Market News - IMFutures

Discussion in 'General Business' started by IMFutures, Sep 16, 2013.

  1. IMFutures

    IMFutures Member

    Joined:
    Aug 28, 2013
    Messages:
    132
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    16
    17 Oktober 2013

    Senat Sepakat Masalah Batasan Hutang

    Senat di Amerika Serikat akhirnya mengambil langkah voting untuk mengakhiri shutdown di AS serta menaikkan batasan hutang. dengan suara menunjukkan 81 vs 18, Senat AS akan menyetujui anggaran pemerintah sampai 15 Januari serta menaikkan batasan hutang sampai 7 Februari, selain itu tercapai juga kesepakatan yang lain termasuk membiayai pembangunan Dam di Kentucky, serta membayar uang pension. Kesepakatan ini selanjutnya akan dibawa ke DPR untuk mendapatkan pengesahan dan presiden Obama akan segera menandatangani kesepakatan ini jika sudah disahkan oleh DPR. Sementara itu departemen keuangan AS mengatakan bahwa akan kehilangan kemampuan untuk meminjam jika kenaikkan batasan hutang tidak dinaikkan.

    Sumber : Marketwatch

    ***

    Bursa Saham di Jepang Menguat, Tercapai Sepakat Masalah Hutang di AS

    Bursa saham di Jepang pada awal perdagangan di hari kamis ini terpantau mengalami kenaikan, hal ini di bantu oleh melemahnya mata uang Yen terhadap US dollar setelah Washington mencapai kesepakatan untuk kembali membuka roda pemerintahan serta menaikkan batasan hutang.

    Indeks Nikkei pada awal sesi perdagangan tercatat mengalami kenaikkan sebesar 1.26% sementara indeks Topix mengalami kenaikkan sebesar 1.1%. Saham Fujitsu tercatat mengalami kenaikkan 3.88%. Saham Mazda Motor Corp mengalami kenaikkan 2.04%, selain itu kenaikkan juga dialami oleh saham Kansai Electric Power Co yang menguat 4.18% setelah perusahaan tersebut mengalami kenaikkan profit sebesar 31 billion yen.

    Sumber : Marketwatch
     
  2. IMFutures

    IMFutures Member

    Joined:
    Aug 28, 2013
    Messages:
    132
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    16
    21 Oktober 2013

    Ekspor Jepang Lebih Rendah Dari Perkiraan, Tantangan Buat Abe

    Ekspor Jepang tercatat mengalami pertumbuhan yang lamban dilihat dari pengiriman ke semua kawasan utama yang merosot. Hal ini memberikan tangan buat Perdana Menteri Abe dalam menopang perekonomian negara terbesar ketiga didunia tersebut.

    Pengiriman ke luar negeri tercatat mengalami kenaikkan sebesar 11.5% dibandingkan awal tahun, seperti yang dikatakan Menteri Keuangan Jepang pada hari ini di Tokyo, hasil ini lebih rendah dari revisi bulan Agustus yang sebesar 14.6% serta di bawah perkiraan analis yang sebesar 15.6%, sementara itu nilai impor naik sebesar 16.5% sehingga memberikan defisit sebesar 932.1 billion Yen.

    Abe memerlukan perekonomian untuk tumbuh tahun depan guna membantu sisi konsumsi setelah adanya kenaikkan pajak, sementara itu melemahnya Yen sebesar 12% terhadap US Dollar tahun ini membantu perusahaan seperti Toyota Motor dan Sony Corp, melemahnya mata uang Yen juga mampu menekan impor terutama untuk sektor energi.

    Yen terpantau melemah setelah data dirilis yaitu diperdagangkan di kisaran 97.96 terhadap US Dollar atau melemah 0.3%.

    Sumber : Bloomberg

    ***

    Bursa Saham Jepang Rally, Faktor Data Trade AS

    Bursa saham Jepang pada awal perdagangan di hari Senin , dimana dengan lebih rendahnya data perdagangan yang dirilis menekan nilai tukar mata uang Yen, ini mampu menopang dari sisi ekspor. Indeks Nikkei tercatat mengalami kenaikan sebesar 0.47% dan diperdagangkan di kisaran 14704.36 sementara Indeks Topix juga mengalami kenaikan sebesar 0.8%, kenaikan Indeks ini banyak terbantu oleh menguatnya bursa saham AS akhir minggu kemaren yang ditopang oleh data ekspor yang tumbuh lebih rendah dari perkiraan analis.

    US Dollar kembali menguat terhadap mata uang Yen sebesar 0.14% dan diperdagangkan di kisaran 98, hal ini membuat saham-saham sektor eksportir mengalami penguatan dimana saham Fujitsu menguat 2.2%, saham Alps Electric menguat 2.35% sementara saham Toyota Motor menguat 1%. Saham-saham sektor retail juga mengalami kenaikan seperti yang dialami oleh saham J. Front Retailing Co yang menguat 2.53%, Eleven Operator Seven & Holding menguat 0.14%.

    Sumber : Marketwatch
     
  3. IMFutures

    IMFutures Member

    Joined:
    Aug 28, 2013
    Messages:
    132
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    16
    25 Oktober 2013

    Bursa Saham Jepang Jatuh Oleh Menguatnya Yen

    Dengan menguatnya pergerakan nilai tukar mata uang Yen terhadap US Dollar serta adanya perhatian pelaku pasar terhadap jadwal dirilisnya laporan keuangan untuk kuartal ini membuat bursa saham di Tokyo, Jepang, terpantau mengalami penurunan di awal perdagangan hari Jumat ini.

    Indeks Nikkei tercatat mengalami penurunan sebesar 0.9% dan diperdagangkan di kisaran 14358 sementara untuk indeks Topix tercatat mengalami penurunan sebesar 0.8%. Nilai tukar US Dollar terhadap Yen sekarang di kisaran 97.36. Menguatnya mata uang Yen ini membuat saham saham sektor eksportir tertekan seperti saham Sharp Corp yang turun 1%, lalu saham pioneerCorp yang turun 1.6%, serta saham Bridgestone yang mengalami penurunan 1.2%. Sementara itu adanya penurunan outlook untuk Canon.Inc membuat saham perusahaan tersebut mengalami penurunan sebesar 1%, sementara rivalnya Nikon Corp mengalami penurunan sebesar 1.8%. Sementara itu para pelaku pasar relatif tidak begitu bereaksi setelah data Consumer Inflation dirilis setelah hasilnya sesuai dengan perkiraan banyak pengamat.

