Pengertian dan Perbedaan Storage Server DAS, NAS serta SAN

Discussion in 'Computer' started by dimensidata, Feb 18, 2016.

  1. dimensidata

    dimensidata Member

    Joined:
    May 22, 2015
    Messages:
    237
    Likes Received:
    33
    Trophy Points:
    28
    Google+:
    Storage server merupakan sebuah server yang dapat menyimpan server dalam kapasitas yang sangat besar. Storage server pun memiliki 3 teknologi berbeda yaitu DAS, NAS dan SAN. Untuk dapat memilih salah satunya, maka tentu saja ada beberapa hal yang harus menjadi pertimbangan tersendiri oleh Aden, misalnya saja seperti banyak kapasitas data yang anda butuhkan, kepentingan backup data, biaya dan masih banyak lagi pertimbangan yang lain.

    Untuk merk Stroage NAS dan SAN sendiri banyak beberapa merk yang berkualitas seperti merek Storage Server SAN / NAS yang bagus seperti Asustor, Buffalo, Fujitsu, HP, IBM , Infortrend, Qnap, Seagate, D-Link, Thecus maupun Western Digital. Untuk membantu dan mempermudah Aden dalam memilih salah satunya, maka DimensiData akan memberikan pengertian mengenai storage server DAS, NAS dan SAN dalam seperti di bawah ini.

    1. NAS (Network Attached Storage)
    Jenis pilihan server ini seringkali disebut dengan pilihan hybrid. Server ini biasanya menggunakan dedicated server atau sebuah alat yang dapat melayani array storage. Pada umumnya penyimpanan biasanya dibagi kepada beberapa klien yang dalam waktu yang bersamaan pada semua jaringan Ethernet yang ada. Server NAS ini biasanya memanfaakan transfer pada tingkatkan file. Penyimpanan NAS biasanya memiliki biaya startup yang lebih rendah meskipun jika dibandingkan dengan DAS. Hal ini membuat penyimpanan NAS ini juga cocok digunakan oleh usaha kecil dan juga menengah. Anda pun dapat menggunakan berbagai protocol yang berbeda untuk membagikan file misalnya saja protocol seperti UNIX, CIF dan juga NFS. Biasanya NAS menggunakan array penyimpana ISCI target yang dapat dibagi pada seluruh jaringan yang ada. Jaringan ini pun dapat dikonfigurasi sehingga throughput jaringan pun menjadi lebih maksimal.

    2. SAN (Storage Area Network)
    Penyimpanan dengan tipe SAN ini merupakan solusi yang sangat tepat bagi bisnis menengah hingga ke bisnis besar. Beberapa infrastruktur yang dibutuhkan oleh SAN adalah SAN Switch, HBA, Kabel fiber dan juga controller disk. Salah satu keunggulan dari penyimpanan ini adalah kemampuannya untuk berbagi storage server ke beberapa server yang ada. Hal ini akan memungkinkan anda untuk melakukan konfigurasi kapasitas dari penyimpanan yang anda butuhkan. Namun dengan performa yang tentu saja lebih baik dari dua server yang telah dijelaskan di atas, server SAN ini memiliki harga yang lebih tinggi. Selain itu SAN ini juga memiliki inheren yang jauh lebih kompleks untuk mengelola. Namun semua ini tentu saja akan sebanding dan cocok terlebih lagi memang server atau penyimpanan ini dikhususkan untuk bisnis atau usaha dengan kelas menengah ke atas.

    3. DAS (Direct Attached Storage)
    Direct-Attached Storage (DAS) merujuk pada sistem penyimpanan digital secara langsung yang terpasang ke server atau workstation, tanpa storage network di antaranya. Dengan kata lain storage yang menempel langsung (point-to-point) pada server atau komputer. Penyimpanan DAS hanya langsung diakses dari host dimana DAS terpasang. Sebuah DAS tidak memasukkan perangkat keras jaringan dan lingkungan operasi terkait untuk memberikan fasilitas dalam berbagi sumber daya penyimpanan secara independen. Termasuk dalam kategori Direct-Attached Storage yaitu apabila menggunakan eksternal storage yang dihubungkan ke channel eksternal SCSI card yang digunakan. Teknologi ini cocok untuk kondisi yang membutuhkan akses cepat ke system disk karena DAS memiliki transfer rate yg sangat cepat antara server dan hard disk. Jadi, banyak aplikasi yang umumnya compatible dengan teknologi ini. DAS juga cocok untuk jaringan yang kecil. Dari segi biaya serta kapasitas media penyimpanan (hard disk), maka teknologi ini masih jauh lebih murah dibandingkan dengan teknologi yang lain.

    Semoga informasi ini dapat membantu Aden menemukan sebuah storage server yang memang sesuai dengan kebutuhan, jenis bisnis atau usaha anda serta pastinya sesuai dengan budget yanga Aden miliki, sehingga bisnis atau usaha anda pun dapat berkembang dengan baik.

    Sumber: http://blog.dimensidata.com/pengertian-storage-server-das-nas-san/
     
  2. yungga19

    yungga19 Active Member

    Joined:
    Nov 28, 2015
    Messages:
    1,462
    Likes Received:
    86
    Trophy Points:
    48
    Wah kirain pakai HDD biasa bisa gan , ....
     
  3. dimensidata

    dimensidata Member

    Joined:
    May 22, 2015
    Messages:
    237
    Likes Received:
    33
    Trophy Points:
    28
    Google+:
    Iya gan, penyimpanya memang pakai HDD Khusus Server NAS
     
  4. benjaminfrankline

    benjaminfrankline Member

    Joined:
    May 17, 2016
    Messages:
    82
    Likes Received:
    6
    Trophy Points:
    8
    ini sama kayak DHCP gak gan???
     
  5. ecallica

    ecallica Member

    Joined:
    Dec 15, 2015
    Messages:
    80
    Likes Received:
    3
    Trophy Points:
    8
    Gan tny dong, NAS merk buffalo bagus ga trus klo setupnya mudah apa sulit? sori ane newbie bgt.. thanks
     
Loading...

Share This Page