hari jika sebelum tidur makan terlebih dahulu. Hanya saja, harus lebih diperhatikan lagi beberapa potensi risiko berikut jika Anda termasuk salah satu yang mempunyai kebiasaan makan sebelum tidur.

    Tips Konsumsi Makanan Sebelum Tidur.

    Jika masih sulit untuk membiasakan tidak makan sama sekali sebelum tidur, ada baiknya Anda hindari jenis makanan penutup atau dessert serta makan cepat saji atau junk food yang menyumbang kalori cukup besar. Hindari juga mengonsumsi makanan berat tepat sebelum tidur. Berikan jeda 2-3 jam setelah Anda makan berat sebelum tidur.

    Sebagai alternatif, Anda dapat memilih jenis makanan dengan kombinasi karbohidrat dan protein di dalamnya seperti cereal bar. Karbohidrat dan asam amino triptofan dari protein akan dikonversi menjadi neurotransmitter atau pengantar rangsang yang dapat membantu meningkatkan kualitas tidur.
     
  2. Remmy

    Remmy Member

    Joined:
    Dec 5, 2017
    Messages:
    509
    Likes Received:
    27
    Trophy Points:
    28
    kalo ane sih paling rebahan aja , ga sampe tidur , ga tau deh itu bahaya juga apa enggak
     
  3. HanyaSatu

    HanyaSatu Member

    Joined:
    Aug 28, 2017
    Messages:
    875
    Likes Received:
    56
    Trophy Points:
    28
    Google+:
    Kalau sy biasakan minum air agak panas setelah makan apalagi setelah makan malam..
     
  4. semutaspal

    semutaspal Member

    Joined:
    May 3, 2020
    Messages:
    99
    Likes Received:
    8
    Trophy Points:
    8
    Pertanyaan yang hampir setiap orang kurus yang ingin gemuk tanyakan... Hehehe...
     
Loading...

Share This Page