    Sumber : Marketwatch

    ***

    US Dollar Mendekati Level Terendah Dalam 2 Tahun Terhadap Euro

    US Dollar terpantau diperdagangkan melemah dan berada di kisaran terendahnya dalam 2 tahun terhadap mata uang Euro seiring dengan adanya kekuatiran mengenai pertumbuhan ekonomi AS yang terkena dampaknya dari shutdown di amerika kemaren yang menambah keyakinan bahwa The Fed akan menunda untuk menurunkan paket stimulusnya.

    US Dollar mengarah ke pelemahannya dalam 3 minggu terakhir terhadap mata uang Eropa serta mata uang yen sebelum dirilisnya data US Consumer Confidence yang diperkirakan akan mengalami penurunan ke level terendahnya sejak bulan Januari dan juga pelaku pasar masih menunggu hasil meeting FOMC yang akan dimulai tanggal 29 Oktober nanti. Sementara itu Euro terpantau cenderung mengalami penguatan terhadap major currency minggu ini sebelum dirilisnya data business sentiment di Jerman yang merupakan negara dengan perekonomian terbesar di kawasan Eropa yang diperkirakan akan naik ke level tertinggi dalam 18 bulan terakhir.

    Pada awal sesi perdagangandi hari Jumat ini, US Dollar diperdagangkan di kisaran $1.3797 terhadap Euro setelah sempat menyentuh di level $1.3825 yang merupakan level terlemahnya US Dollar sejak bulan November 2011, untuk minggu ini US Dollar tercatat sudah melemah sebesar 0.8% terhadap Euro serta 0.4% terhadap mata uang Yen.

    Sumber : Bloomberg
     
  4. IMFutures

    IMFutures Member

    Joined:
    Aug 28, 2013
    Messages:
    132
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    16
    28 Oktober 2013

    Yen Melemah Terhadap Euro Setelah BoJ Mengulangi Kebijakan Moneternya

    Pergerakan mata uang Yen terpantau mengalami pelemahan dalam tiga minggu terakhir terhadap Euro setelah Deputi Gubernur Kikuo Iwata kembali mengulangi bahwa Bank Sentral Jepang atau BoJ tetap berkomitmen untuk mempertahankan kebijakan lunaknya di sektor moneter.

    Euro tercatat diperdagangkan di kisaran terkuatnya dalam dua tahun terhadap US Dollar sebelum the Fed memulai pertemuan selama dua hari yang dimulai besok, dimana para analis memperkirakan bahwa pembuat kebijakan the Fed masih akan menunda proses tapering atau pengurangan stimulus. Mata uang tunggal eropa Euro juga terpantau mendekati level tertingginya dalam 2 bulan terhadap Poundsterling. Mata uang Yen melemah terhadap semua major currency setelah BoJ dalam pertemuannya diperkirakan akan melanjutkan program pembelian obligasi pemerintah senilai lebih dari 7 trilyun Yen tiap bulan untuk mengatasi deflasi.

    “BoJ, The Fed dan BoE saat ini masih aktif mencetak uang, sementara Bank Sentral Eropa sudah menghentikannya.” demikian seperti yang disampaikan Derek Mumford, Direktur Rochford Capital di Sydney pada hari ini.

    Sumber : Bloomberg

    ***

    Bursa Saham Jepang Rebound Setelah Melemah Akhir Minggu Kemaren

    Bursa saham Jepang terpantau dibuka menguat tajam pada hari Senin ini, dimana indeks Nikkei tercatat mengalami kenaikan sebesar 1.1% dan diperdagangkan di kisaran 14242 setelah sempat melemah sebesar 2.8% pada hari Jumat minggu lalu. Menguatnya bursa saham Jepang ini dipengaruhi oleh kenaikan yang dialami oleh bursa saham AS serta laporan keuangan yang hasilnya mampu mengangkat pasar.

    Indeks Topix juga terpantau mengalami kenaikan sebesar 0.8% di awal sesi minggu ini. Beberapa saham utama yang mengalami kenaikan antara lain saham Hitachi, Ltd yang mengalami kenaikan sebesar 2.92%, saham Mitsubishi Motor yang menguat 4.1% serta saham KDDI yang mengalami kenaikkan 2.6% setelah harian Nikkei memberitakan bahwa Telecom dalam laporan keuangannya akan mengalami kenaikan keuntungan sebesar 50%. Saham Sony juga tercatat mengalami kenaikan sebesar 2% setelah Credit Suisse menaikan peringkatnya menjadi memuaskan.

    Sumber : Marketwatch
     
  5. IMFutures

    IMFutures Member

    Joined:
    Aug 28, 2013
    Messages:
    132
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    16
    29 Oktober 2013

    Dollar Dekati Level Terendah Bulanan Jelang Pertemuan Fed

    Dollar mendekati level terendah bulanan terhadap hampir semua mata uang utama dunia menjelang data AS yang memperlihatkan bahwa tingkat kepercayaan konsumen jatuh ke level terendah di dalam lima bulan. Data retail salses juga tidak bergerak menjelang pertemuan Fed yang akan dimulai hari ini.

    Dollar diperdagangkan di dekat level terendah di dalam dua tahun terhadap euro. Ada data hari ini yang mungkin akan memperlihatkan meningkatnya sentimen konsumen di Prancis, yang merupakan negara dengan kekuatan ekonomi terbesar ke dua di Eropa. Indeks dollar Bloomberg mengalami kejatuhan di tengah pertaruhan bahwa shutdown parsial akan dijadikan alas an oleh Fed untuk menunda pemangkasan stimulus.

    ***

    Saham-Saham Asia Melemah Jelang Pertemuan Fed

    Saham-saham Asia jatuh pada awal perdagangan di hari Selasa dipimpin oleh melemahnya saham-saham Jepang, seiring kewaspadaan pasar menjelang pertemuan kebijakan moneter Federal Reserve.

    Yen menguat sedikit sejauh 0,01% pagi ini, sementara dollar diperdagangkan di kisaran 97.51 setelah sempat mencapai level 97.67 pada akhir perdagangan hari Senin di New York.

    Nikkei melemah 1% melanjutkan volatilitas yang terjadi pada indeks tersebut, yang telah mengalami kenaikan dan penurunan yang ekstrim mengiringi pergerakan yang sempit yang terjadi pada yen. Pada hari Senin, Nikkei menguat 2,2%, mengalami rebound setelah sempat jatuh di hari Jumat.

    Saham pemasok Jepang untuk Apple juga jatuh setelah raksasa teknologi AS tersebut melaporkan bahwa mereka tidak berhasil mencapai target penjualan iPhone kuartal yang berakhir di bulan September. Taiyo Yuden jatuh 2,5% dan Murata Manufacturing juga melemah 0,6%.

    Dollar terpantau bergerak di kisaran 1.3783 terhadap euro pada pukul 10.01 waktu Tokyo.
     
