Seperti Apa Sih Asuransi Jiwa Syariah itu?

Discussion in 'Education' started by lordard, Dec 27, 2019.

  1. lordard

    lordard Member

    Joined:
    Aug 16, 2016
    Messages:
    55
    Likes Received:
    5
    Trophy Points:
    8
    [​IMG]

    Asuransi adalah sebuah jaminan masa depan menjadi lebih terjamin dari berbagai resiko yang mungkin akan terjadi. Belakangan ini semakin banyak orang yang sadar untuk memiliki asuransi. Asuransi macamnya ada banyak sekali, baik asuransi kesehatan, kendaraan, maupun asuransi hunian, dan berbagai jenis asuransi lainnya. Salah satu jenis asuransi yang diminati banyak nasabah adalah asuransi kesehatan. Kesehatan jiwa sangat penting untuk diperhatikan sehingga banyak yang mulai mencari produk asuransi yang cocok sesuai kebutuhan. Asuransi jiwa syariah merupakan asuransi jiwa yang menarik untuk digunakan. Jika anda belum terlalu mengenal asuransi jiwa yang satu ini anda bisa menyimak ulasannya di bawah ini.

    Sebenarnya asuransi jiwa dibagi menjadi 2 macam. Ada yang asuransi syariah dan ada juga asuransi jiwa konvensional. Kedua asuransi ini mempunyai konsep dasar dan juga pengelolaannya yang berbeda. Sangat penting bagi anda untuk mengenali jenis asuransi jiwa yang ingin anda gunakan. Ketika anda memilih asuransi jiwa maka anda harus tahu bahwa asuransi ini didasarkan pada sebuah prinsip tolong menolong. Tidak hanya tolong menolong namun juga melindungi antara pada peserta lainnya melalui sebuah kontribusi Dana Tabarru. Kumpulan dana dari kontribusi tersebut dikumpulkan oleh para nasabahnya yang nantinya akan digunakan untuk nasabah satu sama lain saling membantu ketika ada resiko yang terjadi pada setiap nasabah tersebut.

    Dana - dana kontribusi yang telah dikumpulkan tersebut nantinya akan digunakan untuk mengelola sesuai dengan prinsip syariah yang diawasi di bawah Dewan Syariah secara langsung. Dengan begitu bisa melakukan pengawasan terhadap resiko yang akan terjadi. Resiko yang dialami oleh para nasabah tersebut nantinya akan digunakan untuk membantu satu sama lain. Dana Tabarru tersebut memang dikenal sebagai risk sharing. Sehingga sangat bermanfaat bagi nasabah yang sedang mengalami kesulitan. Jika membahas asuransi jiwa konvensional dengan asuransi syariah memang sangat berbeda. Perbedaan tersebut terletak pada kepemilikan dana, surplus underwriting, bagaimana cara pengelolaan investasi, dan melakukan pengawasan asuransinya. Beberapa hal tersebut lumayan cukup membedakan antara kedua asuransi syariah dan konvensional.

    Asuransi jiwa mempunyai beberapa jenis transaksi yang harus dihindari. Tidak semua jenis transaksi bisa dilakukan pada asuransi jiwa ini dan sangat penting untuk diperhatikan. Transaksi tersebut adalah transaksi gharar atau sebuah transaksi yang tidak pasti. Transaksi riba maupun tambahan dan transaksi maysir atau judi. Bentuk - bentuk transaksi seperti itu tidak boleh dilakukan dalam asuransi syariah. Sehingga kesimpulannya adalah dana nasabah tidak akan diinvestasikan untuk berbagai hal yang bertentangan dengan syariat islam. Ada beberapa konsep produk keuangan yang memang menggunakan dana nasabah untuk berinvestasi beberapa hal yang menyimpang dari syariat. Banyak yang mulai memilih asuransi jiwa untuk menjamin kesehatan jiwanya.

    Kesimpulannya adalah asuransi jiwa syariah ini mempunyai sebuah dana kontribusi yang nantinya akan digunakan untuk membiayai nasabah yang sedang mengalami sebuah risiko. Selain itu asuransi jiwa ini juga tidak akan menggunakan dana tersebut untuk berinvestasi, apalagi menggunakannya untuk hal - hal yang terbilang menyimpang dari syariat. Sehingga uang yang masuk dalam dana asuransi ini terbilang sangat aman. Penjelasan di atas tentu sudah menjawab pernyataan anda mengenai asuransi jiwa. Memilih menggunakan sebuah asuransi jiwa atau konvensional sebenarnya tergantung pilihan. Anda harus mengenali produk asuransi yang ingin anda gunakan sehingga bisa bermanfaat bagi anda.
     
Loading...

Share This Page