Persiraja Merasa Subsidi PT LIB Masih Kurang Banyak

Discussion in 'Bola' started by bolaskor, Jul 13, 2020.

  1. bolaskor

    bolaskor New Member

    Joined:
    Jun 16, 2020
    Messages:
    3
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    [​IMG]
    Berita bola terbaru, Senin 13 Juli datang dari Persiraja Banda Aceh. Pihak manajemen menilai subsidi yang diberikan PT LIB sebesar Rp800 juta tidak cukup untuk mengarungi lanjutan Liga 1 2020 yang bakal digelar 1 Oktober ini. Melihat situasi Indonesia yang masih diselimuti virus corona atau covid-19.

    Seperti yang dikatakan asisten manajer Persiraja Banda Aceh, Rahmat Djailani. "Kami sudah kalkulasi dana sebanyak itu tidak cukup. Apalagi kami kehilangan pemasukan dari penonton dan sponsor,"

    Nantinya selama kompetisi nanti, Persiraja akan bermarkas di Yogyakarta bersama klub-klub dari luar Jawa lainnya, seperti Barito Putera, Borneo FC, PSM Makassar, dan Persipura Jayapura. Menurut perhitungan Rahmat Djailani, manajemen butuh dana operasional untuk membayar gaji pemain, konsumsi, dan transportasi saat melakukan laga tandang akan memakan biaya yg besar.

    "Sebenarnya kami sudah mengajukan Rp1,2 miliar ke PT LIB. Jumlah itu pun sangat mepet. Untuk gaji pemain saja per bulan butuh Rp600 juta. Jadi sisa dana Rp200 juta tak cukup guna menutup operasional rutin bulanan," tutur asisten manajer Persiraja Banda Aceh itu.

    Dengan melihat durasi kompetisi Liga Indonesia hingga 28 Februari 2021 tentu jadwal pertandingan sangat padat, Rahmat mengatakan dengan tegas mereka tidak akan mampu menutupi kekurangan operasional ditengah pandemi ini.

    "Kalau jadwal padat, kami harus naik pesawat saat tandang. Jika pakai bus, kasihan para pemain. Nah, kami butuh dana lebih besar lagi bila naik pesawat," ujarnya lagi.

    Lebih lanjut, asisten manajer Persiraja Banda Aceh itu mengatakan biaya akan bertambah lagi karena setiap tim masih harus menanggung konsumsi pemain selama tinggal di Yogyakarta.

    "PSSI dan PT LIB hanya membiayai penginapan. Untuk makan, kami bayar sendiri. Belum lagi biaya sewa lapangan untuk latihan tim," tandasnya.

    Pandemi ini membuat Persiraja mengalami kerugian besar, lantaran mereka tidak bisa mengelar laga tandang dan kehilangan banyak pendukung karena bermain di pulau Jawa. Meskipun nantinya pertandingan akan digelar tanpa penonton tapi bermain di markas sendiri lebih terasa bersemangat.

    Untuk itu pihak manajemen menghimbau kepada para pendukung Persiraja untuk tetap melihat laga mereka di live score terupdate agar tidak ketinggalan skor terbaru pertandingan timnya.
     
Loading...
Similar Threads - Persiraja Merasa Subsidi
  1. ridho1234
    Replies:
    2
    Views:
    476

Share This Page