Sehat dengan Terapi Pijat yang Benar

Discussion in 'Health & Medical' started by ferdianet, Jun 23, 2021.

  1. ferdianet

    ferdianet Member

    Joined:
    Sep 16, 2015
    Messages:
    324
    Likes Received:
    63
    Trophy Points:
    28
    [​IMG]

    Terapi pijat / massage merupakan salah satu bentuk terapi alternatif yang banyak digunakan untuk meredakan gejala penyakit tertentu. Terapi ini tidak hanya dapat memberikan efek relaksasi, tetapi juga efektif untuk mengatasi stres dan meredakan nyeri.

    Pijat adalah aktivitas memberi tekanan pada anggota tubuh, terutama kulit, otot, dan urat, dengan teknik atau metode tertentu. Terapi pijat dapat ditemukan di berbagai tempat, mulai dari salon, spa, hingga jasa terapis pijat tradisional yang dapat dipanggil ke rumah (pijat panggilan 24 jam)

    Sehat dengan Terapi Pijat yang Benar

    Bahkan, Anda pun dapat menikmati layanan pijat menggunakan alat atau kursi pijat dengan harga yang terjangkau di pusat-pusat perbelanjaan.

    Jenis-Jenis Terapi Pijat
    Pijat dapat dilakukan dengan berbagai teknik. Berikut ini adalah beberapa jenis terapi pijat yang diketahui aman untuk dilakukan:

    Pijat jaringan dalam (deep tissue massage)
    Jika tubuh terasa kaku dan nyeri, jenis terapi pijat ini cocok dilakukan karena terapis akan fokus memberikan tekanan pada lapisan otot, tendon, dan jaringan lain di bawah permukaan kulit. Selain itu, pijat jaringan dalam juga bisa meringankan cedera otot, seperti keseleo.

    Pijat akupresur (acupressure massage)
    Metode pijat ini dilakukan dengan cara memberikan tekanan di bagian tubuh tertentu atau disebut juga titik akupresur. Pemberian tekanan pada titik ini dipercaya dapat mengatasi penyumbatan, melancarkan aliran, dan mengembalikan keseimbangan energi dalam tubuh.

    Selain itu, terapi pijat akupresur juga dapat meredakan nyeri dan meringankan efek samping kemoterapi.

    Pijat Thai (Thai massage)
    Berbeda dengan terapi pijat pada umumnya, Thai massage dilakukan di atas matras dan mengharuskan orang yang dipijat untuk turut bergerak aktif. Terapi pijat ini menggunakan teknik penarikan, peregangan, dan gerakan yang menyerupai yoga.

    Pijat refleksi
    Metode pijat refleksi cukup banyak digemari oleh masyarakat. Teknik pijat yang satu ini umumnya berfokus pada titik tertentu di bagian tubuh, terutama tangan dan kaki, yang memiliki jutaan saraf dan terhubung dengan berbagai organ dalam tubuh.

    Dengan memijat area tersebut, dipercaya mampu mendeteksi dan mengatasi masalah kesehatan yang sedang dialami.

    Pijat batu panas (hot stone massage)
    Hot stone massage cocok dilakukan bagi Anda yang sering mengalami keluhan nyeri atau tegang pada otot. Metode pijat ini menggunakan batu yang telah dihangatkan untuk melancarkan aliran darah dalam tubuh.

    Tak hanya itu, metode pijat batu panas juga dapat meredakan ketegangan otot dan mengurangi rasa nyeri yang dialami.

    Pijat aromaterapi
    Pijat aromaterapi sebenarnya mirip dengan pijat biasa, hanya saja menggunakan aromaterapi saat memijat. Pijatan akan fokus pada area punggung, bahu, serta kepala, dan umumnya berlangsung selama 60–90 menit.

    Dalam metode pijat ini, Anda bisa memilih aroma esensial yang Anda sukai, sehingga Anda menjadi lebih nyaman, tenang, dan rileks saat dipijat.

    Selain itu, ada kondisi lain yang bisa terbantu dengan terapi pijat, seperti saat hamil. Pijat saat hamil dapat meredakan stres, pembengkakan kaki dan lengan, serta nyeri otot dan sendi.

    Manfaat Terapi Pijat untuk Kesehatan
    Selain sebagai metode relaksasi, terapi pijat juga dapat memberikan beragam manfaat lain bagi kesehatan, yaitu:

    1. Meredakan sakit kepala
    Terapi pijat bisa bermanfaat untuk meringankan keluhan sakit kepala, termasuk migrain. Studi menunjukkan bahwa terapi pijat dapat meredakan gejala nyeri dan memperbaiki kualitas tidur pada orang yang sering merasakan sakit kepala atau migrain.

    2. Meringankan nyeri punggung
    Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa pijat dapat mengatasi gejala nyeri punggung kronis. Namun, manfaat terapi pijat sebagai metode pengobatan nyeri punggung masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

    3. Mengurangi nyeri sendi
    Nyeri dan kaku pada sendi merupakan salah satu keluhan yang cukup umum terjadi. Kondisi ini bisa disebabkan oleh radang sendi atau osteoartritis.

    Studi menunjukkan bahwa terapi pijat bisa dilakukan sebagai terapi tambahan untuk meringankan nyeri dan meningkatkan pergerakan sendi pada orang yang mengalami radang sendi.

    4. Mengurangi stres
    Terapi pijat diketahui dapat membantu tubuh untuk meningkatkan empat jenis hormon yang menimbulkan perasaan bahagia, yaitu serotonin, dopamin, endorphin, dan oksitoksin.

    Peningkatan hormon-hormon tersebut, tentu dapat membuat tubuh menjadi lebih rileks sehingga stress yang dirasakan sebelumnya pun akan berkurang.

    5. Memperbaiki kualitas tidur
    Pijat yang dilakukan secara rutin terbukti dapat menurunkan tingkat depresi dan rasa cemas serta meningkatkan kualitas tidur. Hal ini karena pijat dapat memicu pelepasan hormon serotonin, hormon yang dapat menimbulkan rasa tenang.

    Terapi pijat juga telah terbukti bermanfaat tak hanya bagi orang dewasa, tetapi juga anak-anak dan remaja.

    6. Merangsang pembentukan jaringan otot
    Kelumpuhan, stroke, atrofi otot, atau multiple sclerosis adalah beberapa jenis kondisi yang dapat menyebabkan menyusutnya jaringan otot. Untuk merangsang kembali pembentukan jaringan otot yang menyusut tersebut, terapi pijat bisa dilakukan sebagai terapi tambahan pada penderita kondisi tersebut.

    Selain itu, penelitian juga menyatakan bahwa terapi pijat bermanfaat untuk meringankan gejala akibat kondisi tertentu, seperti gangguan pencernaan dan saraf, cedera otot, insomnia, dan nyeri sendi.

    Selain beberapa hal di atas, terapi pijat dapat menjadi sarana relaksasi dan mengurangi gejala atau efek samping pengobatan kanker. Pijat juga dapat membangun sistem kekebalan tubuh, meredakan nyeri, bengkak, kelelahan, dan rasa mual.

    Terapi pijat bisa dilakukan sebagai salah satu bentuk relaksasi untuk melepaskan ketegangan dan stres.
    Selain itu, terapi ini juga bisa meredakan nyeri. Meski begitu, terapi pijat tidak bisa menggantikan pengobatan medis, terlebih untuk keluhan atau nyeri yang cukup parah.

    Apabila keluhan yang Anda rasakan tak kunjung membaik atau justru semakin parah setelah terapi pijat, sebaiknya segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

    Sumber
     
Loading...

Share This Page