Problem Akhwat Yang Merasa ''Gak Enak'' Kalau Nolak Lamaran

Discussion in 'General Discussion' started by Rimanur, Nov 22, 2018.

  1. Rimanur

    Rimanur Member

    Joined:
    Aug 31, 2017
    Messages:
    638
    Likes Received:
    48
    Trophy Points:
    28
    Semenjak buku nikah hibernasi menjadi ''kartu nikah'' semangat untuk segera menghalalkan diri sepertinya kian mencuat. Banyak muda mudi yang gencar memproklamirkan kejombloannya dan ingin segera merubah status E-ktp menjadi ''sudah menikah''

    Meski gitu, bukan berarti nikah jd di salah artikan, nikah jadi dianggap gampang, atau nikah jadi dianggap hits aja. Akhir akhir ini, gue banyak keluhan, dari temen temen akhwat gue yang merasa dirinya ''gak enak'' untuk menolak lamaran si fulan. Setelah gue cerna dan amati secara seksama, ''apa jangan jangan ini ada kaitannya dengan perubahan kartu nikah?''

    Menurut gue, nolak ditolak dalam perjalanan mencari jodoh itu adalah hal yang biasa, justru disitu pointnya. Dimana hati kita bisa terus up sampe nemu seseorang yg emang udah tertakdirkan buat kita. Bukannya mutiara juga perlu di poles sedikian rupa sehingga jadi cantik dan menarik dilihat? apalagi mencari tambatan hati, ngga gampang buibu babapa.

    Point penting dalam menerima pinangan seorang pria itu adalah, ''klik-nya hati kita'' biasanya diperkuat dengan sholat istikharah juga. Kalau hati ngga klik, merasa dia bukan orangnya, merasa akan membohongi hati sendiri, apalagi sudah punya gaetan pria yang lain, jawabannya adalah ''klarifikasi''

    gak sedikit akhwat yang ngoyo, ceritanya nggak pengen nyakitin, so so an menjaga kode etik penolakan. Jadi di simpang siurkan gitu jawabannya jadi ''bentar ya saya pikir pikir dulu'' eh tau tau udah nyebar ondangan wagelaseh :( itu lebih nyakitin lagi lohh. Cowo juga punya perasaan plis :"((

    Saran aku, ''jadilah wanita yang tegas, jangan mengulur waktu, katakan YA tau TIDAK'' masih banyak rumput diluar sana, toh pria itupun jd lebih cepat buat gerak ambil langkah. Selama penolakannya dituturkan dengan kata-kata yang baik, tidak masalah, lelaki dewasa akan legowo.

    *ada yang mau nambahin?
     

Share This Page