  6. IMFutures

    IMFutures Member

    Joined:
    Aug 28, 2013
    Messages:
    132
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    16
    30 Oktober 2013

    US Dollar Menguat Terhadap Yen Sebelum Keputusan The Fed

    US Dollar masih bertahan terhadap Yen sebelum the Fed memutuskan kebijakan moneternya hari ini, meski spekulasi yang berkembang tidak akan ada pengumuman baru atau perubahan terhadap kebijakan moneter AS.

    Indeks US Dollar kembali menguat setelah mengalami rally terbesar dalam delapan minggu sebelum pengumuman The Fed. Sementara itu Bank of Japan juga akan mengadakan pertemuan besok.

    Euro disupport oleh akan dirilisnya data tingkat konsumen di kawasan Eropa lebih optimis dalam dua tahun. Indeks volatilitas pergerakan mata uang ini mengalami kenaikan dari level terendahnya sejak bulan Desember lalu.

    US Dollar tercatat diperdagangkan di kisaran 98.15 atau menguat sebesar 0.5% dari perdagangan sesi sebelumnya.

    Sumber : Bloomberg

    ***

    Bursa Saham Jepang Naik, Saham Softbank Menguat

    Bursa Jepang dilaporkan menguat pada pembukaan di hari Rabu, hal ini dipengaruhi oleh melemahnya mata uang Yen terhadap US Dollar seiring dengan menguatnya bursa saham Wall Street.

    Indeks Nikkei tercatat mengalami kenaikan sebesar 0.9% dan diperdagangkan di kisaran 14495. Sementara indeks Topix juga mengalami 0.8%. Saham Mitsubishi Motor Corp mengalami kenaikan 2.81% yang merupakan performa terbaik di lantai bursa, sementara saham Honda Motor Co mengalami kenaikan 0.8% menunggu laporan keuangan perusahaan tersebut.

    Sementara itu saham Softbank Corp mengalami kenaikan sebesar 2.6% setelah perusahaan tersebut mengalami kenaikan keuntungan menyentuh rekor menurut harian Nikkei .

    Sumber : Marketwatch
     
  7. IMFutures

    IMFutures Member

    Joined:
    Aug 28, 2013
    Messages:
    132
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    16
    6 November 2013

    Euro Melemah Sebelum Data Retail Sales Dirilis, Serta Meeting ECB

    Euro kembali melemah setelah turun selama enam hari dalam tujuh hari terakhir sebelum data yang dirilis yang diperkirakan data consumer spending akan mengalami penurunan di kawasan Eropa, hal ini memicu adanya kemungkinan Bank Sentral Eropa akan mengeluarkan paket stimulus pada pertemuannya besok.

    Mata uang tunggal Eropa ini saat ini mengalami pelemahan sebesar 1.4% terhadap sembilan mata uang utama dalam satu minggu terakhir, dengan data hari ini yang diperkirakan sektor jasa dan manufaktur akan mengalami perlambatan.

    “Euro akan kembali mengalami tekanan oleh adanya spekulasi ECB akan menurunkan tingkat suku bunganya,” kata Kazuo Shirai, trader dari Union Bank Na di Los Angeles.

    Sumber : Bloomberg

    ***

    Bursa Jepang Di Buka Melemah, Saham Retail Melemah

    Bursa saham Jepang terpantau melemah di awal perdagangan di hari Rabu, dimana saham-saham retail memimpin pelemahan ini. Indeks Nikkei terpantau mengalami pelemahan 0.4% dan diperdagangkan di kisaran 14169, sementara itu untuk indeks Topix tercatat melemah 0.1% dimana Yen masih diperdagangkan relatif sama dengan kemarin.

    Saham perusahaan retail Fast Retail Co tercatat melemah 2.8% setelah dilaporkan untuk bulan Oktober pendapatannya mengalami penurunan 14% dibandingkan tahun sebelumnya. Saham retail lainnya Familymart Co tercatat turun 1.3% dan Takashimaya Co juga mengalami 0.3%. Sementara itu saham sektor otomotif, untuk saham Mitsubishi Motor Corp mengalami kenaikkan 4.1% setelah perusahaan ini akan bergabung dengan Nissan Motor Corp dan Renault SA bersama-sama berbagi teknologi serta mengembangkan fasilitas produksi. Sementara saham Toyota Motor Corp cenderung flat karena masih menunggu laporan keuangan yang akan dirilis hari ini.

    Sumber : Marketwatch
     
  8. IMFutures

    IMFutures Member

    Joined:
    Aug 28, 2013
    Messages:
    132
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    16
    7 November 2013

    Euro di Kisaran Menguatnya Sebelum Meeting ECB, Aussie Melemah Oleh Data

    Euro pada perdagangan di hari Kamis ini terpantau cenderung bertahan di level menguat terhadap major currency, sebelum Bank Sentral Eropa mengadakan pertemuan pada hari ini. Oleh adanya spekulasi bahwa perekonomian di kawasan Eropa ini cukup rentan untuk penurunan tingkat suku bunga.

    Euro pada perdagangan sesi sebelumnya terlihat mulai berhenti dari pelemahan dalam lima hari terakhir seiring dengan pelaku pasar yang menunggu pidato Mario Draghi setelah pertemuan Bank Sentral Eropa. Penguatan US Dollar kembali berkurang setelah perkiraan data yang menunjukkan GDP AS akan mengalami penurunan.

    Sementara itu mata uang Aussie tercatat mengalami pelemahan terhadap major currency setelah tingkat pengangguran mengalami peningkatan dari periode sebelumnya.

    Sumber : Bloomberg

    ***

    Bursa Saham Jepang Melemah, Saham Toyota Turun

    Bursa saham Jepang pada awal perdagangan di hari Kamis ini terpantau mengalami pelemahan, dimana saham saham unggulan tercatat mengalami penurunan seperti saham Toyota Motor Corp yang terpuruk. Indeks Nikkei tercatat mengalami penurunan sebesar 0.6% dan diperdagangkan di kisaran 14328, dimana saham Toyota mengalami penurunan 0.3% meski dalam laporannya menunjukkan kenaikan keuntungan secara tahunan. Sementara saham oomotif lainnya juga mengalami penurunan seperti yang dialami oleh saham Mazda Motor Corp yang melemah 0.8% serta saham Honda Motor Co yang turun 0.5%.

