Sejarah Hotel Indonesia

Discussion in 'Tourism' started by wanaraja, Jul 26, 2017.

  1. wanaraja

    wanaraja New Member

    Joined:
    Dec 13, 2015
    Messages:
    20
    Likes Received:
    5
    Trophy Points:
    3
    Catatan masa lalu atau dengan kata lain Sejarah merupakan hal yang sangat penting untuk kita analisa dan renungkan sebagai sebuah pemahaman dan pengalaman yang sangat berharga bagi kehidupan di masa depan.Begitu juga dengan Sejarah Hotel Indonesia yang catatannya cukyup panjang dan beragam, sejak zaman penjajahan sampai dengan masa sekarang.

    Membahas Sejarah Hotel tentu saja bisa kita pandang dari berbagai aspek dan sisi, sesuai dengan orang yang menganalisa sisi yang mana dari Sejarah Hotel di Indonesia yang membuat pertumbuhan perhotelan di negara ini bisa sepesat sekarang ini.

    Hotel berasal dari kata hostel yang diambil dari bahasa Perancis kuno. Bangunan publik mulai dikenal kira-kira pada akhir abad ke-17. Pengertian terdahulu hotel disebut sebagai tempat penampungan untuk para pendatang atau disebut juga sebagai bangunan penyedia pondokan dan makanan untuk umum. Jadi, pada awalnya hotel memang diciptakan untuk melayani masyarakat.

    Menurut Webster, "Hotel adalah suatu bangunan atau suatu lembaga yang menyediakan kamar untuk menginap, makan dan minum serta pelayanan lainnya untuk umum". Sedangkan pengertian hotel menurut Grolier Electronic Publishing Inc. (1995 ) , menyebutkan bahwa : "Hotel adalah usaha komersial yang menyediakan tempat menginap , makanan dan pelayanan – pelayanan lain untuk umum".

    Sedangkan pengertian hotel di Indonesia sesuai peraturan yang dituangkan dalam Surat Keputusan Menteri Pariwisata , Pos dan Telekomunikasi No. KM 37 / PW.340/MPPT-86 tentang Peraturan Usaha dan Penggolongan Hotel. Bab I , Pasal 1 , Ayat (b) dalam surat keputusan tersebut menyebutkan bahwa : "Hotel adalah suatu jenis akomodasi yang mempergunakan sebagianatau seluruh bangunan untuk menyediakan jasa penginapan , makanan dan minuman serta jasa penunjang lainnya bagi umum yang dikelola secara komersial".

    Selanjutnya dijelaskan oleh United State Lodging Industry bahwa hotel terbagi menjadi tiga jenis yaitu :

    Transient Hotel adalah hotel yang letak / lokasinya di tengah kota dengan jenis tamu yang menginap sebagian besar adalah untuk urusan bisnis dan turis.

    Residential Hotel adalah hotel yang pada dasarnya merupakan rumah – rumah berbentuk apartemen dengan kamar – kamarnya, dan disewakan secara bulanan atau tahunan. Residential Hotel juga menyediakan kemudahan – kemudahan seperti layaknya hotel, seperti restoran, pelayanan makanan yang diantar ke kamar, dan pelayanan kebersihan kamar

    Resort Hotel adalah hotel yang pada umumnya berlokasi di tempat – tempat wisata dan menyediakan tempat – tempat rekreasi dan juga ruang serta fasilitas konferensi untuk tamu – tamunya.

    Perkembangan hotel modern ( dibangun dan dikelola dengan menggunakan konsep –konsep manajemen hotel modern ) di Indonesia diawali dengan dibukanya Hotel Indonesia diJakarta pada tahun 1962. Kemudian Industri pariwisata Indonesia makin menanjak saat kepariwisataan di Bali mulai mendapatkan perhatian serius. Pada tahun 1963, dibangunlah Hotel Bali Beach.

    Tak berbeda jauh dengan Bali, kehidupan pariwisata di daerah lain pun turut bangkit. Seperti di Malang, Jawa Timur, yang mempunyai beberapa objek wisata potensial. mulai dibangun hotel-hotel yang menunjang industri pariwisata. Begitu juga di kota-kota lain misalnya, Surabaya dan di kota Bandung.

    Saat ini, pertumbuhan industri hotel dan restoran di luar pulau Jawa berpotensi besar untuk mengungguli pulau Jawa. Karena di pulau Jawa sudah cukup, bahkan di beberapa daerah sudah over supply. Antara lain di Jawa Tengah, Yogyakarta, DKI Jakarta, dan Banten. Seperti Medan, Pertumbuhan hotel dan restoran kurang lebih sebesar lima persen dibandingkan tahun 2010. Sekretaris Jenderal Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Carla Parengkuan mengatakan, pertumbuhan itu didorong oleh makin banyaknya wisatawan mancanegara dan domestik yang menggunakan jasa hotel dan restoran sebagai pelengkap perjalanan mereka.

    Maka banyaknya orang yang datang ke sebuah wiilayah atau kawasan yang menjadi faktor makin banyaknya dibangun hotel dan penginapan di Indonesia, sehingga bisa membuat pertumbuhan hotel di negeri ini semakin pesat saja.
     
Loading...

Share This Page