Mitos seputar gerhana matahari.

Discussion in 'General Discussion' started by paxspot, Mar 11, 2016.

  1. paxspot

    paxspot Member

    Joined:
    Apr 7, 2014
    Messages:
    283
    Likes Received:
    9
    Trophy Points:
    18
    Google+:
    [​IMG]

    Gerhana matahari terakhir kemarin tiba di Indonesia pada tanggal 9 Maret 2016 dan terjadi disejumlah wilayah Indonesia.
    Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Thomas Djamaludin menjelaskan, gerhana akan melintasi 11 provinsi di Indonesia: Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, dan Maluku Utara.

    Ketika gerhana matahari total terjadi, langit akan berubah gelap selama beberapa menit, walau hari masih pagi atau siang. Di langit, nampak bentuk menyerupai cincin.

    Mengapa gerhana matahari terjadi?
    Sesungguhnya, gerhana matahari adalah 'kecelakaan' alam. Dikutip astro.ukho.gov.uk, gerhana terjadi jika Bulan, Matahari, dan Bumi ada dalam satu garis. Gerhana matahari terjadi pada bulan baru, ketika bulan 'diapit' matahari dan bumi.

    Namun, sebelum ilmu pengetahuan berkembang, orang-orang masa lalu punya anggapan berbeda mengenai terjadinya gerhana matahari. Meski singkat, kegelapan yang dipicu fenomena astronomi tersebut sering dikaitkan dengan dunia lain.

    Banyak mitos dan tahayul yang berkembang seputar terjadinya gerhana matahari, berikut saya rangkum beberapa mitos dan tahayul tersebut.

    1. Matahari dimakan.
    Di Vietnam kuno, orang-orang percaya bahwa gerhana matahari terjadi karena kodok raksasa makan Matahari. Sementara di China, orang-orang menuding naga telah 'melahap' Matahari. Di Eropa, kaum Viking menganggap serigala yang bertanggung jawab atas 'raib'nya Sang Surya.

    2.Kepala setan.
    Menurut mitologi Hindu, Rahu si iblis dipenggal kepalanya oleh Dewa Wisnu karena minum nektar yang diperuntukkan bagi dewa-dewa. Kepala si iblis melayang melintasi langit, dan ia menelan matahari.
    Untuk menakut-nakuti Rahu, umum bagi orang-orang memukuli panci dan peralatan masak, membuat bunyi nyaring pada saat terjadi gerhana. Agar si iblis melepaskan Matahari dan terang kembali ke Bumi.

    3.Anjing pencuri.
    Sedangkan, cerita rakyat Korea menuturkan bahwa seekor anjing mistis mencuri matahari, mengakibatkan terjadinya gerhana matahari.

    4.Kemarahan dan peringatan.
    Masyarakat Yunani kuno percaya bahwa gerhana matahari merupakan tanda kemarahan dewa-dewi, dan terjadinya merupakan peringatan akan datangnya bencana dan kehancuran.

    5.Pesan damai.
    Suku Batammaliba dari Benin dan Togo dari Afrika Barat percaya dengan legenda yang mengatakan, pada saat terjadinya gerhana, matahari dan bulan sedang bertengkar. Satu-satunya cara untuk menghentikan konflik, mereka percaya, adalah orang-orang Bumi harus mengesampingkan perbedaan.

    6.Jangan keluar rumah.
    Mitos yang lebih modern menyatakan gerhana matahari berbahaya untuk wanita hamil dan jabang bayi. Di beberapa budaya, anak-anak dan ibu hamil diminta jangan keluar rumah pada saat terjadinya gerhana.

    7.Puasa.
    Di sebagian India, orang-orang tidak makan saat terjadinya gerhana matahari. Mereka khawatir, makanan yang dimasak saat terjadinya gerhana akan berubah menjadi racun.

    8. Mitos baik: tanam bunga saat gerhana!
    Namun, tidak semua mitos mengelilingi gerhana matahari buruk adanya. Di Italia, beberapa orang percaya bahwa bunga yang ditanam saat ada gerhana matahari akan menjadi lebih indah dan berwarna dibandingkan ketika ditanam pada waktu lainnya.

    Sumber
     
  2. Ferdiansyah

    Ferdiansyah New Member

    Joined:
    Nov 7, 2015
    Messages:
    10
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Hehe, mitos banget kalau itu mah, masa iya "kodok raksasa makan Matahari"
     
  3. paxspot

    paxspot Member

    Joined:
    Apr 7, 2014
    Messages:
    283
    Likes Received:
    9
    Trophy Points:
    18
    Google+:
    iya den mitos itu.... kalo kodok makanya nyamuk ya...
     
Loading...

Share This Page