    Sumber : Marketwatch
     
  9. IMFutures

    IMFutures Member

    Joined:
    Aug 28, 2013
    Messages:
    132
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    16
    8 November 2013

    US Dollar Bertahan Menguat Sebelum Dirilis Data Ketenagakerjaan

    US Dollar bertahan di kisaran menguatnya terhadap major currency sebelum dirilisnya data ketenagakerjaan AS hari ini. Data ini akan dijadikan perkiraan analis bahwa the Fed akan mengurangi paket stimulusnya lebih awal. Mata uang US Dollar menghadapi penguatan untuk minggu kedua terhadap Euro, setelah Bloomberg memberitakan bahwa perekonomian AS kembali positif untuk pertama kalinya dalam satu bulan ini. Sementara itu untuk Euro terpantau mengalami penurunan dalam dua minggu terakhir terhadap Yen, setelah Bank Sentral Eropa secara tidak diduga menurunkan tingkat suku bunganya kemaren.

    Dan mata uang Aussie tercatat mengalami penguatan untuk pertama kali dalam tiga minggu terhadap US Dollar, sebelum data yang kemungkinan menunjukkan bahwa impor China mengalami kenaikkan dalam empat bulan terakhir. US Dollar tercatat diperdagangkan di kisaran $1.3413 terhadap Euro setelah sempat diperdagangkan di kisaran 1.3296, dimana ini merupakan level terkuatnya sejak tanggal 16 September.

    Sumber : Bloomberg

    ***

    Bursa Saham Asia Mengalami Penurunan Dalam 3 Minggu, The Fed

    Bursa saham Asia tercatat mengalami penurunan pada perdagangan di awal hari Jumat, dimana indeks saham utama mengalami penurunan terpanjang untuk mingguan dalam lima bulan terakhir setelah percepatan perekonomian AS terhadang oleh perhatian bahwa The Fed berkemungkinan akan mengurangi paket stimulus lebih cepat dari yang diperkirakan.

    Indeks MSCI Asia Pasific terpantau turun 0.2% menjadi 140.03, dan ini adalah penurunan dalam tiga minggu terakhir. Sementara indeks Topix tercatat turun 1% pada perdagangan hari ini. Saat ini investor memberikan fokus pada data ketenagakerjaan AS yang akan dirilis hari ini, setelah data kemaren yang menunjukkan negara dengan perekonomian terbesar di dunia tersebut akan mengalami pertumbuhan lebih cepat dari perkiraan analis dan berita sebelumnya dimana Bank Sentral Eropa secara tidak diduga menurunkan tingkat bunganya.

    Sumber : Bloomberg
     
  10. IMFutures

    IMFutures Member

    Joined:
    Aug 28, 2013
    Messages:
    132
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    16
    Market News - IM Futures

    02 Desember 2013


    Bursa Saham Jepang Melemah Setelah Menguat Tajam

    Bursa saham jepang terpantau melemah pada awal perdagangan di hari senin, dimana indeks Nikkei mengalami penurunan sebesar 0.23% dari level tertingginya dalam beberapa tahun terakhir dan diperdagangkan dikisaran 15660 akan tetapi indeks Topix tercatat mengalami penguatan dan berada di level 1260.

    Indeks Nikkei pada perdagangan minggu kemaren tercatat mencetak level tertingginya sejak bulan desember 2007 setelah saham saham eksportir mengalami kenaikkan seiring melemahnya mata uang Yen jepang terhadap US dollar.

    Saham Mazda Motor Corp mengalami kenaikkan 1.5% menambah kenaikkan minggu kemaren sebesar 3.1%. Saham Sony Corp mengalami kenaikkan serta saham Nintendo yang mengalami kenaikkan masing masing 0.5% dan 0.2%.

    Sumber : marketwatch

    ***

    Yen Masih Melemah Karena Rendahnya Permintaan Sebelum Pidato Kuroda

    Pergerakan mata uang Yen terpantau masih melemah melanjutkan pelemahan pada bulan November kemaren yang merupakan pelemahan terbesar dalam 10 bulan terakhir sebelum gubernur BoJ Haruhiko Kuroda berpidato pada hari ini.

    Permintaan untuk mata uang Yen saat ini terbatas, dimana mata uang Yen mengalami pelemahan terhadap major currency pada bulan kemaren setelah adanya laporan yang menunjukkan capital spending mengalami kenaikkan sementara itu dari data minggu kemaren juga menunjukkan data indek PMI untuk China mengalami kenaikkan lebih besar dari perkiraan analis. Sementara itu euro tercatat diperdagangkan dikisaran menguatnya mendekati level tertinggi untuk bulan November sebelum adanya rilis data sector manufaktur di kawasan tersebut yang diperkirakan akan mengalami kenaikkan dalam lima bulan terakhir.

    “Hasil data PMI China yang lebih bagus seharusnya bisa mensupport lantai bursa serta melemahnya mata uang Yen” seperti yang dikatakan Toshiya Yamauchi, seorang analis dari Ueda Harlow Ltd di Tokyo pada hari ini. Jika aksi jual Yen ini berlanjut sampai pasar London tidak tertutup kemungkinan Yen bisa ke level 103.

    Mata uang Yen saat ini diperdagangkan di level 102.48 setelah sempat melemah seebsar 4% pada bulan lalu dimana ini merupakan pelemahan terbesar sejak bulan Januari. Pada bulan kemaren Yen sempat melemah di level 102.61 yang merupakan level terlemahnya sejak bulan Mei.

    Sumber : Bloomberg

    ***

    Penasaran peluangnya seperti apa? Yuk coba demo account-nya disini
     
  11. IMFutures

    IMFutures Member

    Joined:
    Aug 28, 2013
    Messages:
    132
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    16
    Market News - IM Futures

    03 Desember 2013


    Bursa Saham di Jepang Menguat Seiring US Dollar Mendekati 103

    Bursa saham di Jepang pada perdagangan hari selasa ini terpantau dibuka menguat dimana saham saham sector eksportir masih menopang kenaikkan ini oleh karena terus melemahnya mata uang Yen terhadap US dollar.

    Indeks Nikkei terpantau menguat 0.4% dan diperdagangkan dikisaran 15716 sementara itu untuk indeks Topix tercatat mengalami kenaikkan 0.2%. Pada hari sebelumnya US dollar tercatat sempat mengalami penguatan hingga level 103 dimana ini merupakan yang pertama kali sejak bulan Mei, hal ini disupport oleh hasil data sector manufactur yang hasilnya lebih bagus dibandingkan dengan perkiraan analis.

    Saham Mazda Motor Corp mengalami kenaikkan 2.61% sementara untuk saham sector teknologi saham Fujifilm Holding Corp mengalami kenaikkan 1.9%, TDK Corp menguat 1.2%, dan untuk saham Finansial tercatat mengalami pelemahan seperti yang dialami oleh saham Sumitomo Mitsui Financial Group Inc yang melemah 0.2%.

