Nokia Fokus Kembangkan Game Lokal

Discussion in 'Windows Phone' started by ukiearifin, Dec 26, 2013.

  1. ukiearifin

    ukiearifin New Member

    Joined:
    Dec 24, 2013
    Messages:
    44
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    6
    Developer Manager Nokia Indonesia, Narenda Wicaksono, menyatakan fokus menggarap pengembangan game lokal. Menurut dia, game adalah produk digital yang terbilang unik. Keunikannya mampu mendatangkan keuntungan bagi pengembang maupun pihak yang mendukungnya.
    "Untuk memainkan game, orang menyediakan waktu khusus, artinya orang mengakses hal yang mereka senangi," kata Narenda di Jakarta, Senin, 23 Desember 2013.
    Sementara itu, dia menambahkan, aplikasi digital memiliki ciri yang berbeda. "Orang cenderung mencoba-coba aplikasi atau memanfaatkannya selintas," ucapnya. Baca juga: Mito Genjot Penjualan Lewat Game)
    Narenda mengatakan, untuk membuat game, diperlukan keseriusan. Dalam hal ini, pengembang memegang kunci. "Bagaimana mereka menciptakan hal yang mereka senangi untuk membuat orang lain senang," kata dia.
    Berikutnya, jika produk sudah tercipta, dibutuhkan dukungan yang menunjang pengembang untuk memperkenalkan produknya. Dukungan yang dia maksud adalah memberikan sarana promosi di toko online.
    Indikator game yang sukses adalah jika diunduh dalam jumlah yang banyak. "Pihak yang mendukung mendapat tambahan revenue, pengembangnya juga mendapat bagian," ujarnya.
    Untuk memacu pertumbuhan pengembang game lokal, Nokia Indonesia menyelenggarakan ajang Mobile Games Developer War 5. Rangkaian kompetisi yang dimulai sejak Oktober lalu ini sudah mencatatkan 350 tim yang terbagi dalam dua kategori, yaitu Professional dan Rookie, dari 25 universitas di Indonesia.
    Pemenang utama dari kategori Professional diraih oleh pengembang asal Bandung, Own Games. Mereka menciptakan permainan bernama Eyes on Dragon yang ditujukan bagi anak-anak. Adapun Mobile Games Developer War sudah diselenggarakan sejak 2011.
    Meski berfokus mengembangkangamedi Windows Phone, Nokia tidak lantas melupakan aplikasi digital. "Tahun depan kami akan berusaha menyeimbangkannya," ujar Narenda.
    Kini, jumlah aplikasi di Windows Phone Store mencapai 190 ribu dengan peningkatan 90 persen sejak pertama kali Nokia meluncurkan seri Lumia. Pengunduhan aplikasi dilakukan lewat operator billing atau pembelian dengan menggunakan pulsa. Layanan ini dilaksanakan bersama dengan operator seluler Telkomsel, XL, dan Indosat
    sumber http://m.tempo.co/read/news/2013/12/23/072539743/Nokia-Fokus-Kembangkan-Game-Lokal
     
  2. ukiearifin

    ukiearifin New Member

    Joined:
    Dec 24, 2013
    Messages:
    44
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    6
    iya bener

    wah iya sy kira juga begitu,akhir akhir ni kalah sama vendor vendor lain,tp harga doi tetep aja selangit.
     
  3. Mondebutter

    Mondebutter Member

    Joined:
    Apr 1, 2013
    Messages:
    345
    Likes Received:
    12
    Trophy Points:
    18
    Google+:
    wah iya sy kira juga begitu

    wah iya sy kira juga begitu,akhir akhir ni kalah sama vendor vendor lain,tp harga doi tetep aja selangit.[/quote]

    Make OS Windows Sih Makanya mahal banget Nokia
     
  4. ukiearifin

    ukiearifin New Member

    Joined:
    Dec 24, 2013
    Messages:
    44
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    6
    Mondebutter wrote:

    Make OS Windows Sih Makanya mahal banget Nokia[/quote]
    iya bung mondebutter ini udah gak kejangkau e.hehe.
     
Loading...

Share This Page