Sejarah Asal Usul Sandal Jepit

Discussion in 'General Discussion' started by idan, Dec 8, 2017 at 12:04 AM.

  1. idan

    idan Member

    Joined:
    Oct 29, 2017
    Messages:
    72
    Likes Received:
    5
    Trophy Points:
    8
    Sejarah Asal Usul Sandal Jepit
    Sandal adalah alas kaki yang mungkin sudah dikenal manusia sejak zaman Mesir Kuno. Pada zaman kuno, orang India, Assyria, Romawi, Yunani, dan Jepang juga mengenakan sandal. baca juga Sejarah Asal Usul Sepatu.
    Sandal jepit di Amerika Serikat disebut flip-flops, thongs, atau beach sandal. Seusai Perang Dunia II, prajurit Amerika Serikat pulang ke negaranya dengan membawa oleh-oleh sandal dari Jepang. Semasa perang, prajurit Jepang juga membuat sandal dari ban bekas.

    Sandal jepit atau sandal jepang adalah sandal berwarna-warni dari karet atau karet sintetis. Tali sandal berbentuk huruf "v" menghubungkan bagian depan dan bagian belakang sandal. Bagian bawah sandal umumnya rata (tidak memiliki hak), sedangkan bagian atas sandal tidak memiliki penutup.

    Sandal jepit dipakai dengan meletakkan poros bagian depan tali sandal di antara ibu jari dan telunjuk kaki, sehingga tidak terlepas sewaktu dipakai berjalan. Selain dipakai di dalam ruang atau kamar mandi, sandal jepit digunakan di luar rumah pada kesempatan tidak resmi, dan kegiatan rekreasi seperti di pantai atau kolam renang.

    Havaianas adalah merek sandal jepit eksklusif dari Brasil. Perusahaan ini memulainya pada tahun 1962 dengan memproduksi sandal mirip zōri, namun dibuat dari karet.
    [​IMG]

    Sandal Jepit
    Setelah Perang Dunia II, serdadu Amerika kembali ke negaranya dengan membawa zori (sandal jepit tradisional dari Jepang) sebagai souvenir. Sempat ttren, sandal ini ditinggalkan karena berbahan karet murah yang bikin lecet. Tapi ia tak benar-benar tenggelam. Pada 1957, Morris Yock, pebisnis dari Selandia Baru, mematenkan produk sandal karetnya dengan nama Jandal, diambil dari kata “Japan” dan “Sandal”.

    Perkembangan industri plastik ikut andil dalam produksi sandal berharga murah secara massal. Jepang mempeloporinya. Kemudian pada 1950-an, teknik cetak baru yang menggabungkan karet dan plastik diperkenalkan di Taiwan. Hingga saat ini, sandal jepit paling banyak ditemui.

    dikutip @wikipedia
     
Loading...

Share This Page