    Sumber : Marketwatch

    ***

    US Dollar Mendekati Level Tertinggi Dalam 6 Bulan, Isu Tapering Menguat

    US dollar terpantau diperdagangkan menguat 0.2% terhadap mata uang Yen dan mendekati level tertingginya dalam enam bulan seiring dengan sikap pelaku pasar yang melihat bahwa menguatnya perekonomian amerika serikat akan cukup bagi the Fed untuk mengurangi program stimulusnya.

    Indeks US dollar pada perdagangan sesi sebelumya tercatat ditutup menguat di level tertingginya lebih dari dua bulan setelah adanya laporan yang menunjukkan sector manufactur untuk bulan oktober secara tidak diduga mengalami pertumbuhan dimana ini merupakan pertumbuhan yang tinggi sejak bulan aprikl 2011 sementara untuk sector jasa juga mengalami pertumbuhan.

    “apabila data ekonomi AS terus menunjukkan hasil yang bagus, maka akan mensupport US dollar” kata Yuki Sakasai, analis strategist forex dari Barclay Plc di New York. “Ada pandangan di pasar bahwa The Fed akan memulai tapering bulan desember ini”

    US dollar pada perdagangan di awal hari ini diperdagangkan dikisaran 102.95 terhadap Yen setelah sempat menyentuh level 103.13 pada sesi sebelumnya dimana ini merupakan level tertinggi sejak tanggal 23 Mei. Sementara terhadap Euro diperdagangkan dikisaran $1.3539 setelah sempat menguat 0.4% di kisaran $1.3542.

    sumber : bloomberg
     
  12. IMFutures

    IMFutures Member

    Joined:
    Aug 28, 2013
    Messages:
    132
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    16
    Market News - IM Futures

    04 Desember 2013


    Bursa Saham Jepang Turun Oleh Menguatnya Yen

    Bursa saham di jepang terpantau melemah pada awal perdagangan di hari rabu, hal ini karena kembali menguatnya mata uang Yen setelah melemah dalam beberapa hari sebelumnya terhadap US dollar.

    Indeks Nikkei terpantau mengalami penurunan sebesar 212 poin atau 1.3% dan diperdagangkan dikisaran 15538, sementara untuk indeks Topix tercatat mengalami penurunan 0.9%. Sementara itu saham saham automotive mengalami pelemahan meskipun penjualan kendaraan di amerika serikat untuk bulan November mengalami kenaikkan.

    Saham Nissan Motor Co tercatat mengalami penurunan 0.8% dan saham Toyota Motor Corp tercatat turun 0.6%, meski penjualan kendaraan Nissan dan Toyota di AS mengalami kenaikkan 11% dan 6%. Sementara itu saham Honda Motor Co terpantau turun 1.1% setelah penjualan kendaraan perusahaan tersebut di AS mengalami penurunan 0.1%. Akan tetapi untuk saham Renesas electronic Corp tercatat mengalami kenaikkan 2.1% setelah harian Nikkei melaporkan bahwa Sony Corp akan membeli fasilitas pembuatan chip perusahaan tersebut.

    Sumber : marketwatch

    ***

    Pertumbuhan Ekonomi Australia Mengecewakan

    Pertumbuhan ekonomi Australia untuk kuartal ketiga tahun ini mengecewakan, dari data menunjukkan dibawah perkiraan analis dan hasil ini membuat mata uang Aussie melemah.

    Data GDP tercatat mengalami pertumbuhan hanya 0.6% untuk kuartal ketiga dari kuartal kedua sebelumnya dan naik 2.3% untuk tahunannya, seperti yang dilaporkan pemerintah pada hari rabu ini. Bagaimanapun hasil ini masih dibawah perkiraan analis yang memperkirakan akan tumbuh 0.8% untuk kuartalan serta 2.6% untuk tahunannya, hasil data ini juga menggambarkan pelemahan dari kuartal sebelumnya yang tumbuh sebesar 0.7%.

    Setelah data ini dirilis Aussie tercatat melemah dari kisaran $0.9130 ke level kisaran $0.9068. Bank Sentral Australia telah menurunkan tingkat suku bunganya delapan kali sejak tahun 2011 untuk menopang pertumbuhan perekonomian. Dalam menjaga suku bunga rendah bank sentral juga mensupport kenaikkan harga rumah.

    Sumber : marketwatch
     
  13. IMFutures

    IMFutures Member

    Joined:
    Aug 28, 2013
    Messages:
    132
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    16
    09 Desember 2013

    Bursa Saham Asia Menguat Oleh Data Perdagangan China, Jatuhnya Yen

    Bursa saham asia pada perdagangan di hari Senin ini terpantau mengalami kenaikkan, hal ini ditopang oleh bagusnya data perdagangan dari China, Melemahnya Yen serta menguatnya bursa saham wallstreet pada minggu kemaren.

    Baik US dollar dan euro masih cenderung menguat terhadap Yen, dimana euro mencatat level tertinggi dalam lima tahun yang mana ini bisa mensupport ekspor jepang serta menopang bursa saham.

    Berdasar polling yang diadakan oleh reuters tingkat keyakinan sector manufaktur jepang mengalami kenaikkan untuk dua bulan ini mencapai level tertinggi dalam tiga tahun, hal ini menambahkan kepercayaan akan proses recovery di negara dengan perekonomian terbesar ketiga di dunia ini.

    Indeks Nikkei tercatat mengalami kenaikkan 1.8% dan mencapai level tertinggi minggu kemaren di kisaran 15794, untuk indeks Kospi mengalami kenaikkan 1%. Sementara itu bagusnya data sector tenaga kerja di AS diperkirakan akan membuat The Fed akan memulai tapering terhadap program pembelian obligasinya, hasil data ini juga memberi tanda bahwa perekonomian di AS mulai menunjukkan pertumbuhan.

    Sumber : reuters

    ***

    Euro Menguat, Data Tenaga Kerja AS Gagal Mendukung Penguatan US Dollar

    Euro terpantau mengalami rally dan mendekati level tertinggi dalam enam minggu terhadap US dollar dan menguat menyentuh level tertinggi dalam lima tahun terhadap Yen seiring dengan investor yang kembali melirik euro setelah hasil data ketenagakerjaan AS yang hasilnya lebih bagus dari perkiraan analis gagal untuk mensupport US dollar.

    Euro saat ini terpantau sempat menguat dikisaran $1.3748 dari level sebelumnya di $1.3701 pada penutupan jumat kemaren, hal ini didorong oleh maraknya aksi beli setelah level $1.3710 tertembus di awal sesi dan saat ini kembali diperdagangkan dikisaran $1.3711. Sementara terhadap Yen, euro menguat hinggal level 141.54 dimana level ini tidak kelihatan lagi sejak Oktober 2008.

