Perbedaan adalah Kekuatan untuk Maju

Discussion in 'Education' started by lordard, Aug 23, 2019.

  1. lordard

    lordard Member

    Joined:
    Aug 16, 2016
    Messages:
    57
    Likes Received:
    5
    Trophy Points:
    8
    Halo gan agan bersosial ..

    Izin share content positif tuk mempererat persatuan ya ...

    Cekidot deh ... :)

    Indonesia memiliki keberagaman budaya dan terdiri dari banyak pulau-pulau. Sehingga banyak sekali perbedaan yang ada di Negara tercinta ini. Menjadi sebuah anugerah terindah dari Tuhan apabila perbedaan ini yang dapat menyatukan dan merajut rasa persatuan dan kesatuan nasional. Mulai dari suku bangsa, adat, budaya, bahasa, dan agama. Mereka saling hidup berdampingan. Agama di Indonesia saat ini berjumlah 6 agama yang diakui oleh Negara. Adapun Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, dan Konghucu. Dengan tempat dan cara beribadah mereka yang berbeda-beda. Dalam umat non-kristiani, pada umumnya tidaklah mudah untuk melihat perbedaan katolik dan kristen. Baik itu secara fisik berupa bangunan gedung gereja maupun tata ritual peribadatannya. Uraian singkat berikut akan menjelaskan sedikit gambaran tentang perbedaan kedua agama tersebut. Hanya untuk memberi pengetahuan agar tidak terjadi kesalahpahaman dan tidak dimaksudkan bertujuan yang lain.

    Agama katolik di Indonesia pada umumnya adalah Katolik Roma yang mengakui Paus sebagai pemimpin tertinggi yang ada di Roma. Sedangkan untuk Katolik Ortodox dan anglikan tidak banyak dianut dan biasanya hanya berupa komunitas kecil. Dalam konteks Indonesia, sebutan untuk Katolik Roma biasanya disebut Katolik saja karena penganut Katolik Ortodox dan Anglikan jumlahnya hanya sedikit. Dan menjadikan pembedaan ini tidak terlalu tampak.

    [​IMG]

    Penting juga untuk memperbaiki bahwa istilah Kristen yang hanya merujuk pada protestan tidaklah tepat. Karena Kristen berarti orang-orang yang mengimani Yesus Kristus. Lantas, sebutan Kristen juga untuk Protestan dan Katolik. Dan tidak tepat pula jika dikatakan agama Katolik dan agama Kristen karena keduanya adalah Kristen. Masuk pada pembahasan Protestan. Pembeda yang paling jelas terlihat pada pengakuan salah satu kumpulan kitab terutama pada Perjanjian Lama. Umumnya kitab agama Kristiani terdiri dari dua bagian besar yaitu Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru, dan tidak mengakui kitab-kitab deuterokanonika dalam Perjanjian Lama sebagaimana diakui oleh Katolik. Layaknya Anglikan dan Ortodox, Protestan tetap tidak mengakui Paus sebagai pemimpin tertinggi.

    Seperti itulah sedikit gambaran atas perbedaan yang sudah umum di masyarakat saat ini. Memang tidak mudah untuk menjelaskannya, dan perlunya tindakan pendekatan kepada masyarakat agar lebih menambah wawasan baru bagi saudara saudari non kristiani. Dan untuk umat non kristiani perlu pula rasa toleransi yang tinggi agar senantiasa dapat hidup berdampingan dengan damai dan rasa aman dalam masyarakat. Sehingga perbedaan yang ada saat ini harusnya menjadi sebuah kekuatan untuk maju menyongsong persaingan di masa datang dan menjadikan negara yang kaya akan budaya dan keanekaragaman.

    [​IMG]

    Kerukunan dalam kebhinekaan adalah asset yang sangat berharga yang patut kita lestarikan. Tak selayaknya perbedaan yang ada menjadikan sebuah pertentangan dan pemicu permasalahan yang dapat mengakibatkan terpecah belahnnya sebuah bangsa. Hal sederhana yang dapat dilakukan sebenarnya bisa dimulai dari diri kita, antara lain :

    1.Tetap menjunjung tinggi toleransi antar umat beragama, perbedaan adat istiadat, budaya dan suku bangsa,
    2.Menjadikan semboyan bhineka tunggal ika sebagai acuan untuk memperkokoh persatuan bangsa dari berbagai perbedaan yang ada,
    3.Menerima dan menghormati perbedaan karena jika dilihat dari asal usul manusia, bahwa semua berasal dari garis keturunan yang sama,
    4.Selalu ramah dan bisa bergaul dengan orang lain agar terjalin persaudaraan yang erat, karena sebagai makhluk sosial tentunya akan selalu membutuhkan bantuan orang lain dalam kehidupannya,
    5.Memiliki kemampuan untuk dapat meredam egoisme yang berarti tidak memaksakan kehendak atau kepentingan diri sendiri kepada orang lain yang berbeda pendapat, sebab disadari bahwa selain kepentingan kita juga ada kepentingan orang lain yang juga punya hak untuk menjalankannya,
    6.Selalu tolong menolong tanpa memandang perbedaan. Apabila seseorang berbuat baik kepada orang lain, sejatinya orang tersebut menabung berbuat baik untuk dirinya sendiri suatu saat nanti. Dengan tolong menolong dinding pembatas perbedaan lama kelamaan akan runtuh dan melebur sehingga perbedaan tak menjadi halangan untuk saling membantu dan memberi manfaat kepada sesama.


    Pelajaran penting yang dapat diambil ialah selalu memahami dan memaknai arti kebersamaan dan kesetaraan dalam kehidupan sehari-hari dan perlu untuk dikembangkan agar tercipta kedamaian. Tanpa landasan dasar toleransi yang kuat, jangan pernah berharap muncul kekuatan untuk menghadapi tantangan bangsa di masa kini maupun mendatang.

    *sayonara* Semoga bermanfaat ya ...
     
Loading...

Share This Page