Nilai Pasar Extended Reality (XR) Mencapai 30 Milyar USD di Tahun 2030

Discussion in 'General Business' started by MonsterAR, Apr 15, 2020.

  1. MonsterAR

    MonsterAR Member

    Joined:
    Jun 10, 2018
    Messages:
    107
    Likes Received:
    3
    Trophy Points:
    18
    Google+:
    Virtual Reality (VR) dan Augmented Reality (AR) adalah bentuk paling populer dari Extended Reality (XR). Menurut penelitian oleh IDTechEx Research, nilai pasar Extended Reality akan bernilai 30 miliar USD selama dekade mendatang. Aplikasi game akan menjadi komponen penting dari pertumbuhan tersebut.

    Extended Reality adalah istilah yang digunakan untuk merujuk pada VR, AR dan Mixed Reality (MR). Atau pengalaman yang ditingkatkan secara teknologi yang mengubah atau membenamkan pengguna ke dalam realitas digital baru. XR saat ini merupakan transformasi teknologi terdepan, disebut sebagai revolusi teknologi besar berikutnya bersama teknologi lainnya seperti Artificial Intelligence dan konektivitas 5G.

    [​IMG]
    Image source: vrtimes

    Saat ini, pertumbuhan sebagian besar didorong oleh game. Sebagian dari pertumbuhan juga dipicu oleh suntikan investasi terutama dalam Augmented Reality oleh OEM seperti HTC, Sony dan OPPO serta produsen chipset seperti Qualcomm. Selain itu, perusahaan perangkat lunak seperti Facebook juga telah memasuki industri ini melalui investasi perangkat keras Oculus arm mereka.

    Industri ini berkembang dengan berbagai jenis produk XR di pasar yang memenuhi beragam kebutuhan kasus penggunaan. Karena itu sangat penting untuk memahami bagaimana teknologi yang berbeda ini digunakan serta para pemain di industri yang menciptakannya.

    Laporan IDTechEx Research berjudul Augmented, Mixed dan Virtual Reality 2020-2030 menawarkan wawasan yang mendalam tentang nilai pasar extended reality dan memiliki wawasan riset pasar tentang realitas virtual, augmented reality, dan realitas campuran. Penelitian ini telah disusun dari data historis yang berasal dari hampir 100 perusahaan serta lebih dari 170 produk yang berbeda serta perkiraan dari 2020 hingga 2030.

    Video Game
    Gaming telah menjadi yang paling menonjol untuk teknologi XR, khususnya realitas virtual. Para pemain industri seperti Samsung, Sony, Oculus, dan HTC telah mengembangkan berbagai produk imersif untuk pasar konsumen dan perusahaan. Dengan VR, pemain dapat menyelam ke dalam game dan merasakan pengalaman virtual yang lebih nyata dan mendalam. Selain game, realitas virtual juga telah diterapkan di berbagai bidang seperti pelatihan dan bantuan jarak jauh.

    [​IMG]
    Image source: roadtovr

    Investasi Besar Dalam Augmented Reality
    Startup dan perusahaan augmented reality telah banyak didanai selama dekade terakhir. Magic Leap sendiri telah didanai hingga 2,6 miliar USD selama 8 putaran meskipun produk pertamanya hanya meluncurkan jalur produksi pada tahun 2019. Sejauh ini, perubahan haluan untuk investasi AR tampaknya jauh lebih lama dibanding VR. Tetapi banyaknya transaksi investasi ini bisa menjadi sinyal bahwa terdapat minat besar dalam augmented reality meskipun kinerjanya mengecewakan sejauh ini.

    Variasi Produk dan Kasus Penggunaan yang Luas
    Laporan IDTechEX menunjukkan bahwa ada spektrum besar teknologi yang saat ini digunakan di bidang imersif. Ada kemajuan besar dalam resolusi selama dekade terakhir yang kini memungkinkan pengguna untuk merasakan pengalaman yang lebih mendalam. Pengalaman yang bisa diberikan memang tidak sempurna namun efek mabuk yang dirasa ketika mengenakan headset VR berkurang secara signifikan, dan ini sangat penting karena dampak yang diberikan berkaitan dengan kenyamanan dan kesehatan penggunanya.

    Kesenjangan Keterampilan dan Tantangan Transfer Pengetahuan
    Kesenjangan keterampilan ini terjadi karena pensiunnya pekerja yang lebih senior dan terampil, tanpa mentransfer pengetahuan dan keterampilan mereka secara mendalam ke generasi pekerja selanjutnya. Perangkat AR bisa menjadi solusi untu mengatasi kesenjangan keterampilan ini. AR memungkinkan pekerja yang lebih senior untuk menangkap atau mensimulasikan proses mereka yang selanjutnya dapat diubah menjadi alur kerja sehingga meningkatkan efisiensi pekerja baru yang bergabung ke dalam team.
     

    Attached Files:

Loading...

Share This Page