    Euro mengalami penguatan meski dari data US Nonfampayroll yang hasilnya lebih bagus dari yang diperkirakan untuk bulan November yang mengakibatkan tingkat pengangguran mencapai level terendahnya dalam lima tahun terakhir yaitu sebesar 7%. Hasil data ini memberikan peluang The Fed akan memulai pengurangan stimulusnya bulan ini.

    “kegagalan US dollar untuk rally terhadap euro dan yen serta major currency lainnya memberikan kesimpulan bahwa trader masih menunggu sinyal lebih lanjut terhadap langkah the Fed kedepannya” seperti yang dikatakan David Rodrigues, Currency Strategist di DailyFX. Dan saat ini pelaku pasar menantikan pidato dari anggota the Fed yaitu Lacker, Bullard, serta Fisher yang dijadwalkan akan berbicara pada hari senin dan selasa esok. Menguatnya euro juga didukung oleh adanya perkiraan bahwa ECB belum akan menambah program stimulusnya.

    Sumber : reuters
     
  14. IMFutures

    IMFutures Member

    Joined:
    Aug 28, 2013
    Messages:
    132
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    16
    11 Desember 2013

    Bursa Saham Jepang Turun, Yen Rebound

    Bursa saham jepang pada perdagangan di hari rabu ini terpantau dibuka melemah, hal ini seiring dengan menguatnya Yen serta melemahnya bursa saham wallstreet pada sesi sebelumnya. Indeks Nikkei tercatat dibuka melemah 0.4% dan diperdagangkan dikisaran 15542 dan untuk indeks Topix mengalami penurunan 0.3%.

    Dengan kembali melemahnya US dollar dan diperdagangkan dibawah level 103 membuat saham saham bluechip sektor eksportir ikut melemah dimana saham Nissan Motor Co terpantau turun 0.9%, saham Olympus Corp tercatat melemah 0.3% meski pelemahan ini terbatas setelah adanya berita dari harian Nikkei bahwa perusahaan ini telah mencapai kesepakatan dengan Hewlett Packard untuk pembuatan mesih photocopy. Saham Fast Retailing Co tercatat terkoreksi 0.9% setelah rating perusahaan ini dinilai netral. Sementara untuk saham Yahoo Japan Corp mengalami kenaikkan 2.7% setelah JP Morgan memberi rating overweight menurut Kim eng Securities.

    Sumber : marketwatch

    ***

    Euro Pertahankan Penguatannya Sebelum Data Jerman Dirilis

    Euro mempertahankan penguatannya dalam enam hari terhadap dolar, yang merupakan penguatan terpanjang dalam hampir satu tahun , menjelang laporan yang diperkirakan akan menunjukkan kenaikan German consumer prices dan produksi industri regional.

    Euro berada 0.3 persen dari level tertinggi enam minggu sebelum Wakil Presiden Bank Sentral Eropa Vitor Constancio berbicara di Frankfurt pada hari ini. Dia mengatakan para pembuat kebijakan di bulan lalu adalah ” tidak benar-benar mendekati keputusan ” mengenai hal suku bunga deposito negatif. Yen menguat dari level terendah lima tahun terhadap euro sedangkan US Dollar Index jatuh ke level terendah enam minggu kemarin .

    Euro sedikit melemah pada $ 1.3756 pada pukul 10:19 di Tokyo dari kemarin, setelah sempat mencapai $ 1.3795, terkuat sejak 29 Oktober. Euro diperdagangkan ¥ 141.43 terhadap yen dari 141.53 kemarin, setelah sempat menyentuh 142.17, tertinggi sejak Oktober 2008. Dolar diperdagangkan ¥ 102.83 terhadap yen, sedikit melemah dari kemarin, setelah turun 0.4 persen.

    Sumber : Bloomberg.com
     
  15. IMFutures

    IMFutures Member

    Joined:
    Aug 28, 2013
    Messages:
    132
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    16
    12 Desember 2013

    Euro Menguat Mencetak Kenaikkan Terbesar Sejak April 2011 Sebelum Pidato Draghi

    Euro tertahan dikisaran menguatnya dalam tujuh hari terakhir terhadap US dollar, hal ini merupakan rally terlama sejak bulan April 2011 sebelum presiden ECB Mario Draghi berpidato di parlemen Uni Eropa pada hari ini.

    Mata uang tunggal eropa ini diperdagangkan mendekati level tertinggi dalam enam minggu seiring dengan adanya perkiraan yang menunjukkan adanya rebound di sektor industry di kawasan eropa. Sementara itu US dollar kembali melemah setelah dalam dua hari sebelumya juga tertekan terhadap Yen sebelum dirilisnya data yang memperkirakan adanya kenaikkan untuk Jobless Claims. Sedangkan untuk Aussi tercatat mencapai level terendahnya dalam lima tahun terhadap dollar new Zealand setelah bank sentral new Zealand melaporkan akan menaikkan tingkat suku bunganya di semester pertama tahun depan.

    “Euro saat ini sedang solid” demikian dikatakan oleh Junichi Ishikawa seorang analis dari IG Market Securities Ltd di Tokyo. “Aksi jual Euro mereda setelah adanya perhatian mengenai deflasi di kawasan tersebut serta berita tentang penambahan stimulus oleh ECB yang mereda”

    Euro pada awal perdagangan hari ini tidak berubah masih dikisaran $1.3786 setelah sempat mencapai $1.3811 pada sesi sebelumnya, yang merupakan level tertinggi sejak tanggal 29 Oktober yang merupakan kenaikkan dalam tujuh hari dan kenaikkan terlama sejak kenaikkan selama delapan hari pada tanggal 28 april 2011.

    Sumber : Bloomberg

    ***

    Bursa Saham Jepang Melemah, Saham Elektronik Turun

    Bursa saham jepang pada perdangan di hari kamis ini terpantau dibuka melemah, hal ini seiring dengan menguatnya Yen serta melemahnya bursa saham wallstreet dan membuat indeks Nikkei tercatat mengalami penurunan 1.2% dan diperdagangkan dikisaran 15333 melanjutkan penurunan pada hari sebelumnya yang turun 0.6%.

    Sementara itu untuk indeks Topix mengalami penurunan sebesar 0.7%, dengan US dollar melemah dikisaran 102.46 terhadap yen atau melemah dari kisaran 102.80 pada sesi sebelumnya. Saham saham sektor elektronik serta teknologi mempimpin pelemahan yang dialami bursa jepang hari ini dimana saham Sony Corp terpantau melemah 1.4%, saham Nikon Corp turun 2.4% serta saham Alps Electric Co terpantau turun 1.8%.

