Prosedur dan Cara Membuat Izin Usaha Industri (IUI)

Discussion in 'General Discussion' started by bagas35, Aug 29, 2018.

  1. bagas35

    bagas35 Member

    Joined:
    Feb 8, 2018
    Messages:
    59
    Likes Received:
    5
    Trophy Points:
    8
    [​IMG]
    Izin Usaha Industri (IUI) menjadi perizinan wajib bagi setiap perusahaan yang bergerak di bidang industri.


    Sebelum mendirikan badan usaha, pemilik usaha harus mengantongi izin usaha dari lembga negara yang berwenang. Berbeda jenis badan usaha, tentu perizinan yang harus dibuat pun tidak sama.




    Pembuatan izin usaha kali ini berjenis Izin Usaha Industri atau IUI yang ditujukan khusus kepada semua badan usaha industri dengan kegiatan utama yang berhubungan langsung dengan proses industri, mulai dari pengolahan bahan mentah hingga menjadi barang jadi.




    Dasar hukum yang mengatur pembuatan IUI adalah Peraturan Pemerintah No. 107 Tahun 2015 yang membahas tentang Izin Usaha Industri. Diikuti oleh Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 41/M-IND/PER/6/2008 Tentang Ketentuan dan Tata Cara Pemberian Usaha Industri, Izin Perluasan, dan Tanda Daftar Industri.




    Agar bisa memperoleh IUI, pemilik usaha terlebih dahulu harus mengajukan Surat Permohonan Prinsip Persetujuan yang dibuat dan dikeluarkan oleh pemerintah daerah setempat. Pengajuan IUI tanpa Surat Prinsip Persetujuan bisa dilakukan hanya jika usaha industri berdiri pada lokasi yang telah memiliki izin atau merupakan perusahaan industri komoditi dengan proses produksi yang tidak membahayakan lingkungan setempat.




    IUI akan diberikan kepada perusahaan industri yang telah memenuhi dua kriteria utama, yaitu berlokasi di wilayah perindustrian, dan proses produksinya tidak menimbulkan dampak kerusakan lingkungan. Kerusakan ini bisa dinilai dari penggunaan bahan baku untuk produksi yang berlebihan.







    Prosedur dan Cara Pembuatan Izin Usaha Industri (IUI)

    Bagi pemilik usaha baru yang hendak mengajukan pembuatan IUI pada instansi terkait, sebaiknya mengetahui bagaimana prosedur dan cara pembuatannya, seperti berikut ini:




    Memenuhi Segala Persyaratan Administrasi

    Dalam membuat IUI, selain memiliki surat Prinsip Persetujuan, pemilik usaha juga harus melengkapi semua dokumen dan berkas penunjang yang dibutuhkan. Ada pun berkas penting yang harus disediakan antara lain salinan KTP pemilik usaha, NPWP, surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB), SIUP, Surat Izin Gangguan, dan berbagai salinan persyaratan lain yang diperlukan.





    Ketahui Pihak-Pihak yang Membuat IUI

    Berikutnya, pemilik usaha harus mengetahui siapa saja pihak yang berwenang untuk menerbitkan IUI. Pada dasarnya, pejabat yang berwenang untuk mengeluarkan IUI baik dengan atau tanpa menggunakan surat Prinsip Persetujuan ada tiga, yaitu Pemerintah Daerah untuk tingkat kota/kabupaten melalui Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu Dati II untuk skala investasi industri yang mencapai Rp10 miliar.




    Selanjutnya, adalah Pemerintahan Provinsi untuk semua usaha industri yang berlokasi di lintas kabupaten/kota melalui Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu Tingkat I untuk skala investasi industri hingga Rp10 miliar. Terakhir, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yang mengatur segala industri yang berkaitan dengan produksi benda beracun dan berbahaya, minuman beralkohol, hingga senjata atau amunisi.






    Biaya Pembuatan IUI

    Seperti halnya SIUP, biaya pembuatan IUI yang harus dibayarkan oleh pemilik usaha berbeda untuk tingkat kota/kabupaten dengan tingkat provinsi, bergantung pada lokasi industri tersebut didirikan. Biaya ini belum termasuk dengan biaya pembuatan surat Prinsip Persetujuan yang harus disertakan apabila lokasi pendirian industri tidak berada pada kawasan industri.






    Pengambilan IUI

    Setelah mengisi formulir dengan data yang diperlukan disertai dengan pengumpulan berkas penunjang kepada kantor setempat, pemilik usaha tinggal menunggu pengesahan surat IUI. Biasanya, proses pembuatan IUI memakan waktu antara lima hingga 10 hari kerja.



    Pihak kantor setempat akan menghubungi pemilik usaha atau pihak yang dikuasakan apabila surat tersebut sudah bisa diambil.



    Demikian tadi prosedur dan cara membuat Izin Usaha Industri (IUI) yang perlu diperhatikan oleh semua pemilik usaha yang bergerak di bidang industri. Semoga bermanfaat.


    Baca juga: Mengenal lebih jauh mengenai
    IUI
     
  2. Deni Simanjuntak

    Deni Simanjuntak New Member

    Joined:
    Aug 29, 2018
    Messages:
    3
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Perlu dipikirkan lagi, hehehe
     
  3. WAP23

    WAP23 Member

    Joined:
    Aug 20, 2018
    Messages:
    210
    Likes Received:
    11
    Trophy Points:
    18
    Hmm rumit juga ya, harus dipikir lagi dah
     
Loading...

Share This Page