    Harian Nikkei melaporkan pada hari ini bahwa Jepang melaporkan adanya deficit perdagangan untuk barang barang elektronik pada tahun ini. Saham Yahoo Japan Corp tercatat turun 1.4% meski Bloomberg melaporkan bahwa perusahaan ini menawarkan Macromill Inc kepada perusahaan AS Bain Capital di harga premium. Sementara itu saham yang mengalami kenaikkan dialami oleh saham Nippon Telegraph & Telephone Corp yang menguat 2.1% mengikuti kenaikkan 1.1% saham perusahaan tersebut yang terdaftar di bursa saham Amerika.

    Sumber : Marketwatch
     
  16. IMFutures

    IMFutures Member

    Joined:
    Aug 28, 2013
    Messages:
    132
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    16
    13 Desember 2013

    US Dollar Menyentuh Level Tertinggi Dalam Enam Bulan Terhadap Yen

    US dollar menyentuh level tertinggi dalam enam bulan terhadap Yen, seiring dengan sikap para trader berspekulasi akan adanya perbedaan kebijakan moneter antara Amerika Serikat dengan Jepang.

    US dollar mengarah ke penguatan dalam tujuh minggu berturut turut terhadap Yen seiring dengan selisih bunga obligasi pemerintah Jepang dengan AS yang semakin melebar sejak bulan April 2011. Baik The Fed maupun BoJ akan mengadakan pertemuannya minggu depan untuk membahas kebijakan moneter. Sementara Euro mencapai level tertingginya dalam lima tahun terhadap Yen dan mengarah ke penguatan dalam lima minggu berturut turut sebelum wakil presiden ECB Vitor Constancio serta anggota eksekutif Benoit Coeure dan Peter Praet berpidato hari ini.

    “US dollar dan Yen saat ini dipengaruhi oleh kebijakan moneter oleh the Fed atau BoJ” seperti yang dikatakan Yujiro Goto, seorang senior analis forex dari Nomura International Plc di London. “US dollar mengalami aksi beli seiring selisih bunga yang melebar dengan pemerintah Jepang”, tambahnya.

    US dollar pada awal sesi hari ini terpantau mengalami kenaikkan 0.1% dan diperdagangkan dikisaran 103.52 terhadap yen dan mengarah ke kenaikkan mingguannya sebesar 0.6%. Bahkan sempat mencetak level 103.66 yang merupakan level tertinggi sejak 22 Mei.

    Sumber : Bloomberg

    ***

    Saham Blue Chip Di Jepang Menguat, Meski Indek Topix Melemah

    Saham bluechip di Jepang terpantau mengalami kenaikkan di awal hari jumat, melemahnya yen mampu mengangkat saham saham eksportir dan mendukung indeks Nikkei menguat 0.3% dan diperdagangkan dikisaran 15381.

    Meski demikian indeks Topix melemah 0.1%. Bagusnya data retail sales yang dirilis kemaren mampu mengangkat US dollar kembali diatas level 103, sementara euro menguat 0.16% ke level tertinggi dikisaran 142.30 terhadap yen.

    Beberapa saham sektor eksportir mengalami kenaikkan oleh pergerakan di pasar mata uang dengan saham Olympus Corp menguat 1.4%, Hitachi Construction Macheriny Co menguat 1.1%, saham Tokyo Electron menguat 1.9% dan saham Mazda Motor Corp menguat 1% meski saham saham sektor automotive yang lain mengalami penurunan. Untuk saham sektor retail, saham Fast Retailing Co mengalami kenaikkan 0.8% dimana ini dibantu oleh hasil penjualan di AS akan tetapi saham FamilyMart Co turun 0.1% setelah harian Nikkei mereview bahwa perusahaan ini keuntungannya akan melemah 1% selama penjualan Sembilan bulan. Selain itu mengecewakannya pendapatan dari Tokyo Dome Corp membuat saham perusahaan ini turun 2%.

    Sumber : marketwatch
     
  17. IMFutures

    IMFutures Member

    Joined:
    Aug 28, 2013
    Messages:
    132
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    16
    16 Desember 2013

    Hasil Data Tankan Jepang Menunjukkan Naiknya Optimisme

    Hasil data Tankan survey yang dirilis menunjukkan sentiment bisnis dijepang lebih optimis, kenaikkan ini seiring dengan naiknya bursa saham serta bagusnya beberapa data ekonomi yang lain. Hasil data ini menunjukkan untuk perusahaan besar mengalami kenaikkan menjadi 16 untuk kuartal sekarang atau naik dari periode sebelumya yang hanya sebesar 12 serta lebih bagus dari perkiraan analis yang hanya sebesar 15.

    Hasil data Tankan yang dirilis ini merupakan yang tertinggi sejak kenaikkan sebesar 19 yang tercatat pada bulan desember 2007. Bagusnya data ini menunjukkan bahwa pelaku usaha di Jepang merasa optimis dengan kondisi perekonomian jepang saat ini. Banyak perusahaan yang berasumsi bahwa nilai tukar US dolar terhadap Yen akan dikisaran 96.78untuk tahun fiskal tahun ini yang berakhir pada bulan maret, seperti yang dikatakan BoJ dibandingkan periode sebelumnya dikisaran 94.45.

    Yen melemah setelah data Tankan ini dirilis, dengan US dollar naik dikisaran 103.27. Selain itu untuk data Tankan yang lain, indeks untuk sektor non manufaktur juga mengalami kenaikkan 20 dari yang sebelumnya hanya sebesar 14, sementara untuk non manufaktur kelas menengah mengalami kenaikkan 11 dari yang sebelumnya sebesar 8 dan untuk non manufaktur kelas kecil menunjukkan hasil plus 4 dari yang sebelumnya minus 1. Sementara untuk manufaktur kelas menengah menunjukkan hasil plus 6 setelah untuk periode sebelumya yang sebesar nol dan untuk sektor manufaktur kelas kecil menunjukkan hasil sebesar plus 1 atau naik dari periode sebelumnya yang sebesar minus 9.

    Sumber : marketwatch

    ***

    Bursa Saham Asia Melemah Dalam 4 Hari Sebelum Meeting The Fed

    Bursa saham asia mengalami pelemahan pada awal perdagangan hari ini, penurunan ini merupakan penurunan dalam empat hari terakhir, hal ini mendorong bursa untuk mengalami pelemahan terpanjang dalam enam minggu, menunggu hasil meeting dari The Fed yang dimulai besok yang saat ini banyak dispekulasikan mengenai waktu dimulainya pemotongan stimulus.

    Indeks MSCI Asia Pacific mengalami penurunan 0.1% dan diperdagangkan dikisaran 137.84, indeks ini mengalami 1,1 % minggu lalu, yang merupakan penurunan dalam dua minggu, seiring bagusnya data ekonomi AS yang mendorong spekulasi bahwa pemotongan stimulus akan segera dilaksanakan. The Fed akan mengurangi $85 trilyun program stimulusnya minggu ini menurut 34 % dari survey yang dilakukan oleh Bloomberg.

    Indeks Topix tercatat mengalami penurunan 0.3%, indeks saham Australia tercatat mengalami penurunan 0.1%, sementara indeks saham New Zealand mengalami penurunan 0.1%, untuk indeks Kospi terpantau turun 0.2%.

    Sumber : bloomberg
     
  18. Mondebutter

    Mondebutter Member

    Joined:
    Apr 1, 2013
    Messages:
    345
    Likes Received:
    12
    Trophy Points:
    18
    Google+:
    Gak paham dengan yang namanya

    Gak paham dengan yang namanya Bursa saham, maklum cupu banget ane kayak gituan
     
  19. IMFutures

    IMFutures Member

    Joined:
    Aug 28, 2013
    Messages:
    132
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    16
    17 Desember 2013

    US Dollar 0.8% Dari Level Tertinggi Dalam 5 Tahun Terhadap Yen, Data Inflasi

    US dollar saat ini diperdagangkan 0.8% dari level tertingginya dalam lima tahun terhadap yen seiring The Fed yang mulai mengadakan pertemuan selama dua hari yang dimulai hari ini serta adanya perkiraan bahwa tingkat inflasi akan mengalami kenaikkan.

    Volatilitas dari mata uang utama mengalami penurunan dari level tertingginya dalam dua bulan seiring dengan spekulasi hasil data ekonomi cukup kuat untuk segera dilaksanakannya pengurangan stimulus oleh The Fed. Sementara untuk Aussie mendekati level terendahnya sejak 2008 terhadap NZD sebelum bank sentral Australia merilis hasil pertemuannya.

    US dollar tidak mengalami perubahan yang berarti dan diperdagangkan dikisaran 103.04 terhadap yen setelah sempat menyentuh level 103.92 pada tanggal 13 desember kemaren dimana ini merupakan level tertinggi sejak Oktober 2008.

    Sumber : Bloomberg

    ***

    Bursa Asia Menguat Setelah Indeks Rebound Dari Level Terendah Dalam 3 Bulan

    Bursa saham asia pada perdagangan di hari selasa ini terpantau mengalami kenaikkan, dimana indeks saham utama mengalami rebound dari level terendahnya dalam tiga bulan seiring dengan sikap investor yang masih menunggu hasil meeting dari the Fed serta adanya laporan yang menunjukkan sektor manufaktur di eropa dan AS mengalami akselerasi.

    Honda Motor Co yang penjualannya 80% berasal dari luar negeri mengalami kenaikkan 1.9%. Daichi Life Insurance Co mengalami kenaikkan 3.5% di Tokyo setelah Barclays Plc memberi saran untuk membeli saham ini. Saham Daewoo Engineering & Construction Co mengalami penurunan 9.2% setelah pengatur sektor keuangan Korea Selatan mulai melakukan inspeksi terhadap keuangan perusahaan tersebut.

    Indeks MSCI Asia Pasicic mengalami kenaikkan 0.5% menjadi 137.62 sebelum pembukaan market di China dan Hongkong. Indeks ini sempat melemah 1.1% pada minggu lalu dimana merupakan penurunan dalam dua minggu seiring dengan bagusnya data ekonomi AS yang mendorong spekulasi akan dimulainya pengurangan stimulus.

    Sumber : Bloomberg
     
  20. IMFutures

    IMFutures Member

    Joined:
    Aug 28, 2013
    Messages:
    132
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    16
    19 Desember 2013

    US Dollar Menyentuh Level Tertinggi Dalam 5 Tahun Terhadap Yen Setelah The Fed Mengurangi Stimulus

    US dollar menyentuh level tertinggi dalam lima tahun terhadap Yen setelah The Fed mengurangi pembelian obligasinya, dimana program stimulus ini telah melemahkan mata uang US dollar sebelumnya, pengurangan stimulus ini sebagai sinyal bahwa pertumbuhan ekonomi AS terus menguat.

    Para trader berharap mata uang ini akan mengayun melemah ke level terendah dalam tiga minggu setelah the Fed kembali menegaskan komitmennya untuk tetap menjaga suku bunga pinjaman tetap rendah. Yen diperdagangkan mendekati level terendahnya sejak 2008 terhadap euro seiring BoJ yang mengadakan pertemuan selama dua hari dimulai hari ini.

    “dengan mengurangi program quantitative easing-nya, the Fed telah membeli tiket untuk memasuki kebijakan moneter yang normal” kata Masato Yanagiwa, kepala forex dan money trading Sumitomo Mitsui Banking Group di New York. “banyak orang melihat Yen akan terus melemah tahun depan”.

    US dollar menguat 0.1% dan diperdagangkan dikisaran 104.35 terhadap yen setelah sempat mencapai level 104.37 yang merupakan level tertinggi sejak Oktober 2008. US dollar juga menguat 0.1% menjadi $1.3671 terhadap euro melanjutkan penguatannya pada hari kemarin.

    Sumber : bloomberg

    ***

    Bursa Saham Asia Naik Setelah The Fed Mulai Tapering

    Bursa saham asia terpantau mengalami kenaikkan setelah The Fed merasa cukup percaya diri dengan kondisi sektor tenaga kerja di AS dan akan melakukan tapering serta masih akan menahan suku bunga mendekati nol persen.

    Saham Toyota Motor Corp mengalami kenaikkan 1.3% di Tokyo, mendorong indeks Nikkei mengarah ke level tertinggi sejak tahun 2007 sementara Yen menyentuh level terlemahnya dalam lima tahun terhadap US dollar. Saham Caltex Australia Ltd menguat 10% di Sydney setelah mengatakan keuntungannya akan naik $301 juta. Saham Alacer Gold Corp melemah 3.9% setelah harga emas turun pada hari kemarin.

    Indeks MSCI Asia Pasific mengalami kenaikkan 0.3% menjadi 138.70 di Tokyo dimana rata rata ada tujuh saham yang mengalami kenaikkan dari setiap satu saham yang mengalami penurunan, sebelum bursa di China dan Hongkong buka. The Fed mengumumkan rencana untuk mengurangi pembelian obligasi menjadi $75 trilyun dari $85 trilyun.

    Indeks Nikkei mengalami kenaikkan 1.5% dan indeks Topix mengalami kenaikkan 1.1% setelah yen melemah tadi malam menyentuh level 104.21 dimana ini merupakan level terlemah sejak Oktober 2008.

    Sumber : bloomberg
     
Loading...

Share This Page